Masa depan Persib cerah. Itulah yang
ditangkap dari beberapa pernyataan Presiden Direktur PT Persib Bandung
Bermartabat, Glenn Sagita tentang rencana para petinggi PT PBB untuk
Persib untuk beberapa musim kedepan. Pernyataan Glen tersebut
disampaikan di kantor PT PBB hari Jumat malam.
Ada 3 poin dari Glenn Sagita tentang
rencana PT PBB tersebut. Yang pertama adalah tentang keinginan untuk
mengontrak pelatih kepala dengan durasi lebih dari satu tahun. Rencana
ini didasari oleh pengalaman Persib dimana dalam 3 musim terakhir Persib
telah memakai jasa 6 pelatih kepala atau 2 pelatih kepala setiap musim.
Hal ini menyebabkan secara teknis tim Persib tidak pernah mempunyai
permainan tim yang matang.
“Saya sebagai mantan atlet juga
merasakan, pemain pasti bingung. Dan dari pengalaman itu, kami sudah
berkomitmen akan mengontrak pelatih kepala dengan durasi dua atau tiga
tahun. Kita juga akan memberikan kebebasan penuh kepada pelatih kepala
untuk menentukan sendiri pemain-pemain yang akan dikontrak yang sesuai
dengan gaya permainan yang dirancangnya,” papar Glenn.
Rencana kontrak jangka panjang ini
artinya PT PBB sudah menyadari akan pentingnya sebuah proses untuk
membentuk sebuah tim yang kuat. Maka selain keinginan untuk juara di
musim depan, PT PBB juga berharap bobotoh untuk bersabar dalam berproses
ini.
“Sama dengan keinginan semuanya, Tahun
depan kita juga ingin juara tapi kita minta diberi ruang untuk melakukan
proses. Sebab kita tak hanya ingin juara di Indonesia tapi juga ingin
menjadi yang terbaik pada level-level selanjutnya,” sambung Glenn sambil
menyebut klub seperti Barcelona sebagai contohnya.
Poin yang kedua adalah respon PT Persib
Bandung Bermartabat tentang masukan supaya merekrut seorang Direktur
Teknik. “Masukan tentang Direktur Teknik juga sedang kita pikirkan untuk
segera dilakukan. Mulai musim depan kita akan mencari orang yang tepat
untuk menjadi Direktur Teknik,” katanya.
Berdasarkan posisinya, Direktur Teknik
ini nantinya akan diisi oleh seseorang yang memang mempunyai basis ilmu
sepak bola. Karena Direktur, maka jabatannya lebih tinggi dari seorang
manajer tim. Didalam sebuah perusahaan, Direktur Teknik ini posisinya
selevel dengan Direktur Keuangan, Direktur Marketung, dll. Tugas seorang
Direktur Teknik ini adalah membuat blueprint jangka panjang
pengembangan tim dalam hal teknis. Termasuk didalamnya melakukan
evaluasi teknis secara terukur terhadap prestasi tim secara berkala dan
juga ikut menentukan kebijakan transfer pemain. Kelayakan apakah seorang
pemain yang diinginkan manajer/pelatih kepala untuk direkrut Persib
atau tidak, nanti ada ditangannya. Tentu saja tidak hanya dilihat dari
pertimbangan teknis sepak bola pemainnya namun juga pertimbangan lainnya
seperti kelayakan budjet, potensi bisnis dari si pemain, dsb.
Poin ketiga adalah pembinaan. Persib,
menurut pernyataan Glenn akan lebih memperhatikan sektor pembinaan
pemain mudanya. Langkah awalnya adalah dengan mengambil alih tim Persib
U21 mulai musim ini. Dengan nanti akan adanya seorang Direktur Teknik,
maka secara teknis tim Maung Ngora ini akan lebih terintergrasi dengan
klub. Jalan untuk menuju tim senior pun akan lebih terbuka untuk
pemain-pemain berbakat Persib.
Sehingga mudah-mudahan tidak akan ada
lagi kasus pemain berbakat Persib yang tersia-siakan seperti halnya para
pemain Persib U21 asuhan Mustika Hadi yang sudah mempersembahkan juara
Porda 2010 dan juara LSI 2009/10.
Sumber: Simamaung
By: BP

0 comments:
Post a Comment