12 June 2013
Nakhoda Sriwijaya FC (SFC) tidak menutupi ketakutan mereka terhadap
bomber Persib Bandung, Sergio Van Dijk. Terlebih saat Laskar Wong Kito
harus meladeni Maung Bandung-julukan Persib di Stadion Si Jalak Harupat,
Soreang, Kabupaten Bandung.
Daya gedor pemain naturalisasi tersebut sangat berbeda dari seluruh
striker yang dimiliki Persib. Bukan berarti SFC mengabaikan Kenji
Adachihara, Airlangga Sutjipto atau Hilton Moreira. Pasalnya, Van Dijk
sendiri memiliki kekuatan kaki dan kepala yang sama tajamnya. Dua gol
yang dibuatnya saat menjamu Pelita Bandung Raya (PBR) Selasa (11/6)
lalu, menjadi tanda, bahwa nakhoda SFC harus memperkuat barisan
pertahanannya.
Pelatih kepala SFC Kas Hartadi menuturkan, bahwa dirinya telah
memperhitungkan kebangkitan Persib dan ketika mereka bermain dikandang.
Terlebih hingga saat ini pasukan Djadjang Nurdjaman belum pernah
sekalipun tersentuh kekalahan, jika main dimarkas mereka sendiri.
”Tim mana pun sudah paham betul bagaimana Persib saat main di
kandang. Kekuatan tim dan pendukung setia mereka sangat berat untuk
dikalahkan. Apalagi, striker mereka Van Dijk selalu membuat gol ditiap
pertandingan,” katanya.
Untuk mengantisipasi permainan cepat Persib, Kas Hartadi pun telah
menyiapkan rencana agar bisa keluar dari Si Jalak Harupat dengan
mengantongi poin. Karena, jika mereka takluk dari Persib, maka posisi
SFC harus rela dirampas Persib sendiri.
”Paling tidak kami harus bermain imbang dan mendapatkan poin satu.
Kami tidak ingin berandai-andai untuk menang dikandang mereka. Dengan
mendapatkan satu poin, maka SFC akan tetap di peringkat tiga,”
sambungnya.
Pria asal Solo ini cukup optimis melanjutkan trend tandangnya, karena
tenaga utama disektor tengah sudah terisi kembali. Ya, Ahmad Jufrianto
dipastikan akan tampil bersama Ponaryo Astaman di lini tengah. Setelah
istirahat satu partai lantaran akumulasi kartu, dan baru mendapatkan
pelajaran berharga saat membantu Timnas menghadapi Belanda, semangat
Jufrianto akan semakin tinggi.
”Jupe(panggilan Jufrianto) adalah pemain kunci kami. Dia selalu total
saat bermain di tengah bersama Ponaryo. Ini yang membuat kami lebih
semangat untuk menghentikan Persib dan menjaga Van Dijk nanti,”
tandasnya.
Target satu poin yang dipatok dikandang Persib tersebut, dinilai Kas
Hartadi sudah sangat realistis. bisa diprediksi juga, pertemuan Persib
kontra SFC ini akan lebih panas dan bisa menjadi penentu untuk mendulang
poin selanjutnya.
Sementara Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki menuturkan, sudah
dipastikan Persib akan membalas kekalahan mereka saat bermain di
Palembang, diputaran pertama lalu. berkaca dari pertemuan pertama
tersebut, Muchendi berharap khususnya untuk pemain belakang, agar lebih
disiplin dan lebih lugas.
”Kami masih ingat bagaimana Van Dijk mencetak gol lebih dulu dari
kami. Kecepatan dan penempatan posisi Van Dijk harus lebih diperhatikan,
tapi bukan berarti pemain Persib lainnya tidak diperhatikan,” tuturnya.
Putra sulung Bupati OKI ini menambahkan, kerja keras pemain
diharapkan tetap seperti saat mereka mengalahkan Persita Tanggerang
Senin (10/6) lalu. Karena ancaman dan intimidasi yang dibuat suporter
Persib lebih tinggi.
”Apa yang diinstruksikan pelatih, itu yang harus di lakukan. Fokus
selama 90 menit dan jangan sampai terpancing emosi, jika ini bisa
berjalan insya Allah kami dapat poin, walau hanya satu,” pungkasnya.
Sumber: BolaIndo
By: Fikri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment