Striker andalan Persib Bandung, Cristian Gonzales kembali berpesta gol ketika mencetak "hattrick" keduanya ke gawang Persipasi Bekasi pada laga pamungkas Grup C Piala Indonesia 2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Rabu (21/4). Plus tambahan satu gol dari Budi Sudarsono, Persib unggul 4-0 (3-0) dari tim berjuluk "Laskar Patriot" tersebut. Berkat kemenangan tersebut, Persib melakukan aksi sapu bersih dari tiga laga yang dimainkannya dan memastikan diri tampil sebagai juara Grup C dengan mengumpulkan nilai 9. Sementara pada pertandingan kedua Grup C, Pelita Jaya mengalahkan Persita Tangerang 1-0 melalui gol Marwan Mustafa menit ke-54. Dengan hasil tersebut Persib didampingi Pelita Jaya lolos ke 16 Besar. Wartawan "GM", Endan Suhendra dan Imam Cahyadi melaporkan, dalam pertandingan ini, caretaker pelatih Persib, Robby Darwis memenuhi janjinya untuk melakukan rotasi dengan menyimpan sejumlah pemain utama. Mereka yang disimpan antara lain penjaga gawang Markus Horison Rihihina, Maman Abdurahman, Hariono, dan Airlangga. Sedangkan beberapa pemain cadangan yang diberi kesempatan tampil sebagai starter adalah kiper Cecep Supriyatna, Munadi, Aji Nupijal, Edi Hafid Murtado, dan Wildansyah. Meski di awal laga Persipasi berusaha mengambil inisiatif penyerangan, Persib yang sebenarnya tampil tidak terlalu istimewa sudah bisa membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Memanfaatkan sodoran bola dari Budi Sudarsono, Gonzales berhasil mengelabui penjaga gawang Persipasi, Diki Zulkarnaen. Tertinggal 0-1, Persipasi berusaha membalas. Beberapa tendangan percobaan yang dilakukan Stephen Mennoh menit ke-13, Mansyur (17), dan Alex Robinson (18) masih bisa diamankan penjaga gawang Cecep Supriyatna. Di tengah tekanan, Persib nyaris menambah keunggulan pada menit 23. Namun, Gonzales yang sudah berhasil mengecoh pemain belakang dan kiper Persipasi, tendangannya masih menyamping. Gonzales baru mencetak gol keduanya pada menit 30 setelah menerima umpan matang dari Satoshi Otomo. Tiga menit menjelang turun minum, Gonzales melengkapi trigolnya ketika berhasil mengeksekusi tendangan penalti. Hukuman penalti diberikan wasit Armando Pribadi dari Yogyakarta kepada Persipasi lantaran pemain belakang mereka, Erick Senaen menghadang laju Budi di dalam kotak penalti. Di babak kedua, pelatih Persipasi menarik Diki digantikan oleh penjaga gawang utama mereka, Pipik Suratno. Namun, ketika babak kedua baru berjalan dua menit, Pipik harus sudah memungut bola dari dalam gawangnya ketika tendangan Budi gagal dihadangnya. Unggul 4-0, Robby menarik Cristian Rene Martinez untuk digantikan Maman pada menit 62. Tiga menit berselang, Eka Ramdani juga diistirahatkan, diganti Cucu Hidayat. Pada menit 75, Robby juga memenuhi janjinya untuk memainkan Chandra Yusuf Ahmad untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Persib pada LSI 2008/2009. Chandra masuk menggantikan Gilang Angga Kusumah. Meski sejumlah peluang tercipta, hingga laga usai, Persib gagal menambah keunggulannya. Masih monoton Meski menang besar, Robby mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya. "Mereka masih bermain monoton. Mungkin ini karena jeda pertandingan yang hanya sehari sehingga pemain kelelahan," kata Robby. Namun, Robby menilai rotasi pemain yang dilakukannya cukup berhasil. Pasalnya, para pemain yang selama ini jarang dimainkan ternyata bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. "Mereka punya motivasi besar dan bisa menunjukkan kalau mereka layak diberi kesempatan," kata mantan kapten Persib ini. Dari kubu Persipasi, pelatih Warta Kusuma mengatakan, kekalahan yang dialami pasukannya dinilai wajar. "Bagaimanapun kami kalah kelas ketimbang Persib. Selain itu, akibat jadwal yang terlalu padat, pemain sangat kelelahan. Pada saat lawan Persib, para pemain sudah habis," kata Warta. Sumber: Galamedia By: BP |
Persib Juara Grup C
22 April 2010
Labels: Christian Gonzales, Robby Darwis
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment