13 November 2012
JLN. LOMBOK (GM) - Eksperimen yang dilakukan pelatih kepala Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman dengan mengubah komposisi pemain, tidak membuat Firman Utina keberatan. Menurut Firman, hal itu perlu dilakukan oleh juru strategi untuk memperkuat dan mempertajam tim "Maung Bandung" sehingga mendapatkan kemenangan di setiap pertandingan.
Diketahui, dalam beberapa kali pertandingan uji coba, skuad Persib melakukan beberapa perubahan posisi pemain. Salah satunya ketika pemain asal Sriwijaya FC ini ditarik ke belakang, bukan sebagai playmaker sesuai dengan perintah pelatih.
"Saya hanya menjalankan instruksi pelatih. Apa yang diinginkan, saya jalani saja," kata Firman kepada wartawan, Minggu (11/11).
Dia mengatakan, sudah mulai terasa nyaman bermain dengan para penggawa Persib yang lain, baik saat latihan maupun pertandingan. Adaptasi dan komunikasi kini dirasakannya sudah mulai membaik di lapangan hijau.
"Adaptasi sudah mulai enak. Adaptasi dengan Atep, Jajang yang ada di kiri saya, sudah mulai bisa mudah komunikasi," ujarnya.
Meskipun sudah mulai mudah adaptasi, namun dia enggan untuk berkomentar untuk perkembangan permainan tim. Menurutnya, untuk mengomentari hal tersebut adalah tugasnya pelatih, yang lebih berhak menilai perkembangan dari komposisi pemain.
Pemain asal Gorontalo ini mengatakan, yang pasti sepak bola adalah permainan kekompakan bukan permainan individual. Sebab itu dia mengatakan, akan berusaha lebih kompak dalam bertanding di lapangan, serta menjalankan instruksi dari pelatih.
"Yang pasti saya sudah mulai enak melakukan kerja sama dengan dengan kawan-kawan. Apalagi sepak bola itu harus kompak, karena bukan permainan individual," tutupnya.
Seperti diketahui, kedatangan tiga pemain timnas yang bergabung dengan Persib Bandung, telah memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Permainan aliran bola mulai terlihat lancar dan memudahkan para pemain Persib yang lain.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment