14 November 2012
LEMBANG (GM) - Usai menjalani medical check-up sehari sebelumnya, 20 calon pemain Pelita Bandung Raya (PBR) mengikuti workshop dari tim pelatih di Hotel Yehezkiel, Jln. Maribaya Lembang, Selasa (13/11). Materi workshop yang disampaikan mengenai individual game statistic, individual practise notes (statistic), ethical behavior (follow coach instruction, nutrition violation, general discipline violation, regular practice violation), dan player's ability scoring.
Kepada para pemain, pelatih sekaligus Manajer PBR, Simon McMenemy menegaskan, mereka harus bisa memahami posisinya sebagai bagian dari klub yang akan berlaga di kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Simon ingin mereka memiliki visi dan misi yang sama serta karakter kuat agar bisa membawa PBR bersaing dengan klub lainnya. Dikatakan Simon, workshop tersebut bertujuan untuk menamamkan sikap profesionalisme sebagai seorang pesepak bola kepada para pemain.
"Sebagian dari mereka merupakan pemain muda yang masih minim pengalaman berlaga di LSI. Jadi karakter dan sikapnya masih perlu terus dibangun karena akan bersinggungan dengan lingkungan yang profesional juga. Melalui workshop ini, saya mencoba untuk menanamkan profesionalisme dalam sepak bola," katanya ditemui usai menyampaikan materi, kemarin.
Diakui Simon, pembekalan melalui workshop tersebut nantinya akan menjadi panduan untuk para pemain sesuai dengan pola pelatihan yang diterapkannya. Walaupun sebenarnya belum tentu ke-20 pemain tersebut akan dikontrak, namun Simon berharap para penggawa PBR itu nantinya bisa mengikuti seluruh instruksi yang diberikannya. "Jadi saya memberikan kepada pemain tentang semua hal yang perlu pemain lakukan di tim ini, mulai dari kerja sama hingga komunikasi antarlini," bebernya.
Dijelaskannya, mayoritas pemain PBR merupakan pemain muda, untuk itulah diperlukan pembinaan yang dilakukan tidak hanya di lapangan saja. "Pada tahap awal, kami melakukannya hanya untuk membangkitkan motivasi mereka saja. Tapi ke depannya, kegiatan di dalam kelas seperti ini akan rutin dilaksanakan selama kompetisi berlangsung. Jadi ini bukan kegiatan yang hanya satu-dua kali lalu setelah itu terputus. Saya berharap dalam waktu 6 minggu ke depan, para pemain muda PBR sudah bisa beradaptasi dengan pola kerja profesional yang saya terapkan," katanya.
Pemain asing
Disinggung mengenai pemain asing yang akan digaet PBR, Simon masih enggan membicarakannya. "Maaf, tapi saya belum bisa kasih jawaban soal itu (pemain asing)," kata Simon.
Menurut Simon, dirinya belum berani angkat bicara karena menghormati proses negosiasi dan juga pendekatan terhadap para pemain yang sedang terjadi. Jika dia menyampaikannya kepada umum, dikhawatirkan hal itu akan membuat pemain incarannya menjauh karena tidak semua pemain mau disebutkan namanya sebelum proses negosiasi selesai. "Saya tidak mau mengecewakan kalau nantinya tidak jadi. Jadi saya tidak akan membicarakannya sebelum benar-benar seratus persen," tegasnya.
Walau masih enggan menyebutkan nama, namun Simon memberikan bocoran mengenai pemain asing incarananya. Menurut Simon, lima dari kuota pemain asing yang akan mengisi skuadnya ini, sebagian sudah pernah merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia. "Memang tidak semuanya, tapi beberapa dari mereka ada yang pernah di Indonesia," ucapnya.
Namun, saat didesak untuk menyebutkan negara pemain asing itu, pelatih asal Inggris ini tidak menjawabnya dan hanya menggelengkan kepala. "Yang pasti dia berasal dari luar Indonesia," katanya sambil tersenyum.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment