KIARACONDONG (GM) - Striker Persib Bandung asal Kamerun, Herman Dzumafo Epandi mengaku mulai sehati dengan calon tandemnya asal Jepang, Kenji Adachihara. Dzumafo mengaku, mulai bisa saling memahami dengan Kenji di dalam lapangan.
"Setelah latihan beberapa lama ini sudah ada perubahan, dibandingkan saat di awal latihan. Kalau sekarang saya dan Kenji sudah saling mengerti," aku Dzumafo.Menurutnya, proses latihan yang dijalani membuat dirinya dan Kenji bisa saling paham keinginan masing-masing. "Kenji sudah mulai paham saat saya memegang bola," katanya.
Sebaliknya, Kenji juga sudah paham apa yang harus dilakukannya saat dia berdiri tanpa kawalan lawan.
"Saat memegang bola atau saat menyerang, kita sudah tahu harus bagaimana. Kalau sudah saling paham, saya kira kita pasti bisa," ujarnya.
Pada beberapa kesempatan, Dzumafo dan Kenji memang acapkali bertukar peran. Terkadang Dzumafo diplot sebagai target man. Namun di kesempatan yang berbeda, Dzumafo diplot menjadi second striker oleh pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman.
Namun baginya, hal itu bukan masalah. Dzumafo mengaku merasa nyaman ditempatkan di posisi mana pun.
"Saya tidak masalah. kalau pelatih meminta seperti begitu atau begini, saya harus ikut. Paling penting, kita harus bisa cepat beradaptasi dengan kondisi dan permainan pemain lain," kata mantan striker PSPS Pekanbaru dan Arema Indonesia ini.
Ia berharap, saat kompetisi sudah bergulir nanti sudah menemukan kebersamaan dengan Kenji, baik di dalam maupun luar lapangan. "Ke depannya aku berharap bisa lebih kompak di dalam dan luar lapangan. Bukan aku senang main di mana, tapi tim senang, itu yang utama," ujarnya.
Selain beradaptasi dengan tim, Dzumafo juga mengaku, terus berusaha beradaptasi dengan cuaca Kota Bandung. Dibandingkan saat pertama kali bergabung dengan Arema, kondisi di Persib jauh lebih baik.
Meski sama-sama bercuaca sejuk, Dzumafo mengaku sempat demam selama sepekan saat pertama kali bergabung dengan Arema. "Cuaca sudah tidak masalah. Dulu waktu ke Malang sempat demam seminggu. Kalau sekarang tidak lagi karena cuaca di Bandung hampir mirip di Malang," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:
Post a Comment