Umuh Tak Mau Tukar Drago dengan Wim

29 September 2011 BANDUNG – Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyanjung pelatih kepala Drago Mamic. Dia terkesan dengan pelatih asal Kroasia tersebut yang menurutnya memberikan dampak positif bagi Airlangga Sucipto dkk. Kemajuan skuad Persib diakuinya tidak lepas dari sentuhan Drago yang terus menggenjot anak-anak Bandung dalam dua pekan terakhir.

Umuh tidak bisa menutup perasaannya saat ditanya wartawan soal mantan pelatih klub Liga India, Brothers Churcill itu. Diutarakan Umuh, pelatih sekelas Drago tidak akan dilepas ke tim nasional sekalipun jika saat ini diminta oleh PSSI.

“Jika ditukar pelatih timnas (Wim Rijsbergen, red) saya tidak mau. Dia (Drago) sudah memberikan kontribusi yang bagus. Kedisiplinan pemain mulai terlihat. Perhatian juga ditunjukkannya dengan mengontrol para pemain,” aku Umuh.

Pria yang kerap tampil dengan kumis tebal ini menguraikan, Drago memberikan perhatian dengan menengok langsung ke mess para pemain. Selain mendampingi anak asuhnya, di lapang, perhatian Drago berdampak cukup signifikan. “Dia sampai memerhatikan vitamin para pemain dan menengok langsung ke mess. Anak-anak justru semakin bersemangat,” sahutnya.

Menurutnya, pengalaman Drago melatih sejumlah klub membuat anggota tim terkontrol. “Sampai-sampai dia tahu betul untuk mendeteksi kesehatan pemain. Karena, menurut pengalamannya, seorang pemain memiliki daya tahan yang berbeda. Dia tidak mau pemain dipaksakan tampil sedangkan kondisinya tidak memungkinkan,” paparnya.

Ditambahkan manajer yang memasuki musim ketiganya, semangat pasukan Pangeran Biru saat ini membuatnya tenang. “Pemain berlatih dengan kondusif. Saya tanyakan langsung pada pemain dan mereka tidak ada yang mengeluh,” jelasnya.

Sejak didatangkan manajemen, nahkoda tim memang langsung bekerja cepat. Dia menyadari tugasnya cukup berat dan meminta situasi tidak mengubah caranya bekerja. Selama dua pekan, mantan pelatih timnas Kroasia U-17 menggelar latihan fisik. Dia menolak tawaran uji coba demi membentuk karakter pasukannya.

Drago memilih untuk menggelar game internal di Stadion Si Jalak Harupat sebanyak dua kali. Dia mengaku sudah memperkirakan apa yang terjadi. Pemain dalam kondisi yang kelelahan setelah beberapa pekan kebelakang diberi materi latihan berat. “Namun saya puas, seluruh pemain bisa menunjukkan yang terbaik di latihan game kali ini,” ujar Drago.

Dia melihat ada perkembangan yang berarti dari anak asuhnya. “Tim masih mampu berlari kencang dan saya rasa perkembangan yang baik. Saya pikir persiapan yang cukup matang untuk lebih mengembangkan pola latihan di dua minggu kedepan untuk mengoptimalkan seluruh kemampuan tim,” terangnya.

Soal teknis, komposisi pemain yang belakangan masih cukup menyita perhatian, Drago mengaku sudah punya catatan tersendiri. “Ya, 90 persen sudah saya ingat dan menyimpan di dalam memori saya untuk beberapa pemain. Dari mulai cara bermain, kebiasaan dan hal-hal penting untuk saya gunakan di pertandingan nanti,” jelasnya.

Tapi Drago berharap, para pemain bisa mengerti dan mengolah semua kemampuan yang dimiliki. “Karena bagi saya seluruh pemain yang saya miliki adalah starting eleven (pemain utama). Mereka bisa bermain lebih baik lagi untuk kedepannya,” pungkasnya.

Sumber: OkeZone
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger