17 June 2013
SOREANG (GM) - Sekretaris panitia
penyelenggara (panpel) pertandingan Persib, Budi Bram Rahman mengakui,
masih menemukan banyak penonton yang menyaksikan pertandingan tanpa
tiket saat laga "Maung Bandung" versus Sriwijaya FC, di Stadion Si Jalak
Harupat, Sabtu (15/6) lalu.
Indikasi tersebut, tambah Bram, dapat dilihat dari membeludaknya
penonton yang menyaksikan pertandingan big match tersebut. "Itu artinya
masih banyak terjadi kebocoran penonton," ungkapnya.
Bram mengatakan, pihaknya tidak lantas menutup mata dengan banyaknya
penonton yang masuk tanpa tiket. Meski sebenarnya, panpel telah menjual
tiket sesuai jumlah yang telah disebarkan, jauh hari sebelum
pertandingan dimulai.
"Kita tidak menutup mata, kebocoran tiket masih terjadi," kata Bram, Minggu (16/6).
Namun Bram mengatakan, pada laga yang memperebutkan posisi tiga klasemen
sementara Liga Super Indonesia (LSI) tersebut, target penjualan tiket
telah terpenuhi. Kondisi itu sangat jauh berbeda dibanding laga
sebelumnya, saat Persib menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR), beberapa
waktu lalu.
"Secara keseluruhan, kita mencapai target. Tiket ekonomi untuk utara,
selatan habis. Ke depannya kita akan kembali mengevaluasi manajemen
pintu tiketing agar kebocoran penonton dapat kita tekan," katanya.
Meski begitu, tiket pun diakuinya, kembali masih tersisa. "Tiket
tersisa, mungkin karena terjebak macet, sehingga untuk menuju ke stadion
menjadi terlambat. Seperti kita ketahui, dalam pertandingan Persib
versus Sriwijaya animo masyarakat untuk menyaksikan langsung seperti
apa. Ini salah satu faktor adanya tiket yang tersisa," pungkasnya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment