Tiga Pemain Asing tak akan Ikut Latihan Cross Country

21 September 2012 BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menegaskan Abanda Herman, Jamie Coyne, dan Mbada Messi tidak akan mengikuti materi latihan cross country terakhir “Maung Bandung” yang akan digelar Selasa (18/9/12) mendatang. Hal itu karena, rentang waktu kedatangan mereka ke Bandung dengan jadwal latihan yang sudah ditentukan, tidak memungkinkan mereka untuk bisa bergabung pada latihan tersebut.
“Abanda dan Messi baru berangkat dari sana minggu besok (hari ini), malah kalau Jamie berangkatnya Kamis. Jadi, mereka tidak akan ikut latihan Selasa nanti. Saya sih tidak apa-apa, karena, nantinya mereka akan mendapatkan latihan tambahan agar kondisi fisik mereka sama dengan yang lainnya,” ujar Djadjang saat ditemui di Mess Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Sabtu (15/9/12).
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu menuturkan, perjalanan Messi dan Abanda dari Kamerun ke Indonesia akan memakan waktu kurang lebih dua hari. Jadi, ujar dia, walaupun Selasa kemungkinan besar mereka sudah berada di Bandung, kondisi fisik mereka tidak akan siap untuk mengikuti materi latihan.
“Latihan terakhir nanti forsinya akan ditambah lagi. Trek yang akan ditempuh pemain sekitar 12-15 km. Jadi, kalau Messi dan Abanda langsung ikut latihan, itu akan berbahaya bagi kesehatan mereka,” kata Djanur menjelaskan.
Terlepas dari hal itu, Djanur mengaku cukup senang dengan peningkatan fisik para pemainnya yang sudah mengikuti latihan dari awal. Pada latihan kedua yang digelar di bumi perkemahan Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kemarin pagi, kondisi fisik para pemain barunya, seperti Asri Akbar sudah mulai bisa beradaptasi dengan dinginnya cuaca daerah tersebut. “Untuk latihan terakhir nanti, masih di daerah dingin. Kemungkinan di Dago. Biar pemain nggak pada bosan, makanya kami mencari suasana baru,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan pelatih fisik Persib Bandung, Dino Sefriyanto. Menurutnya, selain fisik, mental para pemain “Maung Bandung” juga sudah menunjukan peningkatan ketimbang dengan sesi latihan pertama yang digelar beberapa waktu lalu.
“Tadi saya melihat daya juang mereka jauh lebih baik dari sebelumnya. Padahal, trek yang ditempuh sedikit lebih jauh. Mudah-mudahan pada sesi latihan terakhir nanti, semangat mereka masih tetap seperti barusan,” tutur Dino.
Dino menyatakan, untuk kondisi fisik gelandang anyar Persib Bandung, Asri Akbar, memang belum menunjukan peningkatan yang signifikan. Namun, ujar dia, fisik Asri masih dianggap normal karena dia masih harus beradaptasi dengan cuaca lingkungan barunya itu.
“Sebagian besar, catatan waktu lari maraton yang dilakukan anak-anak masih termasuk kategori normal. Soalnya, untuk memnempuh jarak 10 km itu catatan terbaiknya saja sekitar 25 menit, itu dilakukan oleh atlet lari. Sedangkan mereka kan pesepakbola, jadi catatang waktu 40-45 menit itu masih wajar,” ujar Dino menegaskan.
Pada sesi latihan pagi itu, lanjut Dino, catatan waktu terbaik dibukukan Atep dan Aang Suparman yang menyentuh sekitar 35 menit. Dengan demikian, kondisi fisik kedua pemain itu memang di atas rata-rata pemain lainnya. “Mereka berdua memang punya fisik yang bagus,” ucap Dino.
Dino menambahkan, untuk Asri Akbar, meski memiliki fisik yang prima, kemungkinan besar kondisi psiologis dan psikologisnya belum bisa menerima perbedaan cuaca yang dia hadapi saat ini. Kendati demikian, hal itu akan segera teratasi dengan metoda latihan yang berkelanjutan dan perkembangannya terus diawasi dengan maksimal.
“Psiologis dan psikologis ini akan sangat mempengaruhi kekuatan fisik seseorang. Jika pada sesi latihan kedua tadi Asri masih terlihat kedodoran, itu karena kedua faktor tesebut. Itu juga akan berpengaruh pada mental dan semangat berlatih dirinya. Tapi, saya bisa membantu dia keluar dari hal itu,” tutur Dino.

Sumber: PR
By: Fikri

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger