Pemain Muda Persib Galau

15 June 2012 AHMAD YANI (GM) - Belum pernah memperoleh kesempatan bermain, membuat sejumlah pemain muda Persib resah. Dampaknya, mereka dikhawatirkan mengalami gangguan mental.

"Memang sangat manusiawi jika terjadi keresahan dari pemain muda. Mereka harus tetap sabar karena waktunya pasti akan ada," ujar motivator Persib Bandung dari Butterfly Fathunnafs Center, Harry Firmansyah di Mes Persib, Jln. Ahmad Yani, Kamis (14/6).

Diungkapkan Harry, para pemain muda Persib sebenarnya merupakan pemain juara. Mereka mampu membawa Persib juara Liga Super Indonesia (LSI) U-21. Para pemain tersebut telah memiliki aura juara.

Aura itulah, lanjut Harry, yang harus tetap terjaga. "Mereka memang belum mendapat kesempatan bermain. Tetapi apa yang ada di pikiran dan hatinya harus dijaga, agar mereka seakan-akan main. Nuansa pertandingan harus tetap ada dalam diri mereka," katanya.

Menurutnya, selama ini yang dilakukan adalah mendengarkan curhat para pemain, juga diskusi antarpemain. Termasuk mendengarkan kisah para pemain senior yang telah berhasil menjadi pemain inti dan masuk timnas Indonesia.

"Dengar cerita Nasuha atau pemain lainnya. Mereka harus menunggu beberapa tahun untuk bisa menjadi seperti saat ini. Memang dibutuhkan kesabaran," tuturnya.

Namun meski bersabar, para pemain muda ini tetap harus mempersiapkan diri dengan baik. Menurutnya, keberuntungan tidak akan menghampiri jika para pemain tersebut tidak mempersiapkan diri. Rumus keberuntungan adalah persiapan plus kesempatan.

"Kesempatan tidak akan menjadi sebuah keberuntungan jika tidak ada persiapan. Sebagai persiapan, para pemain muda ini harus terus berlatih dengan sungguh-sungguh. Jika belum ada kesempatan dimainkan di hari H, mereka tetap harus menganggap dirinya akan bermain," ungkapnya.

Seperti diketahui, hingga laga ke-28, masih ada beberapa pemain yang belum memperoleh kesempatan bermain. Di antaranya Dudi Sunardi, Anggi Indra Permana, Aldi Rinaldi, dan Rizky Bagja. Bahkan penjaga gawang senior seperti Dadang Sudrajat juga belum pernah diturunkan pada laga Liga Super Indonesia selama bergabung bersama Persib.

Terlepas dari itu, Harry menegaskan, kesempatan bermain tetap menjadi otoritas pelatih. Pelatih yang memiliki hak untuk menentukan pemain yang layak dan pantas untuk diturunkan. "Bermain atau tidak, itu otoritas pelatih," katanya.

Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger