VIVAbola – Gagal mendulang poin penuh saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 11 Maret 2012, membuat kinerja lini depan Persib Bandung kembali mendapat sorotan.
Performa Moses Sakyi, Aliyudin dan Airlangga Sucipto, yang selama ini kerap diandalkan Persib, tak kunjung konsisten. Ketiganya lebih sering bermain angin-anginan saat membela Maung Bandung.
Manajemen Persib mengkritik kinerja barisan penyerang Maung Bandung, yang dinilai tidak cukup tajam saat membongkar pertahanan lawan. Hal itu kian menguatkan indikasi jika Persib memang membutuhkan tenaga segar di sektor depan.
“Makanya, kemarin-kemarin kita berupaya mendatangkan striker baru dengan mendatangkan Noh Alam Shah. Namun, karena sesuatu hal, kita membatalkannya,” kata Wakil Manajer Persib, Dedi Firmansyah.
Dedi cukup menyesali hasil imbang 1-1 yang diraih Persib saat menjamu Persela. Menurutnya, Maung Bandung seharusnya bisa memaksimalkan laga kandang melawan Persela.
“Tadi terlihat jelas, lini depan kita bermain kurang maksimal dalam membongkar pertahanan lawan. Penyelesaian akhir jadi masalah besar makanya kita membutuhkan tambahan striker baru,” ucap Dedi.
Setelah membatalkan kontrak dengan Along, Maung Bandung dikabarkan sedang berupaya mendatangkan striker asal Uzbekistan yang pernah membela Sriwijaya FC dan Persisam Samarinda, Pavel Solomin.
Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen mengenai rencana mendatangkan striker yang membela Timnas Uzbekistan di Piala Asia 2007 tersebut.

0 comments:
Post a Comment