Djadjang Masih Akan Bereksperimen

7 November 2012
BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku masih akan melakukan eksperimen dalam membongkar pasang susunan pemain inti timnya. Hal ini dilakukan untuk menemukan komposisi pemain terbaik.
Sampai saat ini, dia mengaku belum menemukan formula pasti komposisi pemain inti. "Komposisi masih saya kaji. Kemarin (saat Celebes Cup-red) sebenarnya sudah bagus. Tapi kami masih terus mencari cara biar lebih klop lagi. Masih ada beberapa eksperimen yang akan saya lakukan," ucap Djadjang ketika ditemui di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (7/11/112) siang.
Pada saat melakoni turnamen pra-musim Celebes Cup, Djadjang secara berturut-turut menurunkan susunan pemain yang sama dalam dua pertandingan berturut-turut. Saat itu, starting eleven "Maung Bandung" dihuni I Made Wirawan (kiper), Tony Sucipto, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Supardi (belakang), Atep, Mbida Messi, Firman Utina, Asri Akbar, M. Ridwan (tengah), dan Herman Dzumafo Epandi (depan).
Meskipun sudah mulai merasakan adanya perubahan permainan yang ditunjukkan timnya dengan susunan tersebut, namun Djadjang masih belum puas. Hal ini karena ia masih ingin mencoba meracik amunisi pemain yang dimilikinya.
Menurut dia, saat turnamen Celebes Cup tersebut tidak semua pemainnya bisa diturunkan secara penuh. "Hariono kemarin belum dicoba. Kenji juga kemarin belum penuh. Jajang Sukmara juga belum kami lihat seperti apa. Masih banyak eksperimen yang akan saya coba," ucapnya.
Dia menjelaskan, eksperimen racikan pemain tersebut akan dilakukannya selama masa persiapan jelang kompetisi. Djadjang masih memiliki waktu sekitar dua bulan kedepan untuk meracik 'Pangeran Biru'. Dia mengungkapkan, eksperimen tersebut akan dilakukannya dalam laga uji coba terdekat di bulan November ini.
Yang paling meguras pikiran Djadjang adalah komposisi pemain tengah. Persib saat ini memang memiliki aminusi pemain tengah yang cukup banyak. alternatif pemain tengah yang bervariasi ini, diakui Djadjang membutuhkan pemikiran yang lebih matang untuk mendapatkan komposisi terbaik.
"Kalau menggunakan skema 4-2-3-1 seperti apa. Kalau 4-4-2 apalagi, komposisi di tengah harus benar-benar dipertimbangkan," katanya.
Djadjang mengungkapkan, salah satu pertimbangannya dalam mengatur komposisi pemain adalah kemampuan individu pemain terutama dalam kekompakannya saat dipadukan dengan pemain lainnya. Selain itu pertimbangan lainnya, kekuatan lawan juga menjadi perhitungan Djadjang dalam mengatur skema dan komposisi pemain. 
Sumber: PR
By: Fikri

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger