Persib akhirnya gagal melaju ke babak final Inter Island Cup (IIC) 2010 setelah di laga terakhir penyisihan Grup B kalah 0-6 dari Sriwijaya FC. Meski hanya turnamen pemanasan, namun Umuh mengaku malu dengan hasil tersebut.
Umuh pun menuding pelatih baru Darko Janackovic di balik hasil tragis tersebut. Menurutnya, pelatih berkewarganegaraan Prancis itu terlalu gegabah dalam menentukan komposisi Maung Bandung.
Salah satu yang disorot Umuh adalah diturunkannya pemain baru Baihaki Khaizan. Padahal mantan pemain Persija itu belum pernah latihan bersama Persib.
"Kita tidak diperkuat oleh pemain timnas, Sriwijaya FC juga sama. Jadi boleh dikatakan kekuatan sebenarnya berimbang," kata Umuh saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 2 September 2010.
"Menurut saya, pelatih terlalu gegabah dalam menentukan pemain yang turun di lapangan. Harusnya Baihaki yang belum adaptasi tidak perlu dipaksakan," sambungnya.
Tak ingin menuai hasil yang sama di kompetisi sebenarnya, Umuh pun berniat mengevaluasi kinerja Darko. Umuh mengaku akan menggelar rapat bersama pihak konsorsium untuk membahas kelanjutan pelatih berdarah Serbia itu.
Tak hanya itu, Umuh bahkan mengancam akan mundur dari jabatannya bila tak mendapat tanggapan serius dari para pemilik modal.
"Saya kerja di Persib ikhlas, tidak mencari uang. Kalau memang tidak ada tanggapan, lebih baik saya mundur," tegasnya.
Bukan kali ini saja Umuh mengeluhkan kinerja Darko. Sebelumnya, dia juga menyesalkan sikap Darko yang menolak pemain-pemain yang ditawarkan oleh manajemen, seperti Zah Rahan, Pierre Njanka, Abanda Herman, dan Aldo Barreto.
Umuh kesal karena pemain yang direkomendasikan Darko justru pemain muda yang minim pengalaman. Bahkan Darko pernah mendatangkan pemain asing yang justru tidak memenuhi standar untuk tampil di Liga Super Indonesia (ISL).
Sumber: BolaIndo
By: BP

0 comments:
Post a Comment