SIGLI (GM) - Bermain buruk, Persib Bandung babak belur setelah dipermak tim juru kunci Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012, PSAP Sigli 3-0 tanpa balas di Stadion Kuta Asan Sigli, Jumat (22/6). Tiga gol PSAP yang bersarang ke gawang Persib dicetak Abubakar Bah di menit 5 dan 22 serta Sekou Camara di menit 87.
Pelatih Persib, Robby Darwis mengaku hasil ini sangat di luar dugaan, bahkan tidak menyangka timnya kalah. Apalagi dengan skor telak 3-0."Saya tidak menyangka bisa kalah seperti ini. Kami memang bermain di bawah form," kata Robby usai pertandingan.
Robby juga mengaku bingung untuk mengungkap penyebab kekalahan tim asuhannya. "Saya juga tidak mengerti. Latihan sudah, istirahat lebih dari cukup, cuaca juga tidak terlalu masalah," terang Robby kepada wartawan "GM", Brilliant Awal.
Pada laga kemarin, cuaca di Sigli memang cukup panas. Namun cuaca tersebut sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan di Pekanbaru, Medan, atau pun Gresik.
Menurut Robby, mungkin pemain sedikit kelelahan setelah menempuh perjalanan dari Banda Aceh menuju Sigli. "Mungkin sedikit kecapean di perjalanan," katanya.
Sementara itu, Pelatih PSAP Sigli, Jessi Mustami mengatakan, kemenangan ini merupakan hasil istimewa yang diraih anak asuhnya. Seluruh pemain tampil cemerlang sepanjang pertandingan. Hal itu karena semangat anak asuhnya yang tinggi.
"Anak-anak sangat bersemangat. Mereka mampu bermain baik sepanjang pertandingan," kata jessi.
Dengan kemenangan ini, lanjut Jessi, sedikit mengobati kekecewaan pendukung PSAP apalagi timnya berada di juru kunci. "Laga terakhir di kandang dengan mengalahkan Persib bisa menjadi hiburan bagi pendukung kami," ujarnya.
Papan tengah
Dengan hasil buruk ini, Persib diprediksi hanya mampu bercokol di papan tengah klasemen akhir LSI musim ini. Pasalnya, selisih poin Persib dengan beberapa tim di atasnya semakin tertinggal jauh.
Persib gagal memenuhi ambisinya untuk bisa mencetak gol lebih awal. Justru PSAP lah yang langsung mengancam gawang Persib melalui Sekou Camara di awal babak pertama. Tendangan kerasnya nyaris membuat Persib tertinggal. Untung bola masih membentur mistar gawang yang dikawal Jendry Pitoy.
Petaka itu akhirnya menerpa Persib pada menit ke-5. Kerjasama tik-tak antara Indra Gunawan dengan Sekou Camara dilanjutkan dengan umpan ke Abubakar Bah. Dengan satu sontekan Abubakar berhasil menjebol gawang Persib.
Tertinggal 0-1, ternyata tak membuat Persib bangkit. PSAP bahkan mampu menggandakan keunggulannya di menit 22. Lagi-lagi melalui gol Abubakar dan umpan Camara.
Di menit 26, Persib nyaris memperkecil ketertinggalannya setelah Along melakukan tendangan keras. Sayang tendangannya membentur mistar gawang PSAP yang dikawal Fakrurrazi. Pun bola muntahnya gagal dimanfaatkan Budiawan. Tendangan Made, sapaan akrab Budiawan masih melayang.
Di akhir babak pertama, Persib harus kehilangan Jajang Sukmara yang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat cedera. Jajang digantikan Wildansyah.
Pada babak kedua, permainan Persib masih belum juga berubah, terkesan tidak bertenaga. Persib bermain tanpa pola yang jelas. Sehingga memudahkan PSAP melakukan tekanan dari berbagai sektor.
Di Menit 63, Camara kembali membuat peluang. Tanpa kawalan berarti, Camara melepaskan tembakan keras di depan garis kotak penalti. Untung tendangannya masih bisa diblok Jendry.
Persib mencoba menajamkan lini depannya dengan memasukan Airlangga Sucipto menggantikan Budiawan. Namun upaya ini tidak membawa perbuahan berarti.
Di penghujung laga, Persib menambah penderitaan setelah kebobolan untuk ketiga kalinya. Gol ini terjadi di menit 86 setelah Camara menggenapkan keunggulan PSAP menjadi 3-0 yang memanfaatkan umpan Heri Saputra.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment