Indra Thohir: Harus Cerdik, Bermain dengan Satu-Dua Sentuhan

21 May 2012

TELUK KUANTAN, (PRLM).- Pemain Persib Bandung harus bisa bermain cerdik dan efektif untuk menghemat energi saat bertanding kontra PSPS Pekanbaru. Ini terkait cuaca cukup esktrim antara Pekanbaru dan kota lainnya yang sempat dikunjungi Maung Bandung.

Oleh karena itu, pada sesi latihan Senin (21/5/12) di Lapangan Batalyon Arhanudse-13/BS Pekanbaru, Riau, Maman Abdurahman, dkk diinstruksikan untuk berlatih teknik sentuhan bola satu-dua daripada bermain full fisik. Penasihat Persib, Indra Thohir mengatakan cuaca panas bisa berpengaruh buruk pada saat pertandingan karena menguras tenaga lebih banyak. Hal ini pula yang menjadi keuntungan tuan rumah saat menjamu Persib di Stadion Kuala Kuantan Singingi, Teluk Kuantan, Kab. Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu (23/5/12).

Menurut Indra, tim Asykar Bertuah itu pasti sudah terbiasa bermain dalam kondisi ekstrem. Maka dari itu ia meminta skuad Persib untuk tetap produktif saat bertanding tanpa harus keluar energi berlebih.

"Salah satunya, harus cerdik. Jangan buat kesalahan sendiri yang tidak perlu agar bisa menghemat tenaga. Berlari sprint jika memang tidak mendesak, jangan dipaksakan karena akan berbahaya dan tidak efektif," kata Indra ketika ditemui setibanya di Kuansing, Senin sore.

Mantan pelatih Persib era 1990-an itu juga mengatakan salah satu cara untuk bermain cerdik adalah dengan menggunakan sentuhan bola satu-dua. "Itu akan sangat meminimalisir tenaga namun akan sangat tajjam jika lawan kesulitan mencuri bola. Karena itu saya harap, penguasaan bola dari Persib harus bagus. Ini juga akah berpengaruh baik jika Persib bisa mendominasi lapangan," ujar Indra.

Tak hanya itu ia juga mengatakan kondisi mental saat bertanding juga diperlukan untuk saat ini. Bertanding di lapangan penuh dalam kondisi cuaca ekstrim, pasti akan membawa beban tersendiri. Maka dari itu ia berharap tidak ada skuadnya yang "rajin" melakukan kesalahan sendiri. "Kalau ada pemain yang eror, dia pasti kelihatan nge-drop baik stamina dan permainannya. Karena itu, sebisa mungkin jaga mental bertanding," tuturnya.

Hingga dua hari sebelum pertandingan, sebanyak 20 pemain Persib berada dalam kondisi sehat dan lepas dari cedera. Dokter tim Persib, Rafi Ghani mengatakan sejauh ini stamina pemain berada dalam kondisi prima dan siap untuk bertanding.

Meski suhu rata-rata di daerah ini mencapai 37 derajat celcius, Rafi mengatakan ada banyak trik yang bisa digunakan untuk mengakalinya. Khusus untuk pemain Persib, ia menerangkan asal bisa menjaga keseimbangan nutrisi dan fisik, maka perbedaan suhu tidak akan berpengaruh banyak.

"Saya menghimbau pemain agar makan dan istirahat yang cukup serta tepat waktu. Saat pertandingan pun, sebisa mungkin bermain simpel untuk hemat energi. Suhu yang tinggi menyebabkan banyak keluar keringat berlebih dan akan menguras tenaga. Oleh karenanya, banyak minum air mineral sangat disarankan. Tapi menurut saya, cuaca panas Kuansing tahun ini tidak separah tahun lalu yang terasa sangat menyengat," kata Rafi.

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger