Soal Masa Depannya Jovo Tak Komentar

4 November 2010 AHMAD YANI,(GM)-
Pelatih Persib Bandung, Jovo Cuckovic menyadari benar kalau posisinya berada di bawah tekanan, menyusul tiga kekalahan beruntun yang dialami pasukannya. Kendati demikian, pelatih berdarah Serbia ini menolak membicarakan masa depannya. Sebelum ada keputusan dari manajemen klub, ia memastikan bakal tetap bekerja untuk menyiapkan tim menghadapi pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 ini.

"Saya tahu, tapi bukan saya yang harus bicara, melainkan manajemen klub," kata Jovo ketika ditanya "GM" tentang posisinya yang berada di bawah ancaman pemecatan, setelah mengalami tiga kekalahan dari PSM Makassar 1-2 di Bandung, Persija Jakarta 0-3 di Jakarta, dan terakhir 0-1 dari PSPS di Pekanbaru.

Hal itu diungkapkan Jovo ketika diwawancarai wartawan di pelataran parkir Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (3/11), setibanya dari Pekanbaru.

Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen klub Persib baru akan memutuskan masa depan Jovo setelah menggelar rapat evaluasi dengan jajaran komisaris, direksi, dan para pemegang saham Persib. Karena rombongan Persib baru tiba pada Rabu (3/11) sore, agenda pasti evaluasi belum diumumkan manajemen klub. Tapi menurut Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, agenda evaluasi sudah akan dilakukan dalam satu atau dua hari ke depan.

Sebelum manajemen klub menggelar rapat evaluasi, secara teknis, Jovo mengaku sudah melakukannya. "Saya sudah mengevaluasi pertandingan. Tapi saya tidak akan bicarakan hasilnya dengan kalian (wartawan, red). Mungkin besok atau lusa, saya akan sampaikan kepada manajemen," kata Jovo yang terlihat berusaha rileks saat berbincang dengan wartawan.

Kendati demikian, Jovo sempat memberikan bocoran mengenai persoalan besar yang dihadapinya selama menangani tim. "Seperti yang sudah saya ungkapkan sebelumnya, kekompakan tim menjadi persoalan terbesar. Sekarang pun kita masih menghadapinya karena ada delapan pemain tim nasional yang harus pergi," katanya.

Menurut Jovo, kekompakan tim ini sulit terbangun karena pada masa persiapan, program latihan Persib sangat jarang diikuti seluruh pemain. Ia juga mengakui, selama ini program latihan yang dilakukan Persib tidak didasarkan pada perencanaan yang jelas.

"Ke depan kita harus punya rencana program. Saya akan menyusunnya. Saya siapkan latihan fisik, pertandingan uji coba dan sebagainya," kata Jovo. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP

1 comments:

Anonymous said...

udah aja atuh bah, lebih baik mengundurkan diri aja...watir ninggalna ge, daripada sakit paru paru....Persib mah panas..panas walaupun berada di bandung oge..!kan pemain pinginnya pelatih yang lembek lembek aja...

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger