Persib Bandung kembali memasang target juara pada Liga Prima musim 2011/2012. Target ini dipasang untuk menyudahi puasa gelar Persib sejak Liga Indonesia I 1994. "Tahun ini kita tidak ingin menyelesaikan liga di papan tengah. Tahun ini harus juara, " kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glen Sugita saat launching tim Persib Bandung di Kafe Persib, Jln. Sulanjana Bandung, Kamis (13/10).
Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar pun bertekad meraih juara liga musim ini. Menurutnya dengan dukungan dana dari PT PBB dan dukungan bobotoh, Persib akan berusaha tampil maksimal di setiap laga yang dihadapi.
"Insya Allah kita juara. Kita tidak takabur tetapi memohon agar Persib menjadi juara," katanya.
Keinginan Persib untuk menjadi juara tahun ini pun disampaikan Wali Kota Bandung Dada Rosada yang hadir dalam acara tersebut. "Persib sudah 17 tahun tidak juara lagi. Tahun ini atas nama Pemkot Bandung, warga Kota Bandung, dan seluruh bobotoh Persib, saya meminta agar Persib menjadi juara," katanya.
Dada mengatakan, dengan pelatih dan pemain yang ada saat ini, Persib harus meraih yang terbaik. Termasuk pemain muda yang memperkuat saat ini pun memiliki potensi besar.
"Persib kini diperkuat pelatih Kroasia, sejumlah pemain timnas Indonesia, dan pemain muda yang bagus. Dengan kekuatan itu, Persib harus juara," ujar Dada.
Kecuali M. Nasuha yang tengah cedera dan Jajang Sukmara yang masih bergabung bersama timnas U-23, seluruh skuad Persib hadir dalam acara tersebut.
Meski dilaksanakan dengan sederhana, launching tetap dihadiri ratusan bobotoh di depan Kafe Persib. Para bobotoh tersebut telah hadir sejak siang hari. Padahal acara baru dilaksanakan sekitar pukul 19.00 WIB.
Tak ayal, kehadiran bobotoh tersebut menyebabkan jalan menuju Jln. Sulanjana menjadi macet.
Jersey
Persib Bandung dipastikan akan menggunakan jersey anyar produk asal Inggris, Mitre sepanjang Liga Prima 2011/2012. Dari kerja sama ini Persib akan memperoleh keuntungan sekitar Rp 3 miliar.
Selain jersey, Mitre juga akan memasok segala kebutuhan apparel bagi para pemain dan ofisial Persib. Kendati demikian, untuk pertandingan ke depan Persib masih menggunakan desain Mitre 2011 model Sopranox. Disain ekslusif untuk Persib masih menunggu persetujuan dari Inggris.
Mitre mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Persib karena Persib memiliki suporter fanatik. Hampir seluruh produk apparel berebut mensponsori Persib.
"Kita tentu bangga bisa diterima Persib," ujar Head of Marketing & Communications Mitre Indonesian, Arlende G. Inkiriwang saat launching Persib, Kamis (13/10).
Menurut Arlende, sepanjang musim ini, para pemain dan ofisial akan memperoleh 6 set jersey kandang, tandang, dan kostum ketiga. Jersey kandang berwarna biru, tandang putih, dan jersey ketiga (biru hitam). Termasuk juga semua kebutuhan untuk latihan.
"Persib sebenarnya sudah memberikan disain kepada kami. Tetapi kita masih menunggu persetujuan dari Inggris. Sehingga saat ini baru akan menggunakan produk yang ada. Lagi pula kerja sama ini memang baru ditandatangani sekitar 2 pekan lalu," jelasnya.
Selain Persib, tim lokal lainnya yang akan menggunakan Mitre di antaranya Persebaya Surabaya, Persijap Jepara, Persibo Bojonegoro, dan Persiraja Banda Aceh. Sedangkan tim luar negeri di antaranya Ipswich Town dan timnas Elsavador.
Disinggung tentang harga jual di tingkat ritel, Arlende mengungkapkan harga berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 300.000. Harga tersebut mulai dari jersey untuk tingkal PKL hingga jersey asli yang digunakan para pemain.
"Kita memang ingin memberikan keuntungan kepada klub. Sehingga jersey yang biasa dijual di PKL pun akan kita suplai," jelasnya.
Sementara Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Risha Adi Widjaya mengungkapkan, kontrak dengan Mitre akan berlangsung selama satu musim. Sedangkan sponsor utama yang berada di bagian kaus depan tetap diisi Daya Adicipta Mustika (Honda). Di belakang di atas nomor punggung juga tetap diisi Evalube dan di bawah akan tertulis Corsa. Sedangkan di bagian lengan kiri Evalube, Harum Energy, dan Surya Eka Perkasa.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment