![]() |
| ADE BAYU INDRA/PR |
| PENYERANG Persib Bandung, Marcio Souza (kanan) terjatuh saat berebut bola dengan pemain belakang Persiram Raja Ampat, Kubai Qudian pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012, di Stadion Wombik, Sorong, Papua Barat, Kamis (5/7). Persib menang 2-1. |
BLK. FACTORY (GM) - Kemenangan Persib Bandung 2-1 atas Persiram Rajaampat di Stadion Wombik Sorong Papua Barat dalam lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), Kamis (5/7) memang tak lepas dari peran pemain muda yang diturunkan di laga tersebut. Ketiga pemain tersebut yaitu Jajang Sukmara, Budiawan, dan M. Agung Pribadi yang mampu bermain baik menggantikan peran para pemain seniornya yang sengaja diistirahatkan.
Namun Penasehat Teknis Persib Bandung, Indra Thohir tampaknya tak ingin membuat para pemain tersebut besar kepala. Thohir bahkan menilai penampilan ketiganya tidak istimewa.
"Tidak mengecewakan. Wajar-wajar saja," ujar Thohir kepada wartawan usai pertandingan ketika disinggung penampilan pemain muda.
Menurutnya, para pemain muda memang sengaja diturunkan untuk menambah pengalaman bertandingan. Selain itu, para pemain muda diturunkan untuk menyimpan tenaga para pemain senior. Para pemain senior disiapkan untuk menghadapi laga pamungkas Persib di LSI 2011-2012 melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Siriwijaya Palembang, Rabu (11/7) mendatang.
"Kita sengaja membagi. Pemain muda memang harus memperoleh pengalaman. Dan pemain senior konsentrasi untuk satu pertandingan nanti (melawan Sriwijaya FC, red)," jelasnya.
Kendati demikian, Thohir mengakui jika para pemain Persib termasuk ketiga pemain muda tersebut mampu beradaptasi dengan cepat dan baik. Kondisi lapangan yang tidak terlalu bagus ternyata bisa ditaklukan para pemain.
"Mereka cepat menyesuaikan dengan situasi. Padahal lapangan jelek," tutur pelatih yang sempat membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia I ini.
Pada laga kemarin, tiga pemain muda yaitu M. Agung Pribadi, Budiawan, dan Jajang Sukmara dimainkan secara penuh dan bersamaan. Namun saat melawan Persiram merupakan pertama kalinya mereka bermain bersama selama 90 menit. "Di dua laga terakhir ini kita memang ingin meraih hasil yang baik," tuturnya.
Namun Penasehat Teknis Persib Bandung, Indra Thohir tampaknya tak ingin membuat para pemain tersebut besar kepala. Thohir bahkan menilai penampilan ketiganya tidak istimewa.
"Tidak mengecewakan. Wajar-wajar saja," ujar Thohir kepada wartawan usai pertandingan ketika disinggung penampilan pemain muda.
Menurutnya, para pemain muda memang sengaja diturunkan untuk menambah pengalaman bertandingan. Selain itu, para pemain muda diturunkan untuk menyimpan tenaga para pemain senior. Para pemain senior disiapkan untuk menghadapi laga pamungkas Persib di LSI 2011-2012 melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Siriwijaya Palembang, Rabu (11/7) mendatang.
"Kita sengaja membagi. Pemain muda memang harus memperoleh pengalaman. Dan pemain senior konsentrasi untuk satu pertandingan nanti (melawan Sriwijaya FC, red)," jelasnya.
Kendati demikian, Thohir mengakui jika para pemain Persib termasuk ketiga pemain muda tersebut mampu beradaptasi dengan cepat dan baik. Kondisi lapangan yang tidak terlalu bagus ternyata bisa ditaklukan para pemain.
"Mereka cepat menyesuaikan dengan situasi. Padahal lapangan jelek," tutur pelatih yang sempat membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia I ini.
Pada laga kemarin, tiga pemain muda yaitu M. Agung Pribadi, Budiawan, dan Jajang Sukmara dimainkan secara penuh dan bersamaan. Namun saat melawan Persiram merupakan pertama kalinya mereka bermain bersama selama 90 menit. "Di dua laga terakhir ini kita memang ingin meraih hasil yang baik," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa


0 comments:
Post a Comment