12 April 2013
CIMAHI (GM) - Penasihat teknis Persib Bandung,
Indra M. Thohir meminta siapa pun yang akan dipercaya menggantikan
Abanda Herman saat melawan Persita Tangerang, Senin (15/4) harus siap
100 persen. Permintaan tersebut untuk meyakinkan tim pelatih kalau
pemain tersebut memang bisa diturunkan kapan pun.
Abanda akan absen melawan Persita karena menjalani sanksi akumulasi
kartu kuning. Sebagai pengganti, tim pelatih sudah mempersiapkan dua
pemain, yaitu Aang Suparman dan Maman Abdurahman. Keduanya akan menjadi
pendamping Naser Al Sebai di posisi bek tengah.
"Memang pemain sekarang ada yang tidak bisa turun. Abanda kena hukuman
akumulasi kartu kuning. Maka kita juga harus mempersiapkan pemain
pengganti. Dan pemain pengganti juga harus sudah siap. Kita siapkan Aang
sebagai pengganti Abanda," jelas Thohir kepada wartawan saat ditemui di
Lapangan Pusdikpom, Kamis (11/4).
Thohir mengatakan, Maman Abdurahman belum dipastikan akan turun untuk
memperkuat lini belakang melawan Persita Tangerang. Tapi menurutnya, ada
juga kemungkinan Maman siap untuk bertanding.
"Maman juga masih sakit, mungkin belum bisa turun, tapi mungkin juga
bisa turun. Peluang dan potensi yang ada pada kita, diarahkan dari
sekarang," tuturnya.
Pria yang pernah membawa Persib juara Liga Indonesia I berharap, timnya
tidak bergantung pada satu pemain saja. Pasalnya, dalam sepak bola,
permainan kerja sama tim sangat penting untuk meraih kemenangan.
"Jangan sampai ada ketergantungan sama satu pemain. Sergio juga tidak
mungkin tidak ada penggantinya. Yang penting siapa pun yang mencetak
gol, berkat hasil kerja sama tim," katanya.
Bahkan Thohir menyebutkan pentingnya moto "satu untuk semua dan semua untuk satu" dalam sebuah tim sepak bola.
"Artinya setiap tim, ikut ambil bagian dari hasil itu. Karena setiap gol
itu ada prosesnya. Satu untuk semua dan semua untuk satu, dalam sepak
bola itu berlaku. Kalau ada man of the match, itu urusan pihak yang
menilai. Kemenangan itu untuk semua," tegasnya
Masalah lapangan
Sementara itu pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman sangat berharap timnya
bermain dan berlatih dengan fasilitas yang mendukung. Dia juga
menyayangkan kemampuan masing-masing pemain yang tidak keluar sepenuhnya
akibat fasilitas yang tidak bagus.
Saat ini Persib Bandung masih menggunakan Stadion Siliwangi untuk
pertandingan kandang dan Lapangan Pusdikpom Cimahi untuk berlatih.
"Sejak awal saya mengharapkan bisa bermain di lapangan yang bagus. Tapi
ada pertimbangan lain dari manajemen. Dengan lapangan bagus, skill
individu pemain yang kita punya tidak sia-sia," kata Djadjang kepada
"GM", usai memimpin jalannya latihan di Lapangan Pusdikpom, Kamis
(11/4).
Karena itu, Djadjang berharap skuad Maung Bandung akan bermain di
Stadion Si Jalak harupat pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI).
"Idealnya, sebuah klub punya lapangan sendiri. Camp sendiri dengan
fsailitas pendukung untuk latihan klub itu. Tapi dengan keadaan
sekarang, kita manfaatkan saja fasilitas yang ada," tegasnya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment