CIMAHI, TRIBUN - Para pemain Persib Bandung menyantap menu
latihan fisik dan taktik pada latihan yang berlangsung di Lapangan
Djarot Soepadmo, Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Kota
Cimahi, Rabu (14/11) pagi. Mereka harus berlari mengitari lapangan namun
ada rintangan yang harus dilewati. Misalnya, mereka harus berlari
zig-zag. Kemudian berlari sambil meloncat.
Pelatih Fisik Persib, Dino Sefrianto memberi aba-aba kapan pemain harus berlari dan kapan harus berhenti.
Latihan
fisik hanya diikuti pemain lapangan. Empat kiper yakni Cecep Supriatna,
I Made Wirawan, Rizky Bagja dan Shahar Ginanjar menjalani latihan
terpisah di bawah komando Anwar Sanusi.
Setelah
itu, Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman memberikan latihan taktik
terutama untuk para pemain belakang. Mereka diharuskan menghalau
serangan lawan dengan formasi dua bek dan tiga penyerang serta empat bek
enam pemain menyerang.
"Memang latihan kali ini khusus taktik lini pertahanan," kata pelatih yang akrab dipanggil Djanur ini kepada Tribun, setelah latihan.
Ia menambahkan, dirinya ingin melihat kemampuan para pemain bertahan Maung Bandung dalam menahan gempuran lawan. Sebelumnya ia melihat lini belakang terlihat gugup saat lawan menyerang dalam laga uji coba.
Apakah
sudah ada perbaikan? Menurut Djanur, perkembangan sudah ada. "Tapi itu
akan kami lihat dalam pertandingan," tuturnya. Pertandingan terdekat
Persib adalah laga uji coba melawan tim asal Lampung, akhir pekan ini.
Sumber: Tribun
By: Khansa

0 comments:
Post a Comment