PURWAKARTA, (PR).-
Sebelum Persib dikalahkan PSM dalam pertandingan di Stadion Siliwangi, 3 suporter Persib Bandung (Viking) tewas dan 3 lainnya luka berat karena terjatuh dari kereta api rel diesel (KRD) di dua tempat berbeda, Sabtu (23/10) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Para suporter yang menjadi korban jatuh dari kereta api itu sebelumnya sempat terlibat saling lempar batu dengan warga yang berada di sekitar lintasan kereta api.
Ketiga suporter yang tewas itu merupakan warga Bekasi, Purwakarta, dan Cikampek, yaitu Topan Sopyan Putra (22) warga Kampung Cijalu RT 04 RW 11 Kecamatan Cikampek Karawang, Bayu (16) warga Bendul Kecamatan Sukatani Purwakarta. Keduanya tewas di lokasi kejadian di jembatan kereta api Cilalawi, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. Sementara korban tewas lainnya adalah Irvan (15) warga Kampung Harapan Baru Bekasi, yang tewas di RSUD Bayu Asih, Purwakarta.
Berdasarkan informasi yang diperoleh "PR", tewasnya ketiga suporter Persib itu berawal ketika rombongan bobotoh akan menyaksikan pertandingan lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia 2010/2010 antara Persib Bandung melawan PSM Makassar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Rombongan suporter berangkat dari Stasiun Purwakarta menggunakan KRD Purwakarta-Cibatu sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelum berangkat menggunakan kereta api, sejumlah petugas dari Kepolisian Resor Purwakarta yang dipimpin Kasatnarkoba Ajun Komisaris Agus Riyadi dan Kanitlaka Inspektur Dua Heri Nurcahyo sudah mengingatkan para bobotoh agar tidak duduk di atas gerbong kereta.
"Tetapi ketika kami lengah, mereka tetap memaksakan diri naik ke gerbong sehingga berakibat fatal," kata Heri Nurcahyo kepada "PR" di RSUD Bayu Asih, Purwakarta
Saat KRD Purwakarta-Cibatu melaju persis di pintu lintasan Simpang, para bobotoh yang duduk di atas gerbong terjerat kabel yang melintang di lokasi kejadian sehingga mereka terjatuh. Dalam peristiwa itu, tiga bobotoh Persib asal Cikarang dan Purwakarta yaitu Dian (15) warga Perum BCL Blok C Cikarang, Saefudin (20) dan Rudi Maulana (20) keduanya warga Citalang Purwakarta, terjatuh dan mengalami luka berat. Sementara seorang bobotoh lainnya yang juga terjatuh dari kereta api yaitu Alvin Suwandar (17), warga Kampung Pintu Air Desa Karang Raharja Cikarang Utara mengalami luka ringan. Hingga berita ini diturunkan, ketiga korban yang mengalami luka serius masih dirawat secara intensif di RSUD Bayu Asih, Purwakarta.
Setelah insiden jatuhnya empat penumpang, kereta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandung. Selama dalam perjalanan Purwakarta-Bandung, rombongan bobotoh Persib itu sempat beberapa kali terlibat saling lempar batu dengan warga yang berada di sekitar lintasan kereta yang dilaluinya.
Akhirnya, di sekitar jembatan Cilalawi, setelah saling lempar dengan penduduk, bobotoh yang duduk di atas gerbong kereta api tak mengira di depannya terdapat talang sehingga mereka tidak sempat menundukkan kepalanya. Ketiga bobotoh Persib Bandung itu kemudian terjatuh setelah kepalanya membentur talang. Dua suporter tersebut tewas seketika dan seorang lainnya tewas setelah berada di rumah sakit.
Kapolsek Sukatani Ajun Komisaris Slamet Heryanto ketika dihubungi "PR" membenarkan ada tiga penumpang kereta api yang juga suporter Persib tewas terjatuh dari kereta api. Kepolisian akan melakukan pengamanan di sepanjang lintasan kereta di wilayah hukumnya saat suporter pulang. (A-86)***
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment