KARAWANG, TRIBUN - Kendati menampilkan para pemain lapis keduanya, Persib tetap dominan ketika berduel dengan Persipasi Bekasi di Stadion Singaperbangsa Karawang, dalam laga pamungkas penyisihan grup ajang Piala Indonesia, Rabu (21/4).
Hattrick Christian Gonzalez menyempurnakan kemenangan Persib selama babak penyisihan grup. Dalam fase ini, Persib menuai angka sempurna. Tiga kali tampil, tiga kali menang.
Dalam duel dengan Persipasi, Persib tampil dominan. Christian Gonzalez membuka pesta gol Maung Bandung pada lima menit pertama. El Loco menunjukkan aksi individu yang luar biasa.
Pemain berusia 34 tahun ini berhasil melewati hadangan tiga defender Persipasi. Dalam posisi yang ideal, melalui kaki terkuatnya, yaitu kaki kiri, mesin gol Maung Bandung bernomor punggung 99 ini melesatkan tendangan yang langsung mengoyak gawang Persipasi, 1-0.
Unggul satu gol, tidak membuat kampiun Liga Indonesia pertama ini mengendorkan daya dobraknya. Sebaliknya, keunggulan itu memicu semangat Persib utnuk menambah pundi-pundi golnya. Pada menit ke-30, Christian Gonzalez kembali menunjukkan kepiawaiannya mengolah si kulit bundar dan memorak-porandakan lini pertahanan lawan.
Diawali umpan jauh yang dilesatkan Satoshi Otomo, Gonzalez berhasil lolos dari perangkap off side Persipasi. Melalui satu sentuhan, Gonzalez sukses mengecoh kiper Persipasi. Secara mudah, pemain berdarah Uruguay ini sukses menjebol gawang armada asal Bekasi itu untuk kedua kalinya.
Meski unggul dua gol, Persib masih terus menekan. Kondisi ini membuat barisan belakang Persipasi panik. Buktinya, pada menit ke-40, Persib mendapat hadiah penalti.
Hadiah itu diawali penetrasi Budi Sudarsono ke jantung pertahanan tim yang diarsiteki Warta Kusumah tersebut. Saat menguasai bola dan berada di dalam kotak terlarang, barisan pertahanan Persipasi terpaksa menjatuhkan pemain bernomor punggung 13 ini.
Gonzalez yang menjadi algojo, tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Secara penuh percaya diri dan begitu tenang, Gonzalez menggetarkan gawang Persipasi untuk ketiga kalinya. Tendangan kaki kirinya menghujam sudut kanan gawang Persipasi tanpa terhadang Pipik, yang salah mengantisipasi laju bola.
Memasuki babak kedua, Persib masih melakukan serangkaian tekanan, walau tidak segencar babak pertama. Pada menit ke-47, setelah memberikan kontribusi berupa tendangan penalti, yang sukses dieksekusi Christian Gonzalez, pada menit 41, Budi Sudarsono, menunjukkan ketajamannya.
Serbuan frontal Persib pada menit ke-47 kembali membuat barisan pertahanan Perispasi kalang kabut. Tendangan kaki kiri Budi yang begitu terarah tidak terantisipasi Pipik. Akibatnya, untuk keempat kalinya, gawang Persipasi dijebol Persib
Melihat keunggulan telak itu, Persib pun menurunkan tensi permainan dan daya dobraknya. Kondisi ini dimanfaatkan legiun berkostum kuning untuk mencoba mencuri gol.
Beberapa kali, Persipasi mencoba menjebol gawang Persib yang dijaga Cecep Supriatna. Namun, upaya Persipasi mendobrak lini belakang Persib kerap terganjal oleh trio defender Maung Bandung, Christian Rene Martinez, Edi Hafid, dan Wildansyah. Hingga babak kedua berakhir, Persib tetap unggul 4-0.
Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:
Post a Comment