26 November 2011
BLK. FACTORY,(GM)-
Persib Bandung siap pasang badan dan melakukan pembelaan jika PSSI memberikan sanksi terkait hengkangnya klub kebanggaan Bandung ini dari kompetisi Liga Primer Indonesia ke Liga Super Indonesia (LSI).
Menurut sejumlah sumber yang dihimpun "GM", Persib akan menjadi incaran pertama PSSI dalam memberikan sanksi. Pasalnya, klub yang dijuluki "Maung Bandung" sudah mengawali pertandingan di Liga Primer Indonesia (LPI) melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, 15 Oktober lalu.
"Sampai saat ini, Persib belum menerima surat terkait sanksi yang diberikan PSSI. Tetapi kenapa hanya Persib? Karena bukan Persib saja yang pindah ke LSI, tim-tim lain juga melakukan hal yang sama," kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Muhammad Farhan ketika dihubungi wartawan, Jumat (25/11).
Farhan menyatakan, Persib tentu akan membela diri jika dikenai sanksi oleh PSSI. Tepatnya jika PSSI sudah melayangkan surat secara resmi kepada Persib tentang sanksi tersebut. "Kalau sanksinya disampaikan secara tertulis, kita akan menanggapinya dan melakukan banding," tegas Farhan.
Meskipun diancam, lanjutnya, Persib tetap pada pendiriannya untuk berlaga di LSI. "Sampai sekarang kita masih fixed di LSI, belum ada perubahan lagi," tuturnya.
Farhan mengatakan, sebenarnya Persib sangat intens berkomunikasi dengan PSSI. Termasuk sebelum memutuskan untuk berlaga di LSI.
"Komunikasi yang terjalin antara Persib dan PSSI sangat intens. Komunikasi kita masih seputar kompetisi ini," ucapnya.
Selain Persib, sejumlah klub lain memang telah memastikan diri berlaga di LSI. Juara bertahan Persipura Jayapura juga memastikan tidak akan menggelar laga melawan Arema Indonesia yang dijadwalkan LPI pada Sabtu (26/11) ini.
Pembelaan
Sementara itu, anggota Komite Eksekutif PSSI, Tony Aprilani memastikan akan memberikan pembelaan kepada klub-klub termasuk Persib jika PSSI memberikan sanksi.
"Tentu saya akan memberikan pembelaan sesuai aturan dan mekanisme organisasi PSSI," tegas Tony melalui pesan singkatnya.
Sebelumnya, Tony menegaskan, dirinya tetap menganggap LSI sebagai kompetisi yang legal. Karena LSI dinilai sebagai liga yang sesuai dengan amanat Kongres PSSI Bali.
"Sebenarnya saya sudah mengingatkan PSSI bahwa klub-klub memilih LSI karena menganggap sebagai liga yang legal dan sesuai amanat kongres. Selain itu, klub-klub juga mengeluhkan 6 klub yang naik melalui 'tiket gratis'," jelas Tony.
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment