Mundurnya Umuh dari posisi manajer, menurut Ayi, bukan keinginan dari organisasi Viking. Ayi pun menegaskan, Viking tidak pernah menuntut agar Umuh mundur, malah sebaliknya, Viking prihatin dengan kondisi Maung Bandung saat ini.
“Atas nama organisasi Viking, kami menegaskan bahwa Viking tidak pernah menuntut Haji Umuh. Kami justru berharap Haji Umuh bisa kembali menjadi manajer Persib, karena dia satu-satunya orang yang mewakili Bandung sebagai pengurus Persib,” ujar Ayi.
Ayi menjelaskan, aksi damai yang dilakukan Viking dengan pemasangan spanduk pada saat skuad Persib melakukan latihan di stadion Siliwangi, Jumat (27/4) lalu, tidak tertuju pada individu. Itu dilakukan untuk memotivasi para pemain Persib dan bentuk keprihatinan bobotoh atas kekalahan beruntun yang dialami tim pujaannya.
Salah seorang pendiri dan pengurus Viking, Ucok, menuturkan hal yang sama dengan Ayi. Dia mengatakan, Viking tidak pernah punya masalah dengan Umuh.
“Kami (Viking) menyatakan secara organisasi maupun pribadi tidak ada permasalahan dengan Haji Umuh. Diuar itu bukan tanggung jawab organisasi. Karena kami selalu mengimbau kepada seluruh anggota, untuk tidak melakukan tindakan tidak terpuji. Dan kami meminta maaf apabila ada kesaahan yang dibuat secara organiasi,” ujar Ucok.
Sementara itu, Umuh Muchtar mengatakan, kedatangannya ke sekretariat Viking dalam rangka mengklarifikasi permasalahan yang terjadi antara dirinya dan Ketua Viking.
“Saya diminta datang saat para pengurus Viking berkumpul dengan tujuan untuk meminta maaf kepada saya mengenai pencemaran nama baik. Namun, secara pribadi saya dengan Viking itu tidak ada masalah apapun. Kalau mengenai pelaporan terhadap Heru, itu urusannya secara pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan Viking,” ujar Umuh. (soccer)
Sumber: BolaIndo
By: BP

0 comments:
Post a Comment