BANDUNG, (PRLM).- Meski tetap menargetkan juara, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan melakukan pengurangan pengeluaran dana operasional tim dalam menjalani kompetisi musim 2012-2013 mendatang. Hal itu karena, pada musim tersebut manajemen menargetkan break event point (pengembalian modal) yang sudah direncanakan sejak sokongan dana “Maung Bandung” mutlak berasal dari konsorsium berbadan hukum swasta pada 2009 silam.
“Ini tahun efisiensi. Kami berusaha menekan pengeluaran dana operasional perusahaan secara total. Tidak hanya pengeluaran untuk operasional tim, tapi hampir semua pos pengeluran perusahaan juga akan dikurangi,” ujar Direktur PT PBB, Risha Adi Widjaya saat ditemui di Graha Persib, Jln. Sulanjana, Bandung (20/9/12).
Risha menyatakan, pengurangan dana operasional tersebut tentunya sudah diperhitungkan dengan matang dan disesuaikan dengan kebutuhan tim yang pada musim depan tetap menargetkan juara. Dengan demikian, ujar dia, kualitas tim “Maung Bandung” masih tetap kompetitif untuk kembali dijagokan bisa meraih trofi juara.
“Pengeluaran akan ditekan 10 hingga 15 persen dari total pengeluaran tahun lalu. Pos yang paling banyak dikurangi itu dari kebutuhan tim. Tapi kami tidak akan mengurangi pengeluaran hal-hal yang terkait dengan proyeksi juara,” ujar Risha menegaskan.
Dia mencontohkan, pengurangan pengeluaran tidak akan terjadi pada kualitas asupan makanan pemain, gaji, dan faktor penunjang lainnya yang berkenaan dengan kesejahteraan pemain. Namun, untuk biaya pertandingan partai tandang serta akomodasi kebutuhan pemain akan dipangkas seirit mungkin.
“Saat Persib main tandang, tidak akan terlalu banyak membawa pemain seperti yang terjadi pada musim lalu. Ini kan berpengaruh pada biaya pengeluaran untuk tranportasi, penginapan, makan, dan lain sebagainya. Jadi, misalkan kalau dulu minimal membawa 20 orang, sekarang mungkin akan 15 orang pemain saja,” katanya.
Sementara, mengenai klausul kesepakan pemain yang hingga saat ini belum juga diikat oleh sebuah kontrak, Risha mengaku masih menunggu kepastian jadwal kompetisi yang masih dalam pembahasan join committee. Kendati demikian, jika memang liga sudah bisa dipastikan akan bergulir pada November ini, akhir September ini pemain akan segera menandatangani kontraknya.
“Jika ternyata wacana bergulirnya liga akan kembali diundur terjadi, itu kan akan memberatkan perusahaan. Makanya, kami masih menunggu hasil keputusan join committee yang hari ini (kemarin) sedang melakukan pertemuan di Kuala Lumpur. Materi pertemuan itu di antaranya akan memutuskan kapan liga akan dimulai,” ujar Risha menjelaskan.
Sementara, menanggapi wacana penggabungan liga yang dihembuskan pihak join committee, Risha menegaskan Persib akan mengikuti sebuah liga yang sesuai dengan aturan main, yakni diikuti oleh 18 tim. “Jika harus mengikuti liga yang dihuni oleh 20 tim karena adanya penggabungan, berarti pihak penyelenggara juga harus memberikan solusi kepada semua tim (bantuan dana). Karena hal itu akan berpengaruh pada biaya pengeluaran tim,” ujar Risha menegaskan.
Sumber: PR
By: Fikri

0 comments:
Post a Comment