VIVAbola – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, menilai tim asuhannya masih memiliki kelemahan. Konsentrasi menjadi aspek utama yang perlu dibenahi Persib.
Djadjang
menarik kesimpulan itu saat ‘Maung Bandung’ memetik kemenangan dramatis
4-3 atas PBR di Stadion Si Jalak Harupat, 11 Juni 2013. Tiga gol yang
bersarang ke gawang Shahar Ginanjar mendapatkan perhatian khusus dari
sang pelatih. Tiga gol PBR disumbangkan Marwan Sayedeh (2 gol) dan Sekou
Camara.
“Lagi-lagi terjadi karena pemain kita kehilangan konsentrasi,” ungkap Djanur seusai pertandingan.
Tiga
gol PBR, menurut Djanur, memiliki kesamaan karena terjadi lewat proses
serangan balik. “Tiga gol terjadi saat kami bertransisi dari menyerang
ke bertahan ini yang menjadi pekerjaan rumah kita,” ucapnya.
Sementara
itu, pelatih PBR, Daniel Darko Janackovic menyoroti kinerja wasit
Maulana Nugraha yang memimpin pertandingan. Sang pengadil, kata
Janackovic, kerap merugikan timnya.
Janackovic
menjelaskan, ada beberapa momen di mana PBR dirugikan wasit. Sejatinya,
PBR mendapat penalti karena ada pemain Persib yang melakukan
hands-ball. Kemudian di menit akhir, wasit hendaknya tidak meniup peluit
fair-play karena ada pemain Persib yang mengalami cidera di daerah
pertahanan PBR.
“Padahal kami situasinya sedang menyerang. Beda ceritanya jika pemain Persib itu, tergeletak di pertahanan mereka sendiri.”
Mengenai
performa tim, Janackovic melihat PBR lemah dalam sentuhan akhir. Dia
melihat, setidaknya ada 15 peluang yang diciptakan PBR namun hanya
tercipta tiga gol.
“Sementara
Persib mungkin hanya memiliki 8 peluang tapi bisa mencetak empat gol.
Bukan itu yang sebenarnya membuat saya kecewa. Namun keputusan wasit,”
keluh Darko.
Menanggapi
keluhan Darko soal kepemimpinan wasit, Djadjang tidak bersikap reaktif.
Sebab menurut Djadjang, Darko harus melihat fakta bila Persib idealnya
juga mendapatkan penalti saat Airlangga Sucipto dilanggar bek PBR. Dia sebenarnya tidak mau mengomentari kepemimpinan wasit.
Djadjang
menambahkan, Persib juga dirugikan karena wasit tidak memberikan
penalti saat Airlangga dijatuhkan di kotak penalti. "Jadi silakan nilai
sendiri."
Sumber: VivaBola
By: Fikri

0 comments:
Post a Comment