5 April 2013
VIVAbola - Bek Persib Bandung, Maman Abdurrahman
mengakui organisasi pertahanan masih jadi titik terlemah Maung Bandung
di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Dua gol yang
bersarang di gawang Persib saat menghadapi Barito Putera di Stadion
Siliwangi, Rabu 3 April lalu di mata Maman jadi gambaran jika Persib
masih memiliki setumpuk pekerjaan rumah.
Rapuhnya pertahanan
Maung Bandung memang jadi pekerjaan rumah utama buat Persib. Dari 12
laga yang sudah dijalani, hanya satu pertandingan yang dilewati Persib
dalam keadaan clean sheet, tepatnya ketika menghadapi Persidafon Dafonsoro, 4 Februari 2013.
Di
11 laga lainnya Persib selalu kebobolan. Laga kontra Mitra Kukar, 21
Februari lalu jadi pertandingan dengan jumlah gol kemasukan terbanyak
karena Maung Bandung saat itu harus menelan kekalahan telak 2-4 di
Stadion Aji Imbut, Tenggarong.
Total, tim asuhan pelatih Djadjang
Nurdjaman tersebut sudah dijebol sebanyak 19 kali. Jumlah gol kemasukan
Persib ini jauh lebih buruk dibandingkan dua klub penghuni papan atas
klasemen, Persipura Jayapura dan Arema Indonesia. Padahal jika bicara
ambisi, Persib sama ambisiusnya dengan kedua klub tersebut, meski
faktanya Maung Bandung masih tertahan di papan tengah.
"Ini
adalah PR buat kita. Mau tidak mau kita harus bisa bermain konsisten,
baik ketika menyerang dan bertahan. Transisi dari menyerang ke bertahan
harus bisa lebih cepat dilakukan untuk meminimalisir kebobolan," kata
Maman.
Pada laga berikutnya, Persib akan menghadapi Persiba
Balikpapan di Stadion Siliwangi, Minggu 7 April. Partai ini bakal jadi
ajang pembalasan buat Persib yang musim lalu dua kali dipermalukan
Beruang Madu, baik saat main di Balikpapan maupun Bandung.
Sumber: VivaBola
By: Fikri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment