GRESIK (GM) - Skuad "Maung
Bandung" kembali menelan kekalahan kedua di partai tandang Jawa Timur.
Persib yang sebelumnya ditundukkan Arema Indonesia 0-1, kemarin
dibungkam Persegres Gresik United dengan kedudukan akhir 2-1, pada
putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2013, Senin (3/6). Dengan
kekalahan tersebut, Atep dkk. harus pulang dengan tangan hampa tanpa
membawa satu poin pun.
Dalam laga kemarin, Persib tidak pada
performa sesungguhnya. Banyak kesalahan yang dilakukan, terutama
umpan-umpan bola yang tidak akurat. Sementara Gresik United tampil lepas
tanpa beban dan mampu mengembangkan permainan. Pertahanan Persib sempat
kedodoran setelah digempur tim tuan rumah.Sepuluh menit babak pertama, Persib mulai menekan dengan menciptakan kemelut di mulut gawang lawan yang dikawal Heri Prasetya. Tapi gagal membuahkan gol. Lima menit berikutnya, Tony Sucipto yang melakukan tendangan bebas, nyaris merobek gawang Gresik United. Tapi si kulit bundar berhasil ditepis Heri Prasetya.
Pada menit 23 malapetaka datang menimpa "Maung Bandung", ketika pemain depan Gresik United melakukan serangan balik. Bola yang dilepaskan Sultan Samma ini gagal diantisipasi pemain belakang Persib, Abanda Herman. Si kulit bundar justru menembus jala I Made Wirawan. Kedudukan 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persib mencoba bangkit untuk mengejar ketinggalan. Serangan demi serangan terus dialirkan ke pertahanan lawan. Hilton Moreira, Sergio van Dijk, dan M. Ridwan, tak henti melakukan tusukan-tusukan ke jantung pertahanan. Sayang, upaya keras ini kandas di kaki pemain belakang lawan.
Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, gawang I Made Wirawan kembali bobol untuk kedua kalinya melalui gol yang diciptakan mantan pemain Persib musim lalu, Siswanto melalui tandukan kepalanya. Siswanto memanfaatkan bola muntah hasil tembakan bebas Diogo Santos pada menit 50. Siswanto dengan cepat langsung menyambar bola yang menembus jala Persib.
Gol kedua Gresik United ini sempat diprotes Manajer Persib H. Umuh Muchtar dan pelatih Djadjang Nurdjaman. Keduanya menganggap Siswanto dalam posisi offside. Namun baik hakim garis maupun wasit yang memimpin jalannya pertandingan tetap pada pendiriannya dan mengesahkan gol tersebut.
Tiga menit jelang babak kedua berakhir, Persib akhirnya mampu memperkecil ketinggalan menjadi 2-1. Gol dicetak pemain yang baru masuk, Airlangga, memanfaatkan umpan dari Sergio van Dijk.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman harus menerima kekalahan dalam partai terakhir di Jawa Timur. Dia menilai, penampilan anak-anak asuhnya kurang bagus dan lini tengah pun mati.
"Jelang pertandingan lawan Gresik, recovery kita kurang maksimal karena waktunya sempit. Permainan sangat jelek dan lini tengah mati," katanya.
Menurutnya, tidak jalannya lini tengah karena absennya Hariono dan Firman Utina akibat hukuman kartu di pertandingan sebelumnya.
"Kalau soal wasit, saya tidak mau berkomentar. Orang-orang bisa lihat sendiri," ucapnya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:
Post a Comment