Tolak Jasa Yonga

11 June 2013 KIARACONDONG (GM) - Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar menegaskan, pihaknya tidak akan lagi menggunakan jasa agen pemain Francis Yonga untuk ke depannya. Pasalnya, masalah seperti kartu izin tinggal terbatas (kitas) para pemain asing yang ada di Persib, tidak diselesaikan secara tuntas oleh Yonga.

Padahal menurut Umuh, seharusnya kitas sudah diurus oleh agen dalam kontrak yang disepakati kedua pihak. Namun kini, Naser Al Sebai dan Geroge Parfait Mbida Messi, masih harus pulang pergi ke negara asalnya untuk mengurus hal itu, sehingga mengganggu pertandingan yang akan dijalani oleh skuad "Maung Bandung".

Saat ini, Naser dan Messi masih belum kembali dari negaranya, karena urusan kitas yang belum tuntas. Umuh pun menyayangkan, karena Naser yang tidak bisa ikut bermain melawan Pelita Bandung Raya (PBR), Selasa (11/6).

"Persib tidak pakai lagi agen Yonga. Saya sudah sepenuhnya serahkan soal itu tapi tidak dibereskan. Nasibnya seperti Naser dan Messi, seharusnya bisa diurus. Messi tanggal enam berangkat, sampai sekarang belum pulang lagi dan belum ada kabar," ucap Umuh.

Dia mengatakan, Messi telah enam hari berangkat ke negara asalnya Kamerun mengurus hal tersebut. Hingga kini, dikatakan Umuh, dirinya belum mendapatkan kabar dari pemilik nomor punggung 80 tersebut. Umuh menginginkan, Messi bisa segera kembali pada Kamis (12/6) mendatang.

"Kalau Messi tidak mengindahkan juga, dan Kamis seharusnya sudah kembali. Kalau tidak dicoret. Jujur saya dirugikan sama agen. Kontrak pemain harus sudah beres sama kitasnya. Ke depannya tidak akan lagi," tegasnya.

PT Liga keliru

Selain itu, Umuh pun mengaku terkejut dengan regulasi yang dikeluarkan PT Liga Indonesia (LI), yang melarang Firman Utina untuk tampil saat pertandingan melawan Pelita Bandung Raya (PBR). Umuh menilai, PT LI telah membuat kekeliruan dengan keputusan tersebut kepada pemainnya.

"Saya sangat terkejut dengan tidak bisa mainnya Firman. Kartu merah itu kan benturan yang tidak disengaja. Dan Firman juga menjadi cedera akibat benturan itu. Saya sudah membuat surat ke PT Liga soal itu, dan sekarang masih nunggu tanggapan. Hukuman larangan main itu sangat tidak adil," ujarnya.

Umuh menambahkan, dia menginginkan timnya bisa memenangkan pertandingan derby melawan PBR hari ini. Sebagai pemain yang telah dikontrak, lanjut Umuh, para pemain harus siap untuk bertanding.

"Harapan besok semuanya siap main. Kenapa saya kotrak, karena harus siap main. Mereka ini sedang ujian. Kalau masih mau bergabung, harus memperlihatkan kinerja yang maksimal. Bisa bermain itu kesempatan bagus. Saya percaya kepada mereka, dan mereka juga siap bertempur," tutup Umuh.

Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger