Maung Terancam Tak Boleh Gunakan Si Jalak Harupat

31 January 2012

M. FADLILLAH/GM
PULUHAN ribu bobotoh yang datang untuk menyaksikan partai klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta, melampaui kapasitas tempat duduk Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (29/1). Akibatnya, sejumlah fasilitas di stadion mengalami kerusakan.
SOREANG,(GM)-
Membeludaknya penonton yang menyaksikan pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1) lalu, mengakibatkan sejumlah fasilitas di stadion mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil perhitungan tim penaksir kerusakan, kerugian akibat kerusakan tersebut mencapai Rp 62 juta.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kab. Bandung, Akhmad Djohara kepada "GM", Senin (30/1), menuturkan, akibat overload penonton yang menyaksikan pertandingan Persib kontra Persija, sejumlah fasilitas di Stadion Si Jalak Harupat mengalami kerusakan, di antaranya pagar besi pembatas tribun penonton dengan lapangan di tribun timur dan utara jebol, kusen pintu alumunium dan kaca di tribun barat rusak dan pecah, pintu besi gerbang utama banyak yang patah, serta dinding dan lapangan sofbol banyak yang dicorat- coret.

"Kita sudah mengecek ke lapangan dan diperkirakan kerugian mencapai Rp 62 juta," katanya. Menurut Akhmad, akibat terjadinya kerusakan tersebut, Dispopar dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap panpel untuk meminta pertanggungjawaban. "Kita akan panggil panpel untuk minta pertanggungjawaban kenapa penonton bisa overload dan sejauh mana pengamanan di stadion," ujarnya.

Dijelaskan Akhmad, Dispopar pun akan mengevaluasi perizinan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat. Bisa jadi dalam evaluasi, Persib Bandung tidak akan diizinkan lagi main di Stadion Si Jalak Harupat. "Hasil evaluasi, bisa saja kita tidak mengizinkan lagi penggunaan Stadion Si Jalak Harupat untuk pertandingan Persib. Kalaupun diizinkan, mungkin tanpa penonton," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pintu Stadion Si Jalak Harupat dijebol bobotoh yang tidak mempuyai tiket. Jebolnya pintu stadion terjadi beberapa menit saat laga dimulai. Bobotoh tanpa tiket memaksa masuk dan mereka yang sudah berada di tribun pun sempat berang.

Petugas berusaha mengamankan situasi. Beberapa bobotoh diminta keluar dan upaya ini cukup berhasil. Namun, hanya berlangsung sementara karena saat jeda babak pertama usai, bobotoh makin merangsek.

Bobotoh banyak yang masuk ke pinggir lapangan dan menjebol kawat pembatas. Akibatnya petugas mengusir mereka dan menyuruhnya keluar.

Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram menyebutkan, panpel terpaksa membuka seluruh pintu masuk tribun saat pertandingan telah berjalan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan bobotoh di luar stadion. "Kondisi ini memang terpaksa," katanya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Robbie Gaspar Sudah "Gatal"

CIMAHI,(GM)-
Sejak dibekap cedera saat dijamu Persidafon Dafonsoro (17/12), praktis membuat gelandang bertahan asal Australia, Robbie Gaspar harus menjalani pemulihan. Setelah berobat di kampung halamannya, Gaspar sudah bisa menjalani latihan ringan bersama Maman Abdulrahman dan kawan-kawan sejak Senin (23/1) lalu.

Hampir satu bulan tidak merumput, membuat mantan pemain Persema Malang ini merasa "gatal" untuk kembali mengolah si kulit bundar. Apalagi saat Persib melawan musuh bebuyutan, Persija Jakarta, Gaspar mengaku sangat ingin bermain membela Persib di laga big match tersebut.

"Saya sudah tidak tahan lagi untuk segera bermain. Apalagi saat melawan Persija, rasanya saya ingin berada di tengah lapangan bersama dengan rekan-rekan untuk tampil dan memberikan kemenangan untuk bobotoh," ujarnya kepada wartawan usai latihan di Lapangan Sepak Bola Brigif 15 Kujang, Kota Cimahi, Senin (30/1) sore.

Pertandingan Persib vs Persija yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1) lalu, juga menjadi sebuah momentum yang membuat Gaspar takjub.

Pasalnya, selama menjadi pemain profesional, ia baru pertama kali menyaksikan padatnya bobotoh, baik di dalam maupun di luar stadion yang tidak kebagian tiket.

"Sangat luar biasa. Ini baru saya dapatkan di Persib. Saat saya bermain di Kroasia, Malaysia, dan Singapura tidak ada hal yang seperti ini. Pokoknya sangat luar biasa," ungkapnya.

Banyaknya bobotoh yang datang ke stadion, lanjut Gaspar, sangat menginspirasi para pemain Persib untuk meraih kemenangan. Karena bobotoh merupakan pemain ke-12 yang dimiliki Persib.

"Sebagai tim yang menargetkan juara, maka keberadaan bobotoh akan menjadi motivasi besar. Dengan demikian, para pemain akan termotivasi untuk tampil maksimal dan meraih kemenangan di setiap pertandingan," terangnnya.

Disinggung mengenai kondisinya, Gaspar mengaku sudah cukup baik. Ia sudah menjalani latihan ringan. Ia sangat berharap kondisinya bisa cepat pulih dan bisa kembali memperkuat Persib.

"Sudah cukup bagus dan menunjukkan peningkatan yang terus membaik setiap hari. Tapi tentunya harus bertahap dalam mengikuti latihan. Karena saya khawatir jika dipaksakan cederanya kembali kambuh. Tentunya kondisi ini sangat merugikan saya dan tim," tegasnya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Kemenangan Prestisius

TIDAK bisa dimungkiri, laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta merupakan pertandingan yang menyedot perhatian. Bukan saja bobotoh, tapi juga publik sepak bola Indonesia.

Karena banyak cerita yang selalu hadir dalam laga klasik bertajuk big match ini. Konflik berkepanjangan antara bobotoh dengan "The Jak" pun semakin menambah aroma dan persaingan antara Persib dan Persija.

Wajar saja jika semua bobotoh menganggap pertandingan Persib-Persija merupakan laga presitisius. Selain masalah gengsi, kedua tim ini juga termasuk tim besar di Indonesia. Laga Persib-Persija selalu dinanti. Apalagi sejak tahun 2007 Persib selalu gagal menaklukkan "Macan Kemayoran".

Pada saat Persib meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija, Minggu (29/1) lalu, semua bobotoh larut dalam euforia. Tak terkecuali Manajer Tim Persib, H. Umuh Muchtar.

Ia mengakui, kemenangan yang diraih tim besutan Drago Mamic ini membuatnya sangat senang. "Ini kemenangan yang sangat prestisius bagi Persib Bandung. Saya sangat senang," ujarnya usai menjenguk M. Ikhsan Maulana di RS Halmahera, Jln. Halmahera Bandung, Senin (30/1).

Ia sudah lama merindukan kemenangan atas Persija Jakarta. Oleh karena itu, ia pun bisa tidur nyenyak setelah menyaksikan Jajang Sukmara dan kawan-kawan mampu menjinakkan Persija.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

"Izin Laga Persib Bakal Dievaluasi"

HALMAHERA,(GM)-
Kepolres Bandung AKBP Sandi Nugroho menegaskan, membeludaknya penonton yang melebihi kapasitas Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung saat Persib menjamu Persija Jakarta, Minggu (29/1) akan menjadi pertimbangan izin pertandingan Persib berikutnya.

Hal itu diungkapkan Kapolres kepada wartawan saat menjenguk bobotoh yang mengalami patah tulang kaki, M.Ikhsan Maulana (20), Senin (30/1) sore di RS Halmahera, Jln. Halmahera Bandung. Selain Kapolres, Manajer Persib Umuh Muchtar, Airlangga, dan Budi Bram (Sekretaris Panpel), juga tampk menjenguk korban yang sedang ditunggui orangtua dan kerabatnya.

"Ya, ini menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan izin-izin pertandingan Persib ke depan," ungkap Sandi yang didampingi beberapa stafnya.

Dikatakan, pengamanan maupun penyelenggaraan pertandingan sebaiknya mengikuti standar oprasional prosedur (SOP) yang ada. Namun demikian, menurutnya, dalam kasus cederanya bobotoh akibat berdesakannya penonton tersebut, pihaknya belum melihat ada pelanggaran prosedur.

Meski demikian, pihaknya mengaku akan melakukan pengecekan bersama dengan panpel. "Kita masih akan cek. Kita tidak akan terburu-buru dengan adanya kejadian ini. Tapi ini bentuk tanggung jawab panpel," tandas Kapolres.

Diakui Kapolres, jumlah penonton yang hadir saat laga Persib kontra Persija jauh melebihi kapasitas stadion. Menurutnya, animo masyarakat sangat tinggi. Bahkan menurut pantauan pihaknya, ada sebagian bobotoh yang menginap di sekitar stadion pada malam menjelang pertandingan. Akibatnya banyak yang tidak kebagian karcis.

Sementara itu, Menajer Persib Umum Muchtar didampingi Sekretaris Panpel, Budi Bram kepada wartawan mengatakan, panpel menanggung biaya pengobatan dan perawatan Ikhsan sepenuhnya. "Panpel harus bertanggung jawab dan saya sendiri ikut bertanggung jawab. Semua biaya sepenuhnya ditanggung panpel," ungkapnya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Prihatin dengan Musibah yang Menimpa Bobotoh

CIMAHI,(GM)-
Striker Persib Bandung, Airlangga Sutjipto mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa bobotoh asal Cirebon, Muhammad Ikhsan Maulana (20), yang mengalami patah tulang kaki kiri dan dislokasi di kaki kanan. Ia berharap, peristiwa ini tidak terulang di pertandingan selanjutnya.

"Jujur saja saya kaget mendengar ada korban yang mengelami patah kaki saat menyaksikan pertandingan Persib melawan Persija. Saya sangat prihatin dengan musibah itu dan berharap kejadian serupa tidak akan terulang kembali," ujar striker yang akrab disapa Ronggo ini kepada wartawan, usai latihan di Lapangan Sepak Bola Brigif 15 Kujang, Kota Cimahi, Senin (30/1) sore.

Ronggo sangat menyayangkan musibah yang menelan korban ini bisa terjadi. Ia pun meminta pelaksanaan pertandingan ditingkatkan kembali, sehingga semua berjalan dengan lancar, termasuk bobotoh bisa dengan nyaman menyaksikan laga di stadion. "Penyelengaraan pertandingan harus ditingkatkan lagi, sehingga tidak ada lagi korban," ungkapnya.

Membeludaknya jumlah penonton yang menyaksikan laga klasik antara Persib kontra musuh bebuyutannya, Persija Jakarta merupakan bukti loyalitas bobotoh yang tanpa henti memberikan dukungan penuh. Ronggo berharap jika stadion sudah penuh, penonton tidak memaksakan masuk.

"Para bobotoh yang datang dari luar Bandung lebih baik tidak memaksakan datang, karena dikhawatirkan akan merugikan diri sendiri," katanya.

Untuk menyiasati membeludaknya penonton, Ronggo menyarankan supaya dipasang layar lebar di luar stadion. Dengan demikian, para penonton yang tidak kebagian tiket masih bisa menyaksikan pertandingan meskipun tidak masuk stadion.

"Melihat kondisi seperti saat pertandingan Persib lawan Persija, para pemain khawatir akan terjadi sesuatu dengan bobotoh. Lebih baik dipasang layar lebar di luar stadion untuk mengantisipasi membeludaknya penonton," terangnya.

Menurut striker bernomor punggung 9 ini, secara pribadi dan atas nama pemain Persib lainnya, dirinya sangat mengapresiasi dukungan bobotoh saat melawan Persija.

Para pemain mengucapkan terima kasih atas dukungannya sehingga Persib bisa meraih tiga poin penuh dengan mengalahkan Persija 1-0.

"Terima kasih atas support dari bobotoh selama ini, termasuk pada saat melawan Persija. Dengan dukungan bobotoh, pemain termotivasi untuk tampil maksimal dan akhirnya bisa meraih kemenangan atas Persija," tegasnya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Zulkifli Absen di Derbi Jabar

30 January 2012

BANDUNG, TRIBUN - Bek kanan andalan Persib Bandung Zulkifli Syukur hanya bisa menyaksikan teman-temannya bertanding saat Maung Bandung bertandang ke kandang Pelita Jaya Karawang, Minggu (5/2).

Mantan pemain Arema Indonesia ini harus absen dalam derbi Jawa Barat karena terkena akumulasi kartu kuning. Pada laga el classico melawan Persija Jakarta Minggu kemarin, Zulkifli diberi kartu kuning oleh wasit Olehadi di menit 80. Ini karena pemain asal Makassar ini menghentikan laju Hasyim Kipuw.

Kartu kuning tersebut merupakan kartu kuning keempat pemain bernomor punggung tiga ini di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012. Sebelumnya, dia mendapat kartu kuning saat Persib bertandang ke kandang Persisam Putra Samarinda.

Selain Zulkifli, pada partai Persib versus Persija ada dua pemain Maung Bandung lain yang mendapat kartu kuning. Mereka adalah Hariono dan Moses Sakyi. Namun Hariono dan Moses bisa bermain dalam derbi Jabar Minggu ini.

Absennya Zulkifli akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pelatih Drago Mamic. Karena Mohammad Nasuha yang juga bisa bermain sebagai bek kanan masih mengalami cedera.

Laga Pelita Jaya menjamu Persib rencananya akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Pelita meminjam Si Jalak karena tak mendapat izin untuk menggunakan Stadion Singaperbangsa.

"PT Liga (Indonesia) sudah menyetujui hal ini," kata Sekretaris Persib Yudiana beberapa waktu lalu. Selanjutnya tinggal Panitia Pelaksana Pertandingan Pelita Jaya untuk mengurus izin pertandingan.

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Pelatih Persija Puji Ilham dan Moses

BANDUNG, TRIBUN - Ditanya siapa pemain Persib Bandung yang menyulitkan Persija Jakarta di laga klasik kemarin malam, Pelatih Persija Iwan Setiawan menyebut Muhammad Ilham dan Moses Sakyi.

"Ilham di awal beberapa kali berkreasi. Sementara Moses merupakan sprinter yang bagus. Dia bisa menguasai bola dan menunggu dukungan dari second line," tuturnya setelah pertandingan.

Soal tekanan bobotoh, menurutnya itu masih dalam batas kewajaran. Timnya pun termotivasi dengan teriakan dan yel-yel bobotoh.

Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan menuturkan absennya dua pemain membuat daya dobrak anak asuhnya berkurang dalam laga melawan Persib Bandung, Minggu (29/1) malam.

Dua pemain yang harus absen adalah Ramdani Lestaluhu dan Leo Saputra. Ia menambahkan, di laga ini timnya hanya kurang beruntung. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan punya beberapa peluang yang membahayakan gawang Persib.

"Peluang kami lebih banyak dari Persib. Tapi tidak ada yang berbuah gol. Dan kami akui pertahanan Persib cukup solid," ujarnya.

Melihat permainan timnya di beberapa pertandingan terakhir, pelatih Persib Bandung Drago Mamic menilai grafik permainan Maman Abdurahman dan kawan-kawan tengah menanjak. Ia berharap performa pemainnya terus meningkat.

Hal tersebut dilontarkannya usai Maung Bandung mengalahkan Macan Kemayoran dalam partai klasik di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1) malam. Persib menang dengan skor tipis 1-0.

Satu-satunya gol kemenangan Persib dicetak oleh Miljan Radovic melalui titik penalti di menit 16. Ini merupakan kemenangan kelima Persib musim ini.

Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan menuturkan, absennya Ramdani Lestaluhu dan Leo Saputra sangat terasa di laga klasik melawan Persib Bandung. Alhasil Persija takluk 0-1 dari tuan rumah.

"Leo sangat rajin melakukan over lap. Kehilangan dua pemain itu melemahkan daya serang kami," ucap Iwan kepada wartawan dalam konfrensi pers setelah pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat.

Soal penalti ke gawang Macan Kemayoran, Iwan menerimanya. Dari penglihatannya, memang ada handsballyang dilakukan pemain Persija.

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Menang Lewat Titik Putih

SOREANG,(GM)-
Persib Bandung memenuhi janjinya untuk meraih kemenangan atas musuh bebuyutannya, Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Minggu (29/1). Melalui gol semata wayang Mijlan Radovic dari titik putih, Persib menghentikan rekor buruknya atas Persija.
Kemenangan ini disambut gembira para bobotoh yang memadati stadion. Kembang api, mercon, dan red flare dinyalakan menyambut kemenangan tersebut.

Dengan kemenangan ini, Persib naik satu peringkat ke posisi empat klasemen sementara LSI dengan nilai 18 dari 10 laga. Sedangkan Persija tetap berada di peringkat 9 dengan nilai 13.

Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic pun mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya. "Meski hanya satu gol, saya tetap senang. Karena kita menang atas Persija," katanya usai pertandingan.

Drago mengakui pertandingan berjalan sangat baik. Situasi di lapangan juga sangat fairplay. Apalagi Persib terus menunjukkan grafik peningkatan permainan.

"Penampilan Persib memang naik turun. Tetapi mudah-mudahan grafik Persib kali ini terus menanjak. Tim mengalami perkembangan yang bagus," ujar pelatih asal Kroasia ini.

Saat disinggung soal penampilan Moses Sakyi yang masih belum mampu mencetak gol, Drago mengatakan, meski tidak mencetak gol, Sakyi merupakan pemain yang tepat pada laga ini. Karena lini pertahanan Persija diisi pemain berpostur tinggi.

"Jika kita memasukkan Airlangga, situasinya akan semakin sulit. Sehingga saat Moses diganti, saya memasukkan Budiawan bukan Airlangga. Saya memilih memperkuat lini tengah," jelasnya.

Sementara itu, pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, keberuntungan tidak berpihak pada timnya. Berdasarkan hitungannya, peluang Persija lebih banyak dibandingkan Persib. Namun diakuinya, kali ini Persib bermain bagus. Khususnya pertahanan yang cukup sulit ditembus. "Kalau Persib bermain seperti saat melawan PSPS Pekanbaru, saya yakin Persija akan meraih kemenangan," ujarnya.

Secara keseluruhan, Iwan juga bependapat sama dengan Drago. "Pertandingan berjalan cukup fair. Handsball yang menyebabkan penalti pun sudah benar," katanya.

Gol penalti

Tekad untuk bermain menekan ditunjukkan Persib setelah wasit Olehadi meniupkan peluit kick-off. Di menit 6, Hariono melancarkan tembakannya ke arah gawang Persija yang dikawal Andritany. Namun tendangannya dengan mudah dipetik mantan penjaga gawang Persib junior ini.

Moses yang diplot menjadi striker tunggal pun beberapa kali mampu merepotkan lini pertahanan Persija.

Kebuntuan akhirnya berakhir di menit 17. Umpan Atep dari sisi kiri pertahanan Persija menyentuh tangan Amarzukih di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih. Miljan Radovic sebagai eksekutor tanpa masalah menceploskan bola ke gawang Persija.

Tertinggal satu gol, Persija mencoba memberikan reaksi. Dua peluang tercipta. Di menit 33 Robertino Pugliara melancarkan tendangan dari luar kotak penalti. Tetapi bola masih melayang di atas Jendry Pitoy.

Tujuh menit kemudian, giliran Bambang Pamungkas. Untung tendangan kerasnya masih bisa diblok Maman Abdurahman.

Usai jeda, Persib tidak melakukan perubahan dan tetap tampil menekan. Tetapi sekitar 20 menit babak II berjalan, Persija lebih banyak menekan Persib.

Di menit 65, kerja sama Robertino Pugliara dan Bambang Pamungkas nyaris membuat kedudukan imbang. Untung sepakan Bepe masih bisa ditangkap Jendry. Selanjutnya, tandukan Pedro Javier di menit 70 yang membahayakan gawang Persib.

Tetapi Persib juga sempat memberikan kejutan saat Maman melepaskan tembakan jarak jauh di menit 76. Tendangan Maman yang mengarah ke kiri gawang Persija, masih bisa ditangkap Andritany.

Dua menit kemudian, M. Ilham kembali membuat isi stadion bersorak. Sayang tendangan kerasnya membentur mistar gawang Persija. Hingga babak dua berakhir, kedudukan tidak berubah, 1-0 untuk Persib.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Kemenangan ini untuk Bobotoh

"SAYA lebih baik kehilangan pekerjaan daripada kehilangan kepercayaan dari bobotoh," ujar pelatih Persib Bandung, Drago Mamic, usai pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, Minggu (29/1).

Drago menyatakan hal itu setelah berhasil membawa anak asuhnya meraih kemenangan 1-0 atas Persija. Drago menyadari kemenangan ini membuat gembira para bobotoh yang selalu mendukung Persib. Kekalahan atas Persija di kandang sendiri tentu akan sangat menyakitkan.

Diungkapkan Drago, atmosfer laga ini sangat luar biasa. Bobotoh yang hadir di stadion jauh lebih banyak dibandingkan laga-laga lainnya.

"Kehadiran pendukung sangat membantu pekerjaan kami sebagai pesepak bola. Kami bekerja untuk para pendukung," katanya.

Drago mempersembahkan kemenangan ini khusus untuk bobotoh yang sudah sangat memberikan semangat bagi skuad Persib.

"Kemenangan kali ini saya persembahkan untuk bobotoh," katanya.

Wajar jika hal itu dilakukan Drago. Pasalnya, pada sejumlah pertandingan sebelumnya para bobotoh sudah babyak memberikan pengorbanan. Mereka bukan hanya datang dari Bandung dan sekitarnya, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Karawang, Tasikmalaya, Cirebon, bahkan Cilegon dan Yogyakarta.

Meski tidak pernah merasa sia-sia mendukung Persib, tetapi kekalahan dari Persija tentu akan sangat melukai perasaan para bobotoh. Untungnya, Persib bisa memenangkan pertandingan kali ini.

"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Semua berkat kerja keras dan dukungan bobotoh," kata Drago.

Bobotoh tentu akan lebih senang lagi jika Drago bukan hanya membawa Persib menang atas Persija, tetapi juga bisa meraih trofi juara di akhir musim nanti. Perjalanan Persib masih panjang. Kita tunggu saja hasil kerja Drago berikutnya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Si Jalak Harupat Jebol

SOREANG,(GM)-
Pintu Stadion Si Jalak Harupat dijebol bobotoh yang tidak mempuyai tiket pertandingan Persib kontra Persija, Minggu (29/1). Akibatnya, penonton membeludak. Beberapa di antaranya bahkan pingsan dan harus mendapat perawatan medis.

Jebolnya pintu stadion terjadi beberapa menit saat laga dimulai. Bobotoh tanpa tiket memaksa masuk dan mereka yang sudah berada di tribun pun sempat berang.

Petugas berusaha mengamankan situasi. Beberapa bobotoh diminta keluar dan upaya ini cukup berhasil. Namun hal itu hanya berlangsung sementara karena saat jeda babak pertama usai, bobotoh makin merangsek.

Jumlah penonton di semua tribun pun makin membeludak. Mereka terpaksa harus berdesakan. Akibatnya, lebih dari 10 bobotoh pingsan. Petugas medis kemudian membawa mereka yang pingsan dengan menggunakan ambulans.

Berdasarkan pantauan "GM", jumlah penonton diperkirakan sekitar 35.000 orang. Padahal jumlah tiket yang dicetak Panitia Pelaksana Persib hanya sebanyak 26.500 lembar.

Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram menyebut pihaknya terpaksa membuka seluruh pintu masuk tribun saat pertandingan telah berjalan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan bobotoh di luar stadion. "Kondisi ini memang terpaksa," katanya.

Diungkapkan, laga kali ini memang sangat menyedot animo bobotoh untuk hadir ke stadion. Dua layar lebar yang disediakan panitia di luar satdion pun disaksikan ratusan bobotoh.

Senjata tajam

Aparat Polres Cimahi mengamankan sejumlah bobotoh yang membawa senjata tajam (sajam) berupa golok, pisau, tongkat, dan sajam rakitan (keling). Mereka terjaring dalam operasi lalu lintas di Bundaran Leuwigajah- Kerkhoff, Cimahi, Minggu (29/1) siang.

Dalam razia tersebut, petugas pun mengamankan bobotoh yang membawa minuman keras dan sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaran.

Berdasarkan pantaun "GM" di lapangan, pihak kepolisian mengamankan tujuh bobotoh yang membawa sajam. Mereka dibawa ke dalam mobil Inafis atau Indonesia Automatic Fingerprints Identification System dan diamankan Satreskrim Polres Cimahi untuk diperiksa.

Kapolres Cimahi, AKBP Anwar, S.I.K., M.Si. melalui Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Cimahi, Komisaris Polisi (Kompol) Ruhanda mengatakan, oknum bobotoh yang terbukti membawa sajam memang diserahkan langsung ke bagian satreskrim.

"Kami melakukan razia ini supaya saat menonton nanti mereka bisa memberikan keamanan dan kenyamanan. Tidak cuma untuk penonton lainnya saja, tapi juga untuk masyarakat. Terkait oknum bobotoh yang kedapatan membawa sajam, mereka akan diancam dengan Undang-undang Darurat karena membawa senjata tajam. Oleh karena itu, tadi mereka langsung diproses oleh satreskrim," ujar Ruhanda didampingi Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sujana di Jln. Leuwigajah Cimahi.

Pada razia tersebut, tidak sedikit bobotoh yang terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian karena kedapatan membawa minuman keras, naik motor tidak sesuai dengan ketentuan, naik di atas kap mobil, dan membawa kendaraan tanpa disertai kelengkapan surat-suratnya.

Tidak heran jika dalam operasi kemarin, puluhan kendaraan bermotor terpaksa harus "menginap" di Mapolres Cimahi. Masih banyaknya bobotoh yang melintas di Bundaran Leuwigajah-Kerkhoff tersebut membuat kepolisian terus melakukan razia meskipun hujan turun cukup lebat.

KA dibatasi

Sementara itu, untuk menghindari tawuruan antara bobotoh dengan warga di sepanjang jalur KA, PT KA Daop 2 Bandung membatasi perjalanan KA ekonomi lokal Cibatu-Purwakarta hingga Stasiun Ciroyom.

"Pembatasan perjalanan KA lokal Cibatu-Purwakarta tersebut dilakukan untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan menjelang dan sesudah pertandingan Persib kontra Persija," jelas Kepala Humas PT KA Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno.

Diungkapkan Bambang, pihaknya ekstra waspada mengingat pertandingan tersebut akan banyak menarik minat suporter yang datang dengan menumpang kereta api. Berdasarkan pengalaman, suporter dari wilayah barat sering terlibat tawuran dan merusak sarana dan prasarana kereta api. Bahkan tidak jarang para penumpang pun menjadi korban dari aksi mereka.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Pemain Main Gila-gilaan

SOREANG,(GM)-
Meski menang tipis saat melawan Persija Jakarta, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku cukup bangga dengan permainan anak-anak Persib. Umuh juga merasa senang dengan kehadiran bobotoh yang memenuhi Stadion Si Jalak Harupat untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

"Saya bersyukur Persib bisa menang. Ini yang ditunggu-tunggu kita dan para bobotoh semua. Saya bangga kepada anak-anak yang sudah bekerja keras dan berhasil menumbangkan Persija," katanya.

Menurut Umuh, sebelum pertandingan dirinya meminta kepada para pemain agar tidak terbebani oleh apapun. Termasuk kedatangan para bobotoh yang memadati stadion. Jangan sampai dukungan mereka membuat grogi hingga membuyarkan permainan.

"Saya bilang sama anak-anak jangan grogi atau gugup karena banyaknya bobotoh. Justru sebaliknya, kehadiran bobotoh harus dijadikan motivasi untuk memenangkan pertandingan ini," katanya.

Tidak itu saja, lanjut umuh, dirinya juga menekankan agar mereka berkonsentrasi hingga pertandingan usai. Sebab lengah sedikit saja tidak menutup kemungkinan gawang Persib bisa kebobolan.

"Untungnnya para pemain konsentrasi penuh, meski sudah mencetak gol. Ini yang saya harapkan," katanya.

Disinggung tentang pemain yang paling menonjol dalam pertandingan tersebut, Umuh menyebut semua bermain bagus dan gila-gilaan. "Saya tidak bisa menyebut satu per satu, sebab semua pemain tampil bagus dan gila-gilaan. Ini harus dipertahankan dalam pertandingan selanjutnya karena perjalanan masih panjang," katanya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Jendry Pitoy Sang Penyelamat


SERANGAN yang dilakukan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan pada babak kedua, membuat jantung para bobotoh yang menyaksikan langsung di Stadion Si Jalak Harupat berdegup kencang.

Meski Persib unggul satu gol, beberapa kali serangan anak-anak Persija Jakarta nyaris membobol jala tim "Maung Bandung" yang dikawal ketat Jendry Pitoy.

Beruntung, sekalipun serangan bertubi- tubi menggempur Persib, bahkan lini pertahanan pun harus pontangpanting dan bekerja keras untuk meredam serangan para pemain "Macan Kemayoran, tidak ada satu pun yang membuahkan hasil. Hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan, Persib Bandung menang 1-0.

Selamatnya gawang Persib dari kebobolan bukan hanya peran para pemain belakang. Namun juga andil penjaga gawang utama Persib, Jendry Pitoy yang sangat berperan dalam menggagalkan ambisi para pemain Persija yang ingin meraih poin di kandang lawan.

Penyelamatan mantan penjaga gawang Persija ini terlihat pada menit 77. Ketika para pemain Persija melakukan penyerangan, salah seorang penyerang, Rudi Setiawan melepaskan tendangan keras ke arah gawang Persib. Beruntung dengan sigap Jendry berhasil menepis si kulit bundar dan amanlah gawang Persib.

"Kita beruntung bisa memenangkan pertandingan ini. Hasil ini bukan karena saya saja, tapi merupakan kerja keras teman-teman semua. Secara keseluruhan kedua tim bermain cukup bagus," kata Jendry sambil menambahkan, beberapa kali serangan para pemain Persija hampir saja membobol gawang yang dijaganya.

Menurutnya, meski dalam dua pertandingan kandang Persib bisa meraih poin penuh, namun bukan berarti ia dan teman-teman sudah puas. Sebab ke depan masih banyak pertandingan yang harus dimenangkan. "Meski menang kita jangan puas dulu karena ke depan masih banyak pertandingan lainnya," ujarnya.

Mengenai dirinya yang sempat adu mulut dan mendorong Bambang Pamungkas di kotak penalti, Jendry menganggap hal tersebut biasa dalam pertandingan. "Adu mulut atau ada kesalahpahaman di lapangan adalah hal biasa. Di luar lapangan, tidak ada masalah," katanya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Drago: Tak Turunkan Airlangga karena Harus Perkuat Lini Tengah

29 January 2012

SOREANG, (PRLM).- Pada pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, striker Airlangga Sucipto tidak merasakan panasnya panggung Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (29/1) malam. Airlangga tidak diturunkan pada pertandingan big match tersebut, dan hanya bisa puas duduk di bangku cadangan.

Pelatih Drago Mamic menuturkan, ia memiliki alasan mengapa tidak menurunkan Airlangga pada pertandingan tersebut. Drago memilih menurunkan Budiawan untuk menggantikan Moses Sakyi pada menit ke-88. "Setelah melihat hasil pertandingan, saya memang sengaja menurunkan tiga pemain cadangan di menit akhir pertandingan," tuturnya.

Dia menjelaskan, ia tidak menurunkan Airlangga untuk menambah pasokan striker membantu Moses karena justru lini tengah yang harus diperkuat. "Saya tidak mungkin menghilangkan pemain gelandang karena dalam pertarungan tadi, lini tengah Persib dan Persija adalah yang paling kuat. Sehingga saya harus mempertahankan ini sampai akhir pertandingan, kalau tidak kami bisa kecolongan," ujarnya.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Iwan Setiawan, "Permainan Persib Berubah"

SOREANG, (PRLM).- Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta pada Minggu (29/1) di Stadion Si jalak Harupat, Kabupaten Bandung merupakan hasil dari permainan "Maung Bandung" yang berbeda. Menurut pelatih Persija jakarta Iwan Setiawan, Persib menunjukkan perubahan permainan yang drastis dibandingkan pertandingan Persib sebelumnya.

"Kita tahu sendiri permainan Persib saat menghadapi PSPS Pekanbaru. Kalau Persib tadi menampilkan permainan seperti itu, insya Allah kami (Persija-red) bisa menang," ucap Iwan tersenyum.

Selain permainan persib yang mengalami perubahan, "Maung Bandung" sedikit diuntungkan dengan absennya dua pemain pilar Persija. Pada pertandingan malam itu, "Macan Kemayoran" tidak diperkuat Leo Saputra dan Ramdhani Lestalutu. "Ini sedikit masalah bagi kami. tanpa mereka, cukup berpengaruh terhadap daya serang kami," katanya.

Namun meski begitu, dia menampik bahwa grafik permainan timnya mengalami penurunan secara drastis. Justru, menurut dia, timnya tetap tampil konsisten yakni bermain dengan hati. "Membludaknya bobotoh tidak mempengaruhi permainan kami. Ini masih hal yang wajar," katanya.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Persija Akui Keunggulan Persib

SOREANG, (PRLM).- Persija Jakarta mengakui keunggulan Persib Bandung yang berhasil memenangkan laga klasik pada pertemuan pertama mereka pada Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di Stadion Si Jalak harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (29/1). Pelatih Persija Iwan Setiawan menuturkan, pada pertandingan malam itu Persib memang bermain dengan bagus dan layak memenangkan pertandingan.

"Meskipun kami kalah, alhamdulilah pertandingan tadi adalah pertandingan yang jujur. Selamat untuk Persib. Semoga pertandingan fairplay seperti ini bisa terus berlanjut dan mengangkat persepakbolaan nasional kita," ucapnya seusai pertandingan.

Dia menjelaskan, gol penalti yang dilesakkan Persib ke gawang Persija memang murni kesalahan pemainnya. Gelandang Persija Amarzukih, menurut iwan, memang melakukan handsball. "Selain itu menurut saya pertahanan Persib memang solid. Meskipun kami juga mampu mencuri kesempatan untuk membuat peluang. Sayangnya tidak menjadi gol," katanya.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Drago, "Kemenangan untuk Bobotoh"

BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib bandung drago Mamic tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena timnya berhasil memenangkan pertarungan sengit menghadapi Persija Jakarta di Stadion Si jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (29/1) petang. Persib unggul tipis 1-0.

Dia menuturkan, kemenangan dengan gol semata wayang tersebut sesuai seperti yang ia perkirakan sebelumnya. "Ini seperti saat kami melawan Sriwijaya FC. Karena ini adalah pertandingan yang tidak mudah," ucapnya seusai pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (29/1) petang.

Dia menuturkan, kemenangan tersebut benar-benar sangat dipengaruhi bobotoh yang menunjukan animo yang sangat luar biasa. "Saya sangat berterimakasih untuk atmosfer bobotoh yang begitu luar biasa. Inilah alasan kami bisa memenangkan pertandingan malam ini, karena bobotoh," tuturnya.

Dia menuturkan, pertandingan malam itu bermain dengan sangat baik. Kedua tim, menurut dia, bermain dengan semangat fairplay. "Selamat untuk Persija yang sudah bermain dengan bagus juga. Yang jelas, saya ingin menyampaikan dari lubuk hati saya yang terdalam bahwa kemenangan kami malam ini adalah untuk bobotoh," ucap pelatih asal Kroasia itu.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

15 Menit Akhir, Drago Sempat Kesal

SOREANG, (PRLM).- Pada pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, Pelatih Drago Mamic sempat merasa kesal. Dia mengakui, dirinya merasakan begitu kesal terutama di 15 menit akhir menjelang pertandingan berakhir.

"Karena ini memang kondisi yang cukup sulit. tim menerima banyak tekanan, terutama untuk memenangkan pertandingan. Karena ini laga derby, penonton selalu tidak puas jika hanya melihat satu gol," ucapnya seusai pertandingan.

Saat itu, Drago menuturkan, dirinya merasa takut jika tim tidak dapat memenangkan pertandingan. Dia mengatakan, ia dan tim sangat berhasrat untuk bisa meraih tiga poin. "kami sangat tidak ingin mengecewakan suporter. Apalagi, mungkin kalau kalah saya kehilangan pekerjaan saya sebagai pelatih seperti yang santer dikabarkan media," ucapnya sembari tertawa.

Pada menit-menit akhir pertandingan, Drago memang terlihat tegang di pinggir lapangan. Dia bahkan terlihat adu mulut dengan wasit, sampai-sampai oficial tim yang berada di bench pemain berusaha menenangkan pelatih berlisensi UEFA-Pro tersebut.

Drago juga terlihat kesal ketika bobotoh dengan kompak meneriakan nama Airlangga Sucipto agar diturunkan pada pertandingan menggantikan Moses Sakyi.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Tekuk Persija, Persib Perbaiki Rekor Kandang

VIVAbola - Persib Bandung berhasil memperbaiki rekor saat menjamu Persija Jakarta. Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Minggu 29 Januari 2012, Persib menang tipis 1-0 atas Persija.

Ini adalah kemenangan kandang pertama Persib atas Persija di ajang ISL. Terakhir tim Maung Bandung menundukkan Persija di kandang, terjadi pada 24 April 2007 di ajang Liga Indonesia 2007/2008.

Dengan kemenangan ini, Persib naik ke peringkat empat klasemen sementara ISL dengan torehan 18 poin dari sepuluh laga. Sedangkan Persija tetap di posisi kesembilan dengan 13 poin.

Gol tunggal Persib dicetak oleh Miljan Radovic melalui titik putih pada menit ke-17. Penalti diberikan wasit Olehadi setelah gelandang Persija, Amarzukih, dianggap melakukan handball saat mengantisipasi umpan silang Atep.

Persib harus susah payah untuk bisa meraih kemenangan laga ini. Persija memberikan perlawanan sengit dan menciptakan lebih banyak peluang. Peluang terbaik tim Macan Kemayoran di babak pertama didapat melalui Bambang Pamungkas menit ke-40. Tapi, tendangan Bambang masih bisa diblok kapten Persib Maman Abdurrahman.

Di babak kedua, permainan jauh lebih terbuka. Namun, Persija lebih mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Menit ke-59, Bambang membuang peluang di dalam kotak penalti setelah tendangannya melambung usai menerima umpan Javier Pedro.

Enam menit kemudian striker yang akrab disapa Bepe itu kembali mendapat peluang. Usai menerima umpan Robertino Pugliara, Bepe dalam posisi bebas untuk mengetes kiper Jendri Pitoy. Sayang, tendangannya masih lemah.

Menit ke-77, Rudi Setiawan hampir menyamakan kedudukan untuk Persija. Rudi sukses melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang membuat kiper Jendri Pitoy harus melakukan penyelamatan gemilang.

Dua menit kemudian, Persib nyaris menggandakan keunggulan. Tapi, tendangan bebas Radovic masih mengenai mistar gawang Persija. Tim tamu berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, namun hingga laga usai, keunggulan 1-0 untuk Persib tetap bertahan.

Susunan Pemain


Persib Bandung: Jendri Pitoy; Zulkifli Syukur, Jajang Sukmara, Maman Abdurrahman, Abanda Herman; Tony Sucipto, Hariono; Atep (Hendra Ridwan, 90+1), Miljan Radovic, M. Ilham; Moses Sakyi (Budiawan, 89').

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Hasyim Kipuw, Fabiano Britame, Precious Emuejeraye; Amarzukih, Robertino Pugliara, Johan Juansyah (Rahmat Affandi, 59'), Octavianus (Rudi Setiawan, 73'); Bambang Pamungkas, Pedro Javier.

Sumber: Vivabola

By: BP

Read more >>

Persib Tekuk Persija, 1-0

SOREANG, (PRLM).- Akhirnya Persib berhasil memetik poin penuh. Pada laga panas menjamu musuh bebuyutan, Persija Jakarta, di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1) malam, Persib menang tipis 1-0.

Gol semata wayang pasukan Drago Mamic, tercipta di menit 17 lewat tendangan penalti Radovic. Wasit memberikan hadiah penalti setelah pemain Persija Amarzukih menyentuh bola di kotak terlarang. Spesialis tendangan bebas, Radovic, berhasil mengoyak gawang Persija yang dikawal Andritany.

Laga panas ini berjalan cukup berimbang. Bahkan, tuan rumah cukup keawalahan juga terutama memasuki babak kedua. Persija begitu bernafsu untuk menyamakan kedudukan. Beberapa peluang matang didapatkan Bambang Pamungkas dkk, beruntung penjaga gawang Persib, Yandri Pitoy, berhasil menyelamatkan gawangnya.

Persib sendiri mencatatkan beberapa serangan yang cukup berbahaya. Di menit ke-67 ketika tendangan Atep masih melebar di kanan gawang Persija. Pada menit ke-83 Radovic hampir membuat Persib menambah keunggulan bila tendangan bebasnya tidak membentur mistar.

Meski Persija terus melakukan serangan, namun hingga akhir pertandingan tak ada lagi gol tercipta. Barisan pertahanan Persib kali ini bermain apik sehingga tak satu pun gol bersarang di gawang Yandri Pitoy.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Drago Mamic Yakin Mampu Atasi Persija

INILAH.COM, Bandung - Kekuatan Maung Bandung saat menjalani duel klasik kontra Persija, Minggu (29/1/2012) petang nanti, sedikit terganggu menyusul cedera yang dialami beberapa pilar penting. Seperti Aliyudin, M Nasuha dan Robbie Gaspar.

Aliyudin mengalami cedera hamstring saat berhadapan dengan PSPS Pekanbaru, Selasa (24/1/0212), dan memaksanya harus istirahat dalam jangka waktu empat pekan. Begitu pun dengan M Nasuha. Dia mengalami cedera saat timnya bertarung menghadapi PSPS Pekanbaru. Sedangkan Robbie Gaspar dan Sigit Hermawan masih berkutat dengan cedera lamanya.

Meski demikian, rasa optimistis tetap diperlihatkan Pelatih Persib Bandung berdarah Kroasia, Drago Mamic. Dengan kekuatan yang ada, Mamic yakin skuadnya bisa membungkam 'Macan Kemayoran'.

"Sekarang kita memang sedang kehilangan beberapa pemain inti. Tapi kita harus tetap maju. Apalagi situasi sekarang melawan Persija, kita memenangkan pertandingan, terlepas apa pun ganjalannya. Kita yakin dengan kekuatan yang ada," tutur Mamic.

Satu hal lagi yang membuat Mamic cukup percaya diri. Mental bertanding Persib sedang meninggi, menyusul kemenangan atas PSPS Pekanbaru di laga terakhirnya. "Saya senang melihat pemain yang sangat termotivasi untuk menang," tandasnya.[ang]
Read more >>

Menanti Penampilan Gemilang Jajang Sukmara

Bandung - Fullback kiri Persib Bandung M Nasuha dipastikan absen di laga kontra Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012). Di partai panas itu, Jajang Sukmara berpeluang kembali diturunkan pelatih Drago Mamic sejak menit awal.

Di laga terakhirnya yakni saat melawan PSPS Pekanbaru, Selasa (24/1/2012), Jajang tampil cukup gemilang. Satu gol ke gawang lawan sekaligus penampilan apik sepanjang laga, membuat nama Jajang melejit.

Dan dalam laga big match nanti, Jajang kemungkinan bakal dipasang Drago Mamic untuk memperkuat lini belakang sekaligus sesekali membantu serangan dari sisi kiri. Sementara di sisi kanan, Zulkifli Syukur siap membantu memberikan kemenangan bagi 'Maung Bandung'.

Jika Jajang benar-benar diturunkan, ia diyakini bakal memberikan penampilan terbaiknya. Apalagi ia belum pernah merasakan atmosfer laga panas Persib vs Persija. Bahkan setelah laga PSPS usai, Jajang sempat menyatakan ingin bermain di laga kontra Persija dan akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Di luar Jajang, Drago kemungkinan akan tetap memainkan para amunisi terbaiknya, termasuk Hariono, Moses Sakyi dan M Ilham yang sudah bisa kembali bermain setelah terkena hukuman kartu.

Sementara di kubu Persija, pelatih Iwan Setiawan juga akan menurunkan para pemain terbaiknya. Sejumlah pemain seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan dan beberapa pemain lainnya siap menumbangkan 'Maung Bandung' di hadapan publiknya sendiri.

Berikut ini perkiraan susunan pemain kedua tim:
Persib 4-4-2
Penjaga gawang: Jendri Pitoy
Belakang: Zulkifli Syukur, Abanda Herman, Maman Abdurachman, Jajang Sukmara
Tengah: Miljan Radovic, Toni Sucipto, Hariono, M Ilham
Depan: Moses Sakyi, Airlangga Sutjipto

Persija 4-4-2
Penjaga gawang: Galih Sudaryono
Belakang: Leo Saputra, Fabiano Rosa Beltrame, Precious Emuejeraye, Ismed Sofyan
Tengah: Amarzukih, Octavianus, Roberino Pugliara, Ramdani Lestaluhu
Depan: Bambang Pamungkas, Pedro Javier

Sumber: Detik
By: BP
Read more >>

Persija Diuntungkan Absennya Aliyudin-Nasuha

Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan mengaku timnya akan sangat diuntungkan jika penyerang Aliyudin dan bek M. Nasuha absen membela Persib Bandung dalam duel akbar Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu malam, 29 Januari 2012.

Selain mantan pemain Persija, Aliyudin dan Nasuha masih termasuk jajaran pemain bintang di Tanah Air. "Aliyudin itu masih pemain yang berbahaya bagi lawan dan sempat menjadi pemain bintang Persija. Begitupun Nasuha, dia bek yang sangat bagus. Tentu kami diuntungkan kalau mereka besok nggak main (membela Persib),"ujarnya saat ditemui di sela rehat usai latihan timnya di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu, 28 Januari 2012.

Aliyudin dan Nasuha cedera saat membela Maung melawan PSPS Pekanbaru beberapa hari lalu. Aliyudin cedera hamstring kaki kiri dan Nasuha cedera lutut kiri.

Namun, menurut Iwan, itu bukan berarti hari ini anak-anak asuhannya akan tampil lebih kendur. Pasalnya, kata dia, Maung Bandung masih sederet pemain bintang yang di antaranya adalah para pemain tim nasional dan mantan bintang Persija seperti gelandang M. Ilham dan Tony Sucipto, serta kiper Jendry Pitoy.

Persib juga masih punya Airlangga, Atep dan pemain tim nasional macam Zulkifli Syukur dan Hariono. Persib juga punya Miljan Radovic, pemain gelandang sekaligus eksekutor tendangan bola mati yang mumpuni.

"Tetap saja besok kami harus kerja untuk mempertahankan tren menang lawan Persib," ucap Iwan.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Duel Bergengsi Sekaligus Adu Strategi

Bandung - Duel antara Persib Bandung vs Persija Jakarta bakal tersaji di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012) malam. Laga klasik tersebut jelas merupakan laga penuh gengsi dan adu strategi dua pelatih di dua kubu.

Jika disebut laga penuh gengsi, jelas merupakan fakta. Sebab dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun, kedua tim selalu terlibat rivalitas. Tujuannya jelas, Persib maupun Persija sama-sama ingin jadi yang terbaik dalam kompetisi.

Bagi bobotoh, ada anggapan bahwa Persib boleh kalah dari tim manapun. Tapi satu yang tak boleh mengalahkan Persib yaitu Persija. Anggapan itu seolah mewajibkan 'Maung Bandung' kembali bisa menaklukkan 'Macan Kemayoran' setelah terakhir melakukannya di kompetisi musim 2007/2008 silam.

Sementara itu, laga nanti malam bakal jadi ajang adu strategi bagi dua pelatih, masing-masing Iwan Setiawan di kubu Persija dan Drago Mamic di kubu Persib. Di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), Persib berada di peringkat 5 sementara Persija di peringkat 9. Namun Persib sudah melakoni 9 laga sementara Persija baru 6 laga.

Dari segi permainan, Drago Mamic masih mendapat ragam tanggapan karena karakter sepakbola pragmatis alias asal menang. Dari sejumlah laga yang dilakoni, Persib masih bermain kurang meyakinkan meski baru menelan dua kekalahan di musim ini.

Namun Persija punya perorma meyakinkan musim ini. Tak hanya ganas di laga kandang, Bambang Pamungkas cs juga ganas di laga tandang. Dan catatan musim ini, Persija baru sekali menelan kekalahan.

Yang lebih menarik adalah hadirnya warna Persija di skuad Persib musim ini. Beberapa pilar Persija musim lalu seperti M Ilham, Toni Sucipto dan pemain lainnya dibajak ke Bandung. Di laga nanti, mereka pun dituntut bermain profesional dan membuktikan loyalitasnya bagi 'Maung Bandung'.

Siapapun pemenang di laga nanti, jelas punya kans besar menyabet gelar juara LSI musim ini. Dan saat ini merupakan laga yang pas untuk membuktikan kapasitas Drago sebagai pelatih mumpuni. Bahkan jika mampu menang atas Persija, bukan tidak mungkin nama Drago akan terus dikenang dan tercatat dalam sejarah Persib sebagai pelatih yang mampu mengalahkan Persija.

Sumber: Detik
By: BP
Read more >>

Pemain Timnas Persib Bikin Persija Khawatir

Persija Jakarta memang punya rekor bagus kala bertandang ke Persib Bandung. Namun diisinya "Maung Bandung" oleh pemain-pemain nasional membuat "Macan Kemayoran" waspada.

Bek sayap Persija Ismed Sofyan siap mempersembahkan kemenangan bagi timnya dalam laga melawan Persib di Stadion si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012). Ismed mengatakan secara individu dirinya telah melakukan persiapan penuh demi mengantisipasi ketangguhan Persib Bandung.

Lalu menurut Ismed, Persib saat ini jauh lebih kuat di setiap lini mengingat banyak pemain nasional bermain di kubu Maung Bandung. Karenanya, Ismed pun berjanji untuk kerja keras dalam menghalau pergerakan para punggawa Persib.

"Persib yang sekarang lebih bagus ya, banyak pemain nasional di sana. Tapi saya tetap yakin untuk memenangkan pertandingan nanti, Insya Allah." ujar Ismed usai menguji lapangan di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (28/1/2012).

Sedangkan menurut pelatih Persija, Iwan Setiawan, ia mengakui kekuatan tim Persib yang dihuni pemain-pemain nasional. Iwan pun mewaspadai berlipatnya motivasi Persib dibawah dukungan ribuan bobotoh.

Menurut Iwan faktor teknis dan dukungan penonton membuat tim-nya harus bekerja keras demi memetik poin dalam laga panas dan sarat gengsi itu. Demi meneruskan rekor bagus Persija, Iwan mematangkan persiapan dan fokus memperbaiki kekurangan timnya.

"Saya tahu Persib tim bagus terutama karena adanya pemain nasional disana. Tapi saya sekarang tidak mau memikirkan itu dan lebih fokus pada persiapan untuk pertandingan nanti," tegas Iwan.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Waspadai Motivasi Tinggi 'Macan Kemayoran' di Bandung

Bandung - Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012) malam. Di laga itu, hal utama yang harus diwaspadai skuad 'Maung Bandung' adalah motivasi tinggi tim lawan.

Dari sejumlah laga kedua tim di Bandung, 'Macan Kemayoran' mencatat rekor cukup baik dan selalu menyulitkan Persib meraih kemenangan. Terakhir di musim lalu, Persib bertekuk lutut atas Persija dengan skor 2-3 di Stadion Si Jalak Harupat.

Menurut mantan pemain Persib, Mustika Hadi, skuad Persija selalu punya motivasi dahsyat saat bermain di Bandung. Meski selalu mendapat tekanan bobotoh, amunisi 'Macan Kemayoran' seolah tak bergeming.

"Ketika Persija main di Bandung, biasanya mereka main lebih baik dari Persib," kata Mustika saat ditemui di Sekretariat PSSIJabar, Jalan Lodaya, Minggu (29/1/2012).

Tampil di hadapan bobotoh, lanjut dia, Persija seperti punya motivasi ganda ingin mempermalukan Persib di kandangnya sendiri. Cemoohan dan ejeken bobotoh pada para punggawa Persija, biasanya ditangapi positif alias membuat mereka makin percaya diri menaklukkan Persib.

"Ini yang harus diwaspadai, mereka selalu punya motivasi lebih ketika menghadapi Persib," tegasnya.

Sementara sebelumnya, pelatih Drago Mamic mengaku tidak ingin mengulangi kesalahan timnya ketika ditaklukkan Persija di kandang sendiri musim lalu. Di duel kali ini, Drago mengaku ingin membungkus kemenangan demi mengangkat posisi Persib di papan atas klasemen sementara LSI.

"Saya tidak mau kesalahan musim lalu terulang. Kita harus berusaha untuk memenangkan pertandingan ini," ucap Drago.

Sumber: Detik
By: BP
Read more >>

Risnandar Nilai Laga Persib v Persija Bakal Sengit

Duel keras akan tersaji dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (29/1/2012) sore ini. Persib Bandung akan menjamu musuh bebuyutannya, Persija Jakarta. Permainan keras namun aktraktif akan ditampilkan kedua tim dalam laga ini. Siapa yang lengah bisa menjadi korban lawannya.

Mantan Pelatih Persib, Risnandar, menilai laga ini akan berlansung sengit. Ia lantas menyarankan mantan timnya tersebut untuk memperkuat lini tengah mereka. Menurutnya, posisi ini akan jadi penentu siapa yang bisa keluar sebagai yang terbaik.

"Duel Persib lawan Persija akan berlangsung ketat. Siapa yang menguasai lini tengah bakal memenangkan pertandingan ini," kata Risnandar dalam situs resmi Persib.

"Jika Moses yang kemungkinan dipasang sebagai striker tunggal dijaga ketat, gelandang serang seperti Atep, M Ilham, dan Mijlan Radovic diharapkan lebih berperan untuk membobol gawang lawan," lanjutnya.

Pria yang sempat menjadi penggawa timnas Indonesia ini juga mengingatkan para pemain Persib untuk tidak cepat frustrasi menghadapi permainan bertahan yang kemungkinan disajikan Persija.

"Para pemain mesti pintar melakukan variasi penyerangan. Untuk membuka pertahanan lawan selain menyerang dari tengah, Persib juga harus mencoba bermain melebar memanfaatkan kedua sayap," ujar Risnandar.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Moses Optimistis Jebol Gawang Persija

Penyerang Persib Bandung Moses Sakyi rupanya sudah menyadari jika laga timnya melawan Persija Jakarta malam ini adalah duel dua seteru bebuyutan yang sangat ingin ditonton mayoritas publik sepak bola negeri ini, khususnya suporter kedua tim. Ia pun antusias ikut andil dalam laga yang disebutnya sebagai "big derby" tersebut.

"Tentu saya sangat siap untuk mengerahkan kemampuan terbaik saya. Saya optimistis bisa cetak gol dan kami memenangkan pertandingan besok," ujar pemain yang belum sebulan berkostum Maung Bandung itu usai latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu, 28 Januari 2012.

Sebelumnya, pelatih kepala Persib Drago Mamic mengatakan jika Sakyi bakal diturunkan untuk menghadapi Macan Kemayoran. Pemain asal Ghana ini digadang menggantikan penyerang Aliyudin yang tengah cedera.

Bahkan dalam latihan game internal pagi tadi, Sakyi tampak diplot sebagai penyerang tinggal Maung dalam formasi 4-2-3-1. "Saya harap dia bisa memberikan yang terbaik dan memusingkan para pemain Persija," kata Drago, Kamis, 27 Januari lalu.

Sementara itu pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan mengaku masih buta aksi Sakyi. Alasannya, Sakyi jarang diturunkan penuh selama dua babak membela Persib. "Saya juga enggak lihat dia main waktu Persib lawan PSPS (Pekanbaru) kemarin," ujarnya saat ditemui di sela rehat usai latihan timnya di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Sejak resmi membela Persib awal bulan ini, sejauh ini Sakyi baru menyumbang satu gol yakni saat menjamu PSMS Medan pada 9 Januari lalu. Sakyi juga sempat diganjar kartu merah saat dijamu Persisam Samarinda 17 Januari lalu.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Pintu Masuk Dibuka Lebih Awal

SOREANG,(GM)-
Meski pertandingan klasik antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, Minggu (29/1) akan dimulai pukul 18.30 WIB, namun panpel akan membuka gerbang masuk Stadion Si Jalak Harupat sejak pukul 15.30 WIB. Hal ini dilakukan agar bobotoh yang sudah memiliki tiket bisa segera masuk lebih awal agar tidak terjadi penumpukan di luar stadion.

Sekretaris Panpel, Budi Bram mengatakan, pada pertandingan Persib melawan Persija, dipastikan penonton akan memadati Stadion Si Jalak Harupat. "Jadi dengan dibuka lebih awal, bobotoh yang sudah punya tiket bisa langsung masuk ke stadion. Kalau tidak dibuka lebih awal, dikhawatirkan terjadi penumpukan penonton di luar stadion," katanya.

Menurut Bram, untuk mengantisipasi banyaknya penonton yang tidak bisa masuk karena kehabisan tiket tapi sudah datang ke stadion, pihaknya menyediakan dua layar lebar di sekitar stadion. "Jadi meski tidak bisa masuk ke stadion, bobotoh masih bisa menyaksikan pertandingan melalui layar lebar," katanya.

Sementara untuk menjaga kelancaran pertandingan, Bram menegaskan pihaknya menurunkan 200 anggotanya. Para petugas panpel ini akan membantu pengamanan di dalam stadion, di sekitar stadion, hingga membantu petugas kepolisian saat melakukan sweeping bobotoh.

"Dilibatkannya personel tambahan untuk membantu petugas kepolisian agar pertandingan bisa berjalan lancar," ujarnya. Sebelumnya, Kapolres Bandung, AKBP Sandi Nugroho mengatakan, pihaknya akan menindak bobotoh yang mengganggu kamtibmas, baik sebelum, saat pertandingan, hingga usai laga. Namun, Sandi meminta pada personelnya tidak reaktif jika melihat bobotoh yang berulah.

"Ya, kita jangan arogan kepada bobotoh. Sebab bisa jadi bobotoh melakukan hal tersebut sebagai ekspresi kegembiraan atau kecewa karena permainan Persib buruk. Kita imbau dulu atau diperingatkan saja," katanya.

Menurut Sandi, tindakan tegas diterapkan kalau bobotoh melakukan tindakan kriminal atau membahayakan masyarakat. "Kalau ulahnya sudah mengganggu kamtibmas, terutama di luar stadion, seperti melempari rumah warga atau membahayakan pengendara lain, ya kita tindak," tegasnya.

Ketua Panpel Persib, Ruri Bachtiar juga berharap bobotoh bisa bertindak tertib saat menuju dan di dalam stadion, serta saat kembali ke rumahnya masing-masing. Bobotoh diminta tidak membawa benda-benda yang dilarang berada di dalam stadion seperti senjata tajam, petasan, kembang api, dan minuman keras.

"Kalau memang tidak memiliki tiket, lebih baik tidak memaksakan untuk datang ke stadion. Lebih baik nonton bersama dengan bobotohlainnya di Cafe Persib atau di di rumah masing-masing," kata Ruri.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Umuh, "Main Lepas Saja"

STD. SILIWANGI,(GM)-
Meski diakui sebagai laga akbar, Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar tidak ingin membebani anak asuhnya dengan kemenangan. Karena, kewajiban meraih kemenangan hanya akan membebani para pemain. Dikhawatirkan para pemain bermain tertekan dan tidak bermain lepas.

"Saya minta anak-anak tidak terlalu memikirkan kemenangan. Main lepas saja. Melawan Persija memang penting, tetapi ini juga sama seperti pertandingan Persib melawan tim lain," kata Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar di Stadion Siliwangi, Sabtu (28/1).

Menurut Umuh, pada laga nanti, para pemain Persib hanya diminta berkonsentrasi penuh sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Selain itu, para pemain harus mengurangi kesalahan yang tidak perlu.

"Kalau para pemain sudah bermain bagus, kemenangan tentu akan datang dengan sendirinya. Insya Allah, kali ini kita diberi kemenangan," kata Umuh.

Pada laga nanti, Umuh sangat berharap Persib bisa memberikan tekanan lebih dulu kepada Persija, sehingga Persib bisa memberikan kejutan bagi musuh bebuyutannya tersebut.

"Kita harus bisa menekan Persija. Kita bermain di kandang. Jangan sampai kita yang lebih banyak tertekan," katanya.

Berangkat pagi Sementara itu, untuk menghindari kemacetan, skuad Persib Bandung akan berangkat menuju Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung pada Minggu (29/1) pagi. Sebelum berlaga, para penggawa Persib akan beristirahat lebih dulu di Hotel Antik Soreang.

"Kita tidak ingin stres di jalan karena macet. Oleh karenanya kita akan berangkat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kita akan beristirahat dulu di Soreang," kata Umuh.

Laga Persib kontra Persija memang dipastikan akan menyedot perhatian bobotoh. Puluhan ribu bobotoh dipastikan akan memenuhi Stadion SI Jalak Harupat Kab. Bandung, Minggu (29/1) ini. Sehingga, hampir dipastikan akan terjadi kemacetan di sejumlah jalan menuju stadion.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Para Mantan Yakin Persib Menang

IMAM CAHYADI/GM
PELATIH Persib, Drago Mamic memberikan penjelasan tentang strategi kepada para pemain saat latihan di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (28/1). Pasukan "Maung Bandung" akan menghadapi partai sarat gengsi melawan Persija Jakarta, Minggu (29/1) malam.
GURAME,(GM)-
Persib Bandung diprediksi akan meraih kemenangan pada El Clasico jilid I Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, Minggu (29/1) malam. Prediksi tersebut tidak terlepas dari motivasi lebih para pemain pada laga nanti dibandingkan laga-laga sebelumnya.
"Saya yakin Persib menang karena motivasi para pemain sangat tinggi. Mereka akan memperlihatkan kemampuan terbaiknya di laga melawan Persija," ujar mantan pelatih Persib Bandung, Risnandar Soendoro di Sekretariat PSSI Kota Bandung, Sabtu (28/1).

Keyakinan Risnandar didasari penampilan para pemain pada laga sebelumnya. Para pemain masih belum bisa menunjukkan permainan terbaiknya. Bahkan selama ini selalu menuai kritik karena tidak bisa tampil sesuai yang diharapkan bobotoh.

"Hal itu tentu juga disadarai oleh para pemain. Para pemain diperkirakan akan tampil habis-habisan di laga melawan Persija. Ini akan menjadi momentum bagi para pemain menunjukkan kemampuan sesungguhnya," jelas Risnandar.

Sehingga, pada laga nanti peran pelatih Drago Mamic tidak terlalu banyak. Jika Persib meraih kemenangan, itu karena kemampuan individu dan motivasi berlipat dari pemain. "Strategi yang akan diberikan pelatih tidak akan banyak berpengaruh," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan mantan pemain Persib Bandung lainnya, Mustika Hadi. Menurut mantan pelatih Persib U-21 ini, motivasi akan menjadi kunci kemenangan bagi kedua tim. Atmosfer pertandingan yang berbeda dengan pertandingan lainnya menjadi dasar tingginya motivasi kedua tim.

"Persib sebenarnya memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri di Stadion Si Jalak Harupat. Tapi, bagi Persib bermain di kandang sering menjadi bumerang andai dukungan yang diberikan bobotoh justru menyulut motivasi anak-anak asuh Iwan Setiawan. Maklum, selama ini ada semacam intimidasi secara tidak langsung jika Persija bertandang ke Bandung. Motivasi para pemain Persija bahkan bisa lebih tinggi dibandingkan para pemain Persib," katanya.

Tetapi Mustika yakin, Persib bisa menguasai emosi dan pada pertandingan nanti gaya bermain Hariono dkk. bisa lebih baik. "Siapa yang menang di motivasi, akan mengambil keuntungan dari hadirnya pemain ke-12. Bobotoh dalam hal ini harus mendukung sepenuhnya dalam memberikan motivasi kepada Persib," katanya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Menang, Harga Mati

RIFAN/GM
STD. SILIWANGI,(GM)-
Persib Bandung kembali akan bertemu dengan musuh bebuyutannya, Persija Jakarta pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012, di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, Minggu (29/1) ini. Persib pun telah mematok kemenangan sebagai harga mati pada laga nanti.
Kemenangan menjadi penting untuk mematahkan rekor buruk Persib jika menghadapi Persija. Dari 26 kali pertemuan, Persib hanya mampu menang 3 kali. Sisanya, Persib kalah atas Persija 15 kali dan seri 8 kali. Terakhir kali Persib bisa meraih kemenangan atas Persija di kandang yaitu pada Liga Indonesia 2007. Saat itu Persib mampu mencukur Persija 3-0 di Stadion Siliwangi, 24 April 2007.

Persib tentu sadar, dominasi ini harus dihentikan. Apalagi saat ini Persib sebenarnya memiliki pemain yang lebih baik dibandingkan Persija. Terlebih Persib menjalani laga klasiknya di kandang sendiri.

Bobotoh sudah tidak ingin lagi melihat scoring board Stadion Si Jalak Harupat, memampangkan angka kekalahan bagi Persib.

Di laga nanti, Persib memang harus kehilangan Aliyudin dan M. Nasuha yang masih dibekap cedera. Dengan absennya kedua pemain ini, Persib diperkirakan akan kembali menggunakan pola 4-2-3-1. Pelatih Persib, Drago Mamic diperkirakan akan memasang Moses Sakyi sebagai ujung tombaknya. Sedangkan di tengah akan berdiri Atep, Miljan Radovic, dan M. Ilham. Ketiganya akan dibantu oleh Tony Sucipto dan Hariono.

Di lini pertahanan, Drago kembali akan mempercayakannya kepada Jajang Sukmara, Abanda Herman, Maman Abdurahman, dan Zulkifli Syukur.

Optimis

Asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis menyatakan optimis bisa memenangi laga nanti. Terutama jika para pemain mampu memperbaiki penampilannya dibandingkan laga sebelumnya. Beberapa kesalahan di laga sebelumnya, lanjut Robby, juga sudah coba diperbaiki. "Kesalahan saat melawan PSPS Pekanbaru tidak boleh terulang," tegasnya.

Menghadapi Persija, Robby mengaku tidak ada strategi khusus yang diberikan tim pelatih kepada para pemain. Namun para pemain telah diingatkan untuk mewaspadai gelandang tengah Persija seperti Robertino Pugliara dan Ismed Sofyan. "Kita tidak akan man to man. Tetapi siapa yang lebih dekat dengan mereka, harus menjaganya," ujar Robby.

Dengan hadirnya Hariono dan M. Ilham di laga ini, bagi Robby akan menjadi energi lebih bagi Persib. Keduanya akan menjadi tenaga baru setelah absen di laga sebelumnya. "Hariono dan Ilham tentu akan memberikan warna pada pertandingan nanti," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan menegaskan, Persija bertekad untuk mempertahankan tren positif meraih kemenangan di kandang Persib. Memang hal ini bukan pekerjaan mudah. Pasalnya, saat ini Persib banyak diperkuat oleh pemain timnas Indonesia aktif seperti Zulkifli, Tony Sucipto, dan M. Ilham.

"Tentu ini menjadi pekerjaan rumah yang sulit bagi kami. Tetapi ini menjadi cambuk bauat kami," kata Iwan usai memimpin uji coba lapangan di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, kemarin.

Diungkapkan Iwan, tidak ada strategi khusus yang bakal diberikan kepada anak asuhnya. Namun ia mengaku sangat mewaspadai bola mati yang diperoleh Persib. Karena selama ini Persib memang sangat sering memperoleh gol dari bola mati.

Di laga nanti, Persija dipastikan tidak diperkuat oleh Leo Saputra yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning dan Ramdani Lestalahu yang masih sakit. Namun Iwan mengaku telah menyiapkan pemain yang bakal menggantikannya.

"Kami masih memiliki Johan Juansyah dan Hasim Kipaw. Mudah- mudahan para pemain bisa menampilkan permainan menjanjikan untuk kemenangan Persija," ujarnya.

Rencananya laga sarat gengsi ini akan dimulai pada pukul 18.30 WIB. Laga ini akan dipimpin wasit Olehadi dari Tangerang.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Persija Latihan Tertutup di Jalak Harupat

28 January 2012
VIVAbola - Persija Jakarta melakukan latihan tertutup sekaligus uji coba lapangan Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu 28 Januari 2012 sore, jelang menghadapi Persib Bandung pada lanjutan Indonesia Super League.

Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan pihaknya meminta kepada Panpel pertandingan untuk menutup Stadion Si Jalak Harupat selama latihan berlangsung. Selain menjaga agar informasi taktik dan strategi, persoalan keamanan juga menjadi alasan khusus.

"Kami sudah menjajal rumput lapangan. Saya kira kondisi rumput sangat baik, dan tidak ada masalah. Kami berlatih tertutup sore ini. Itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Iwan saat dihubungi VIVAbola.

Menurut Iwan, sejauh ini tidak ada persoalan yang mengganggu Persija jelang menghadapi Persib besok, Minggu 29 Januari 2012. Kekhawatiran soal teror dari Bobotoh --kelompok suporter Persib--, sejauh ini tidak terbukti. Iwan berharap, kondisi kondusif seperti saat ini dapat terus dijaga hingga pertandingan usai.

"Sejauh ini tidak ada persoalan. Kami semua aman. Bus kami tadi langsung masuk ke stadion. Jarak dari hotel ke lapangan juga cukup ideal. Ya, semoga sampai pertandingan usai tidak ada permasalahan," cetus Iwan.

Setelah menjalani latihan tertutup, skuad Macan Kemayoran langsung menuju hotel tempat mereka menginap. Iwan menegaskan skuad Persija akan langsung kembali ke Jakarta usai pertandingan.

Sementara itu, untuk menyiasati kebosanan para pemain, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan memilih untuk berjalan-jalan di sekitar hotel.

"Mereka tidak jauh-jauh dari hotel. Hanya berjalan-jalan di sekitar hotel saja. Ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga akan langsung pulang ke Jakarta usai pertandingan. Tidak perlu lah jalan-jalan," tutup Iwan.

Sumber: Vivabola
By: BP
Read more >>

Mamic Akui Persija Lawan yang Tangguh

VIVAbola - Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic, mengakui kehebatan Persija Jakarta sebagai tim terbaik sekaligus agresif saat menjalani laga tandang. Mamic menyatakan mental pasukan Macan Kemayoran di laga tandang terbukti sudah teruji.

Laga kandang menghadapi Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, besok malam, Minggu 29 Januari 2012, jadi tantangan berat bagi Persib. Persija memiliki catatan sejarah yang baik setiap bertemu Maung Bandung. Terlebih Persija merupakan tim terbaik dalam urusan laga tandang.

Total dari 4 laga tandang Persija sukses meraih 3 kali kemenangan dan 1 kali kalah. Pasukan Macan Kemayoran pun sangat tajam dalam urusan produktivitas gol tandang 11 kali memasukan dan baru kebobolan 2 kali.

"Persija memang terlihat lebih baik meski bermain tandang. Kami harus mewaspadai hal itu, sebab mereka memiliki kualitas permainan yang sangat baik. Bermain di kandang lawan sepertinya tidak menjadi masalah buat mereka," tutur Mamic.

Pelatih asal Kroasia itu menegaskan ingin para pemainnya tidak kehilangan konsentrasi dalam melakukan penjagaan kepada setiap pemain Macan Kemayoran. "Semua pemain harus mampu bekerjasama dengan baik di lapangan dan menjaga konsentrasi bermain sepanjang pertandingan," tegas Mamic.

Sementara itu, Pelatih Persija Iwan Setiawan menyatan Persija bertekad untuk menjaga rekor baik selama berlaga di kandang Maung Bandung seperti ketika musim lalu mempermalukan Persib di hadapan ribuan bobotoh dengan skor 3-2.

"Bermain dalam tekanan penonton tim lawan memang sudah biasa. Tapi kali ini tekanannya akan berbeda karena mungkin lebih tinggi. Namun kami akan selalu berpikir positif untuk mendapatkan hasil positif," tandas Iwan.

Sumber: Vivabola
By: BP
Read more >>

Bobotoh Optimistis Persib Menang Lawan Persija

Bobotoh Optimistis Persib Menang Lawan PersijaTautan

Suporter Persib Bandung yang biasa dijuluki Bobotoh optimistis klub kebanggaannya bisa membungkam Persija Jakarta pada laga kandang Liga Super Indonesia yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 29 Januari 2012.

“Kami optimistis Persib bisa menang melihat pertandingan sebelumnya Persib menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru setelah sempat tertinggal 0-1,” kata salah satu Bobotoh Ichawanuddin Nurhuda saat dihubungi, Jumat 27 Januari 2012.

Meskipun pemain serang andalan Persib Aliyudin dan pemain bertahan Muhammad Nasuha sudah dipastikan absen saat menjamu Macan Kemayoran, Ichwan yakin, penampilan tim asuhan Drago Mamic tidak akan kendur.

Aliyudin mengalami cedera hamstring (otot paha) saat membela timnya pada laga sebelumnya melawan PSPS. Untuk pemulihan, lanjut Ichawan, bekas pemain Persija ini butuh sekitar dua pekan. Nasuha mengalami nasib serupa dengan Aliyudin.

“Aliyudin bisa digantikan pemain asal Ghana Moses Sakyi sedangkan Nasuha diganti Tony Sucipto,” kata Ichwan.

Pelatih Drago telah mewanti-wanti pemainnya agar tidak terpancing emosi saat meladeni Bambang Pamungkas dan rekan-rekannya. Sebab jika bermain emosi akan membahayakan tim.

Sumber: BolaIndo

By: BP

Read more >>

Persib Waspadai Duet Bepe-Pedro

Persib Bandung bertekad tampil mati-matian saat menjamu rival bebuyutan mereka, Persija Jakarta, dalam duel penuh gengsi di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Ahad malam 29 Januari 2012.

Stopper andalan sekaligus kapten Persib Maman Abdurahman mengaku sudah diinstruksikan tim pelatih untuk ekstra waspada atas terobosan para pemain tim tamu di lini pertahanan Maung Bandung.

"Pelatih sudah bilang, terutama pemain depan mereka (Persija) sekarang lebih berbahaya, lebih bagus. Kami disuruh untuk lebih konsentrasi mewaspadai mereka," ujarnya usai latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jumat, 27 Januari 2012.

Maman bersama tiga benteng Persib lainnya yakni Zulkifli Syukur, Abanda Herman, dan Jajang Sukmara bakal mengawal duo penyerang Persija Bambang Pamungkas alias Bepe dan Pedro J. Velasquez.

Maman pun memastikan Persib sudah meramu strategi dan taktik khusus untuk menjebol pertahanan Macan Kemayoran. "Kami akan tampil maksimal dan mudah-mudahan hasilnya bagus maksimal. Tak ada kata kalah atau seri bagi kami, kami harus menang, target kami menang," katanya.

Sementara itu asisten pelatih Maung Robby Darwis menyatakan, skuadnya terus mengasah kerja sama tim dalam pertahanan maupun penyerangan mulai dari lini belakang, gelandang, hingga depan.

Begitupun jurus penyelesaian akhir peluang menjebol gawang lawan melalui tendangan bola mati maupun terobosan. "Supaya setiap peluang mencetak gol bisa dimaksimalkan menjadi gol,"katanya.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger