4 December 2012
JLN. LOMBOK (GM) - Striker andalan Persib Bandung, Dzumafo Epandi yang diharapkan mampu menjadi mesin gol, hingga laga kedua di Turnamen Inter Island Cup (IIC) melawan Persepam Pamekasan Madura, Senin (3/12), masih belum mencetak gol.
Meski demikian, Dzumafo berpengaruh besar dalam terciptanya lima gol yang tercipta di dua laga yang sudah dilakoni Persib Bandung. Dzumafo kini terlihat memainkan peran barunya sebagai penyuplai bola ketimbang menjadi seorang eksekutor.
"Itu memang instruksi pelatih, dan itu memang sudah strategi kita. Ini bukan kemauan saya, tapi ini demi tim," ujar Dzumafo saat ditemui di ruang ganti Persib Bandung usai pertandingan, semalam.
Selain itu, Dzumafo merasa sangat menyesal dan mengakui kesalahannya, yang beberapa kali gagal memanfaatkan peluang seperti yang terjadi di babak pertama. Ketika itu dia terlihat dengan sengaja menahan dan men-dribling bola lebih lama. Padahal jika saja Dzumafo lebih cepat melepaskan tendangan Persib, pundi-pundi gol Persib akan lebih banyak.
Menurut pengakuan pemain bernomor punggung 99 ini, hal tersebut dilakukan karena tidak mau terlihat egois. Dia juga telah berencana untuk mengoper kepada rekannya yang lain. Namun sayang bola lebih dulu jatuh ke tangan Galih Firmansyah.
"Tadi memang saya salah. Karena waktu itu saya mikir posisi kawan. Mungkin saja tadi bisa gol. Selain itu lapangan yang becek dan hujan juga sangat memengaruhi. Tapi intinya yang terpenting Persib bisa menang," ujarnya.
Ketika disinggung soal ban kapten yang diserahkan kepadanya ketika Atep digantikan oleh Airlangga Sucipto pada babak kedua, pria berambut nyentrik ini mengatakan, posisi dan tanggung jawab tersebut sudah tidak asing lagi untuknya.
"Ah, saya sudah biasa jadi kapten," katanya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment