BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menyatakan tidak terlalu kecewa dengan catatan waktu yang ditorehkan Asri Akbar pada dua kali latihan fisik materi cross country beberap waktu lalu. Hal itu karena, menurutnya, kualitas seorang pemain tidak bisa dilihat dari catatan fisiknya saja.
“Saya tahu secara fisik dia memang agak kurang. Tapi pada saat bermain, dia selalu tampil bagus. Saya akan lihat perkembangan selanjutnya, untuk saat ini saya tidak terlalu kecewa, karena memang mungkin dia masih beradaptasi dengan cuaca di sini,” tutur Djadjang saat ditemui di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani No. 262, Bandung, Selasa (18/9)
Menurut Djadjang, Asri Akbar adalah tipe gelandang bertahan yang lincah dan memiliki mobilitas tinggi saat menjalani setiap pertandingan. Oleh karena itu, saat mengetahui kualitas fisiknya kurang memuaskan, hal itu tidak terlalu disesalkannya.
Pada sesi latihan fisik yang dilakukan di bumi perkemahan Cikole Lembang beberapa waktu lalu, Asri Akbar selalu tampil kedodoran. Trek lintasan lari yang naik turun sejauh sekitar 10 km, cukup membuat napasnya ngos-ngosan. Alhasil, dia hanya bisa finis terakhir dengan torehan waktu sekitar 42 menit.
Djadjang menuturkan, dirinya masih mencoba mencari tahu alasan kenapa kualitas fisik anak asuhnya tersebut cukup mengecewakan. Selain masalah cuaca, lanjut Djadjang, kemungkinan masih ada faktor lain yang memengaruhi penampilan dia selama latihan fisik ini.
“Sebelum mendatangkan dia ke Persib, saya sudah mencari informasi sebanyak mungkin soal kualitas dia secara keseluruhan. Dia memang memiliki catatan buruk saat mengikuti latihan fisik di tim manapun yang dia bela. Tapi, saat bermain, dia bisa tampil sangat bagus,” ujar Djadjang.
Perbedaan kualitas tersebut, lanjut Djadjang, salah satunya dipengaruhi oleh faktor fisiologis dan psikis seorang pemain. Soalnya, tutur Djadjang, pada sepak bola memang terkadang ada pemain yang saat berlatih kurang baik, tapi saat bertanding malah menunjukan kualitas terbaiknya.
“Mungkin kalau bertanding, dia memiliki motivasi berlebih. Makanya, kita lihat saja nanti saat kompetisi sudah dimulai. Tapi, saya yakin dia adalah pemain bagus dan akan memberikan kontribusi banyak pada kesolidan tim,” kata Djadjang menegaskan
Menyikapi hasil pelatihan fisik yang sudah dilakukan sekitar tiga minggu ini, Djadjang mengaku belum cukup puas dengan capaian fisik yang diperlihatkan Maman Abdurahman dkk. Hal itu karena, grafik peningkatan fisik para pemain “Maung Bandung”, kemajuannya hanya sedikit saja.
“Catatan fisik terbaiknya tidak ada yang signifikan, masih dipegang orang itu-itu saja. Dan sebagian besarnya masih berada di hitungan normal. Saya akan coba menambah latihan fisik lagi, seperti lari dengan jarak menengah,” tuturnya.
Sumber: PR
By: Fikri

0 comments:
Post a Comment