20 June 2013
Persib Bandung akan menjalani partai tandang menghadapi Persija Jakarta
di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (22/6/2103). Laga dua harimau
ini selalu menyajikan tensi panas dan gengsi tinggi bagi kedua tim.
Tidak heran jika laga ini selalu ditunggu-tunggu kedua pendukung tim.
Persija sendiri sudah dipastikan mempersiapkan laga ini sebagai ajang
balas dendam atas kekalahan mereka di putaran pertama Maret lalu dengan
skor cukup telak 1-3. Tidak hanya tim yang mempersiapkan emosi dan dan
fisik untuk laga ini, para pendukung Persija juga dipastikan turut
mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin apalagi saat ini
pertandingan Persija boleh digelar dengan kehadiran penonton.
Pendukung kedua tim sudah lama terlibat dalam perseteruan panas yang
seolah tiada akhinya. Dalam kasus terakhir Mei tahun lalu, seorang
bobotoh asal Bandung yang menonton laga ini, Rangga Cipta Nugraha (22),
tewas dikeroyok oleh penonton beratribut The Jakmania. Padahal dalam
laga itu, bobotoh tersebut tidak mengenakan atribut. Namun saat dia
keluar dari stadion, identitas Rangga dirazia para pendukung The Jak dan
saat ditemukan dia warga Bandung, maka pendukung The Jakmania itu pun
langsung mengeroyoknya hingga tewas.
Berkaca dari kasus itu, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
mengimbau agar bobotoh tidak datang ke Stadion Utama GBK meskipun tanpa
atribut. Sebab, menurut Umuh, tidak sedikit para pendukung The Jak yang
merazia penonton yang hadir di stadion.
Umuh juga berkaca dari peristiwa terakhir saat timnya bertandang ke
markas Persija. Saat itu, anaknya, Erwan Setiawan, juga nyaris menjadi
korban. “Anak saya nyaris jadi korban. Dia dihalang-halangi dan mau
dirazia. Untung petugas kemananan cukup ketat saat itu,” kata Umuh di
Futsal 54 Jalan Gang Desa Kiaracondong, Rabu (19/6/2013).
Oleh karena itu, Umuh berpesan kepada para pendukung Persib atau
bobotoh agar tidak datang ke Jakarta. “Demi keselamatan diri sendiri,
sebaiknya nonton di rumah saja,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu pentolan Viking, Yana Umar,
juga memberikan imbauan kepada para bobotoh dan anggota Viking untuk
mengurungkan niat datang ke SUGBK. “Lain kunanaon masing teu make
atribut oge bisi dirazia KTP (bukan apa-apa, meskipun tidak menggunakan
atribut juga, takutnya nanti dirazia KTP),” kata Yana.
Karena itu, Yana sangat mengharapkan agar para bobotoh tidak datang
langsung menyaksikan laga Persib di GBK. “Kalau memaksa datang, ya
risikonya ditanggung sendiri,” ujarnya.
Sumber: Bolaindo
By: Fikri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment