
Deni Denaswara
Striker Persib Dzumafo Herman Epandi (kanan) mencoba melewati hadangan pemain Persibangga Purbalingga pada laga uji coba kedua di stadion Galuh Ciamis, Sabtu (20/10/2012). Pada pertandingan tersebut Persib menang 1-0 melalui gol Maman Abdurahman di menit akhir.
Striker Persib Dzumafo Herman Epandi (kanan) mencoba melewati hadangan pemain Persibangga Purbalingga pada laga uji coba kedua di stadion Galuh Ciamis, Sabtu (20/10/2012). Pada pertandingan tersebut Persib menang 1-0 melalui gol Maman Abdurahman di menit akhir.
CIAMIS,TRIBUN - Persib Bandung berhasil terhindar dari aib setelah menang melawan Persibangga Purbalingga dengan skor 1-0, dalam laga uji coba kedua Persib melawan Persibangga di Stadion Galuh, Ciamis Sabtu (20/10).
Gol tunggal Persib Bandung dicetak oleh Maman Abdurrahman di menit akhir babak kedua. Gol tercipta setelah Abanda menerima umpan lambung dengan sundulan dari Tony Sucipto. Sundulan Abanda yang cukup keras mengarah pada Maman Abdurrahman yang berdiri bebas beberapa meter di depan gawang. Maman pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu kemudian mencetaknya ke sudut kiri gawang Persibangga yang dijaga Endi Suhendi.
Usai pertandingan, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengakui bahwa pada laga tersebut, barisan belakang Persib jauh lebih baik dari laga sebelumnya melawan Persibangga, yang berujung dengan kekalahan Persib Bandung oleh tim divisi I tersebut.
“Pada dasarnya kami bukan cari hasil, tapi lihat pertandingan secara keseluruhan. Namun, perlu diakui bahwa barisan depan Persib Bandung powernya belum maksimal. Bisa jadi karena pemain depan ini masih lelah fisiknya,” kata Djadjang.
Namun demikian, terkait lini tengah ini, Djadjang menilai, tanpa kehadiran Kenji Adachihara bisa menggempur dengan serangan-serangan. “Tapi mereka cukup bagus, kita lihat tadi di babak kedua, Persibangga kita serang terus-terusan meski memang tidak menghasilkan gol,” ujar mantan Asisten Pelatih Rahmad Darmawan ini.
Secara keseluruhan, Djadjang menilai, permainan yang dibawakan anak asuhnya melawan Persibangga lebih baik dari sebelumnya. Namun demikian ia menekankan perbaikan di lini depan.
“Untuk lini depan ini memang perlu waktu dan harus dibangun lebih baik lagi. Bukan hanya lini depan saja, tapi juga lini tengah,” katanya.
Pada laga tersebut, Djadjang yang pada dua laga sebelumnya memasang formasi 4-3-3, kali ini ia memasang formasi 4-3-2-1. Aang Suparman yang sebelumnya berduet dengan Abanda Herman di bek tengah, kembali ke posisi semula di bek kanan. Begitu juga dengan Maman yang sebelumnya mengisi bek kanan, kali ini kembali berduet dengan Abanda Herman di bek tengah.
“Untuk formasi ini belum sempurna karena kami sendiri masih kekurangan pemain. Firman dan Ridwan belum bergabung jadi belum bisa menyimpulkan bagaimana dengan formasi ini,” kata Djadjang.
Sumber: Tribun
By: Khansa

0 comments:
Post a Comment