Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic mengaku siap menerima semua konseksuensi jika tim asuhannya berpindah kompetisi. Drago menilai, keputusan mengenai kompetisi yang akan diikuti Persib pasti telah melalui pembahasan oleh manajemen.
"Saya memiliki kepercayaan yang besar terhadap manajemen. Banyak orang pintar di dalamnya dan para pengusaha yang baik. Sehingga manajemen akan menemukan jalan keluar terbaik bagi kita semua," katanya, Senin (21/11).
Sebagai pelatih, Drago mengaku hanya bertugas mempersiapkan tim yang akan berlaga di kompetisi. Jika Persib akan pindah dari Liga Prima Indonesia (LPI) dan mengikuti Liga Super Indonesia (LSI), ia memastikan akan menyesuaikan kembali program latihan.
"Saya harus berkorban mengubah program yang sudah disusun. Tetapi jika memang untuk kemajuan sepak bola Indonesia, kenapa tidak?" katanya.
Hingga kemarin, Persib memang masih fokus mempersiapkan diri menjalani laga lanjutan LPI melawan Mitra Kukar, Sabtu (26/11). Namun Persib telah berpaling ke LSI.
Rencananya, Persib baru akan menjalani laga perdananya, Sabtu (3/12) mendatang. Hal itu tentu berpengaruh pada program latihan yang akan dijalani pemain.
Kendati demikian, Drago berharap semua tetap fokus pada liga yang akan dijalani. Sehingga Persib tidak lagi memikirkan situasi konflik yang ada saat ini. "Kita harus fokus," singkatnya.
Sementara itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono memastikan, para pemain Persib tetap fokus pada latihan yang dijalani sebagai persiapan menghadapi liga, karena mereka merupakan pemain sepak bola profesional.
"Mereka bisa memahami hal ini. Sebagai pemain profesional, mereka pasti tetap konsentrasi dan fokus pada program latihan yang diberikan pelatih," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment