Nama Klub Baru Persib 1933 Bisa Hadirkan Masalah

22 November 2011 Di awal bulan ini, nama yang tidak asing di sepakbola Bandung seperti Bambang Sukowiyono, Encas Tonif dan beberapa nama lainnya yang tidak kalah tenar menggagas sebuah klub baru bernama Persib 1933. Kekecewaan terhadap PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) menjadi dasar aksi ini.

Beberapa nama klub di level dunia memang memiliki kemiripan, sebut saja Manchester United dan Manchester City, Bayern Munchen dan TSV 1860 Munchen, AC Milan & Inter Milan. Namun jika diperhatikan, kemiripan yang diusung mereka tidak lebih dari penamaan kota semata.

Berbeda dengan nama klub baru yang diusung oleh para mantan Persib, yakni Persib 1933 yang menyoal nama merk atau brand.

GOAL.com Indonesia coba mengkonfirmasi hal ini kepada salah satu komisaris PT PBB Kuswara S Taryana yang juga berprofesi sebagai pengacara.

"Saya enggan berbicara soal hukum, karena bisa panjang lebar dan keluar konteks permasalahan. Tetapi yang jelas kami sudah mendaftarkan diri secara resmi dan mendapat pengakuan," jelas Kuswara.

"Silakan saja kalau mau mendaftar sebuah nama untuk dijadikan badan hukum, namun pihak berwenang pasti akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum melakukan pengesahan."

Hal senada diutarakan mantan pelatih Maung Bandung Risnandar Soendoro yang tidak ragu menyebut penamaan Persib 1933 akan menghadirkan masalah di masa depan.

"Andai maju terus dengan nama Persib 1933, saya yakin di masa depan akan menyulut masalah baru," kata Risnandar singkat.

Beberapa elemen bobotoh tidak kalah dalam memberikan reaksi negatif terhadap wacana Persib 1933. Di antaranya bahkan tidak ragu menyebut para penggagas Persib 1933 sudah tidak bisa dianggap sebagai legenda sepakbola Bandung karena telah bersikap menggembosi tim. Menanggapi hal ini Risnandar memilih bersikap tenang.

"Jas Merah! Jangan sekali-kali melupakan sejarah," lanjut Risnandar.

"Para mantan itu sudah pernah bekerja keras mengharumkan nama Persib, kita tidak boleh melupakan jasa mereka. Persoalan ini tidak pelik, saya yakin pada akhirnya semua pihak akan menemukan solusi terbaik," tutupnya.

Salah satu pentolan kelompok suporter Viking Persib Club, Yana Umar ikut angkat bicara soal tim baru di Bandung.

"Bobotoh tidak pernah ada masalah kalau ada tim baru berdiri di Bandung. Ambil contoh saja Bandung FC yang musim lalu bermain di LPI, apa kita mengganggu mereka? Tidak," jelas Yana.

"Kalau para mantan mau bikin klub baru silakan saja, cari nama lain. Mereka itu mantan Persib. Kalau kita tidak ada istilah mantan, kita bobotoh Persib sampai akhir hayat," sungutnya.

Sumber: Goal
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger