5 November 2012
BANDUNG, (PRLM).- Meski turnamen pra-musim Celebes Cup II 2012 telah
berakhir, dan mendapuk Persib Bandung sebagai juara setelah mengalahkan
Sriwijaya FC, 1-0 di partai final, manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
mengaku prihatin dengan kinerja panitia penyelenggara (panpel) yang
tidak mampu bekerja dengan baik.
Menurut dia, sejumlah masalah yang timbul sebelum dan sesudah
bergulirnya kejuaraan menjadi salah satu contoh bahwa panpel tidak
profesional. “Penyebab kacaunya jadwal pertandingan itu salah satunya
karena kelengkapan administrasi perizinan untuk menggelar kegiatan yang
tidak bisa dipenuhi panpel terhadap pihak kepolisian. Padahal, kami
sudah memberitahu dari jauh-jauh hari agar proses perizinan segera
diurus. Jangan ditunda-tunda,” ujar Umuh saat ditemui di Bandung, Senin
(5/11/12).
Seperti diberitakan “PRLM” sebelumnya, proses penyelenggaraan
turnamen yang diikuti sebanyak empat tim, yakni Persib Bandung,
Sriwijaya FC, Barito Putra, dan Makassar United itu sempat terkendala
masalah perizinan keramaian. Izin tidak kunjung dikeluarkan pihak
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung hingga dua jam menjelang kick off
partai pembuka antara Sriwijaya FC melawan Barito Putra, yang digelar di
Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (3/11/12) lalu.
Alhasil, pertandingan yang dijadwalkan bergulir pukul 15.00 WIB
menjadi tertunda hingga sekitar pukul 17.30 WIB. Karena kejadian
tersebut, partai Persib Bandung melawan Makassar United akhirnya tidak
bisa disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi nasional yang
menjadi media partner kejuaraan tersebut.
“Untuk kejuaraan Inter Island Cup yang juga rencananya akan digelar
di Bandung pada 24-25 November 2012, saya berharap panitia
penyelenggaranya tidak seperti Celebes Cup. Karena, bagi Persib sendiri
kejadian itu cukup mengganggu persiapan tim,” tutur Umuh menegaskan.
Sumber: PR
By: Fikri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment