5 May 2012
Bandung - Menggunakan formasi 4-2-3-1, striker Persib Bandung terlihat bekerja sendirian di lini depan. Itu karena jarak antara striker dan para gelandang 'Maung Bandung' terlalu jauh. Akibatnya, Persib cukup kesulitan menjebol gawang lawan di tiga laga yang dilakoni dalam Liga Super Indonesia (LSI).
"Ya, kalau dibilang jarak antara striker dan gelandang terlalu jauh, memang seperti itu. Kasihan strikernya kerja sendirian," ujar legenda Persib era 1990-an Yudi Guntara saat dihubungi detikbandung, Selasa (13/12/2011).
Menurutnya formasi 4-2-3-1 belum berjalan efektif selama dijalankan Persib. Dengan mengandalkan striker tunggal, para gelandang dituntut punya kreatifitas tinggi untuk membongkar pertahanan, memberi umpan matang bagi striker, hingga berusaha mencetak gol dari second line.
"Yang terjadi malah Airlangga lari kesana-kemari untuk mencari bola karena strikernya cuma satu dan gelandangnya jauh," jelasnya.
Belum lagi, sambung Yudi, Persib tidak punya striker dengan postur tinggi dan besar. Yang ada, Persib cuma punya striker berpostur kecil dengan kemampuan berlari yang cukup bagus. Selain Airlangga, ada Aliyudin dan Sigit Hermawan dengan postur dan karakter bermain yang sama.
Sementara Zdravco Dragicevic yang punya postur cukup ideal sebagai striker tidak bisa dimainkan karena belum mengantongi ITC (International Transfer Certificate). Selain itu, posisinya juga terancam digantikan pemain lain karena penampilannya selama ini dinilai tidak memuaskan.
"Sekarang kalau ada corner atau free kick mau bagaimana striker Persib? Bukan meremehkan, tapi postur striker yang ada terbilang kecil," tandasnya.
Yudi berharap, pelatih Drago Mamic bisa mencari solusi atas permainan Persib yang dinilai masih banyak kelemahan. Selain itu, ia berharap Drago bisa menerapkan strategi mumpuni di pertandingan dengan postur tubuh strikernya yang mungil.
Sementara dari striker yang ada, Airlangga baru mengoleksi satu gol. Itu karena Airlangga diberi kesempatan main lebih banyak dibanding striker lainnya. Sementara gol-gol kemenangan Persib di LSI justru lahir dari para gelandang.
Sumber: Detik
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment