8 November 2012
AHMAD YANI (GM) - Walaupun jarang main setiap skuad "Maung Bandung" bertanding, namun tidak menjadi masalah bagi kiper Persib Bandung, Cecep Supriatna. Pemain dengan nomor punggung 21 ini mengatakan, jarang bermain dan selalu berada di bangku cadangan, adalah risiko setiap pemain sepak bola.
Cecep Supriatna merupakan pemain yang bergabung dengan skuad Persib Bandung sejak tahun 1996. Di ulang tahunnya yang ke-37 kemarin, Cecep mengaku masih haus dengan prestasi bersama tim yang dibelanya ini.
"Sebetulnya prestasi masih belum puas. Karena masih belum bisa membawa Persib menjadi lebih baik," ungkap Cecep kepada wartawan di Mes Persib, Rabu (7/11).
Meski telah lama berada di tim "Maung Bandung", namun Cecep mengaku, masih optimistis dengan upaya Persib untuk meraih sebuah prestasi yang membanggakan. Apalagi dilihat dari berbagai materi yang disusun oleh juru strategi Djadjang Nurdjaman, dia berharap, bisa menjadi lebih baik dari musim-musim sebelumnya.
"Kalau dilihat dari materi mudah-mudaan prestasi lebih baik dari musim lalu. Jadi harus tetap optimistis," ujar pemain yang sempat bergabung dengan Sriwijaya FC pada tahun 2002 ini.
Disinggung mengenai kemenangan yang diraihnya bersama skuad "Maung Bandung" beberapa waktu lalu dalam turnamen pramusim Celebes Cup II, menurutnya, itu adalah modal awal Persib Bandung.
"Kemenangan kemarin itu tentu bagus. Karena untuk menumbuhkan rasa percaya diri para pemain. Semoga saja ini menjadi awal yang baik," tutupnya.
Mantan Persib
Sementara itu, memasuki hari terakhir, sejumlah mantan pemain Persib masih ikut seleksi pemain Pelita Bandung Raya (PBR) di Pusdik Ajen Lembang. Di antara yang masih mengikuti latihan sejak hari pertama, seperti Edi Hafid, Jejen Zainal Abidin, dan Edi Kurnia. Tampak mantan kiper Persib Bandung, Tema Mursadad serta Isnan Ali mulai ikut bergabung.
Ditemui usai latihan, pelatih PBR, Simon McMenemy mengaku sudah mengantongi sekitar 90 persen pemain yang nantinya akan memperkuat skuad PBR. Meski sudah memiliki gambaran mengenai siapa saja pemain yang akan dipilihnya, namun Simon masih enggan menyebutkannya.
"Kompetisi Indonesian Super League (ISL) akan bergulir mulai 5 Januari mendatang, jadi kita tidak punya banyak waktu. Jadi untuk skuad kita akan mengumumkannya 7 hari mendatang," ungkap Simon.
Ditanya mengenai kriteria pemain yang akan dipilihnya, Simon mengatakan, dia tidak memilih pemain hanya karena bisa men-dribble bola melewati sampai 10 pemain. Disebutkannya, dia mencari pemain yang bisa mengambil keputusan, bisa memotivasi pemain lainnya, serta mampu berkomunikasi baik dengan pemain lainnya.
Simon beralasan, pihaknya membutuhkan pemain seperti itu, mengingat PBR tidak memilih waktu banyak untuk mengikuti kompetisi ISL nanti. Beruntung, lanjut Simon, para pemain memperlihatkan kerja kerasnya dengan mengikuti latihan dengan sangat baik.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment