BLK. FACTORY,(GM)-
Persib Bandung kembali bertekuk lutut di laga tandang. Melawan tim promosi Gresik United, Persib kalah 0-2 di Stadion Tri Darma Petrokimia Gresik, Senin (19/3). Dalam pertandingan kemarin, strategi yang diterapkan Drago Mamic terbilang buruk.
Bertandang ke kandang lawan, permainan anak-anak "Maung Bandung" seperti tanpa skema yang jelas. Pertahanan mudah ditembus lawan, sedangkan lini tengah yang menjadi sentral permainan dikuasai pemain Gresik United. Penetrasi penyerangan pun mudah dipatahkan.
Dengan kekalahan ini, sulit bagi Persib untuk masuk 4 Besar klaseme sementara Liga Super Indonesia di akhir putaran I ini. Saat ini Persib masih tertahan di peringkat 7 dengan nilai 25 dari 16 kali laga. Sedangkan Gresik United terdongkrak ke posisi 12 dengan nilai 20 dari 16.
Menanggapi kekalahan ini, asisten pelatih Robby Darwis mengatakan, permainan Persib sebenarnya cukup bagus tetapi tidak mencetak gol. Di lain pihak, pemain Gresik United dengan cerdik memanfaatkan peluang sehingga mereka menang 2-0.
"Semua perangkat pertandingan sudah baik, taktik dan strategi lawan saja yang lebih bagus. Mereka bisa memanfaatkan peluang yang sedikit. Kalau Persib memang sulit menyerang," ujarnya seperti dilansir situs resmi Persib.
Sementara itu, pelatih Gresik United, Fredy Mulli menegaskan, timnya bisa meraih kemenangan berkat semangat dan kolektivitas. Selain itu, timnya mampu memanfaatkan kesalahan Persib yang lebih sering kehilangan peluang dan momentum saat melakukan serangan.
"Semangat dan spirit adalah kuncinya, itu yang bisa membuat kita meraih kemenangan. Intinya saya mau belajar dari Persib, baik kelebihan dan kekurangan mereka," tambahnya.
Ditegaskan Fredy, timnya tidak silau dengan materi yang dimiliki Persib. Hal itu juga telah ditekankan kepada anak asuhnya.
"Secara materi kita memang kalah, kualitas teknik individual pun Persib lebih baik dan memiliki banyak pemain dengan pengalaman di tim nasional. Persib tim yang disegani di LSI. Tetapi bagi saya hasil hari ini adalah sebuah pelajaran. Walau tim itu besar, belum tentu tim kecil bakal dengan mudah dikalahkan," katanya.
Tak meyakinkan
Bermain di kandang lawan, Persib mengawali laga dengan kurang meyakinkan, meski beberapa kali mampu mengancam gawang lawan.
Menit 15 tendangan Miljan Radovic nyaris membobol gawang namun tendangannya masih melenceng.
Gresik United sendiri tak tinggal diam. Mengandalkan Gaston Castano di lini depan, beberapa kali mereka membongkar pertahanan Maung Bandung. Tapi mereka cukup kesulitan karena permainan disiplin dari Abanda Herman dan kawan-kawan.
Namun permainan Persib semakin memburuk ketika Hariono mengalami cedera di menit 31. Hariono terpaksa diangkut ke rumah sakit karena mengalami cedera setelah tertindih pemain Gresik United, Gutavo Chiena. Persib masih mampu menahan tuan rumah, 0-0 hingga jeda.
Usai jeda, permainan Persib semakin tidak berkembang. Hal ini dimanfaatkan Gresik United. Pada menit 49 Gaston Castano berhasil membobol gawang Persib melalui tandukannya.
Gol pertama tersebut berawal dari tendangan bek sayap Anang Ma'ruf dari sisi kanan. Bola sebenarnya mampu ditepis kiper Jendry Pitoy. Namun Gaston yang tak terkawal dengan cepat menyambar bola dengan kepalanya dan gol pun tercipta. 1-0 untuk Gresik United.
Gol kedua Gresik United juga berkat ekselerasi Gaston. Gaston yang tampil gemilang dilanggar tepat di depan kotak penalti Persib. Uston kemudian maju sebagai eksekutor tendangan bebas dan sukses melepas tembakan akurat ke tiang jauh. Skor menjadi 2-0 untuk Gresik United.
Persib sendiri tak banyak mengancam gawang tuan rumah di pertandingan ini. Aliyudin yang dipercaya sebagai penggedor di lini depan tak mampu merepotkan pertahanan Gresik United.
Skor 2-0 untuk kemenangan Gresik United bertahan hingga laga berakhir.
Dengan kekalahan ini, sulit bagi Persib untuk masuk 4 Besar klaseme sementara Liga Super Indonesia di akhir putaran I ini. Saat ini Persib masih tertahan di peringkat 7 dengan nilai 25 dari 16 kali laga. Sedangkan Gresik United terdongkrak ke posisi 12 dengan nilai 20 dari 16.
Menanggapi kekalahan ini, asisten pelatih Robby Darwis mengatakan, permainan Persib sebenarnya cukup bagus tetapi tidak mencetak gol. Di lain pihak, pemain Gresik United dengan cerdik memanfaatkan peluang sehingga mereka menang 2-0.
"Semua perangkat pertandingan sudah baik, taktik dan strategi lawan saja yang lebih bagus. Mereka bisa memanfaatkan peluang yang sedikit. Kalau Persib memang sulit menyerang," ujarnya seperti dilansir situs resmi Persib.
Sementara itu, pelatih Gresik United, Fredy Mulli menegaskan, timnya bisa meraih kemenangan berkat semangat dan kolektivitas. Selain itu, timnya mampu memanfaatkan kesalahan Persib yang lebih sering kehilangan peluang dan momentum saat melakukan serangan.
"Semangat dan spirit adalah kuncinya, itu yang bisa membuat kita meraih kemenangan. Intinya saya mau belajar dari Persib, baik kelebihan dan kekurangan mereka," tambahnya.
Ditegaskan Fredy, timnya tidak silau dengan materi yang dimiliki Persib. Hal itu juga telah ditekankan kepada anak asuhnya.
"Secara materi kita memang kalah, kualitas teknik individual pun Persib lebih baik dan memiliki banyak pemain dengan pengalaman di tim nasional. Persib tim yang disegani di LSI. Tetapi bagi saya hasil hari ini adalah sebuah pelajaran. Walau tim itu besar, belum tentu tim kecil bakal dengan mudah dikalahkan," katanya.
Tak meyakinkan
Bermain di kandang lawan, Persib mengawali laga dengan kurang meyakinkan, meski beberapa kali mampu mengancam gawang lawan.
Menit 15 tendangan Miljan Radovic nyaris membobol gawang namun tendangannya masih melenceng.
Gresik United sendiri tak tinggal diam. Mengandalkan Gaston Castano di lini depan, beberapa kali mereka membongkar pertahanan Maung Bandung. Tapi mereka cukup kesulitan karena permainan disiplin dari Abanda Herman dan kawan-kawan.
Namun permainan Persib semakin memburuk ketika Hariono mengalami cedera di menit 31. Hariono terpaksa diangkut ke rumah sakit karena mengalami cedera setelah tertindih pemain Gresik United, Gutavo Chiena. Persib masih mampu menahan tuan rumah, 0-0 hingga jeda.
Usai jeda, permainan Persib semakin tidak berkembang. Hal ini dimanfaatkan Gresik United. Pada menit 49 Gaston Castano berhasil membobol gawang Persib melalui tandukannya.
Gol pertama tersebut berawal dari tendangan bek sayap Anang Ma'ruf dari sisi kanan. Bola sebenarnya mampu ditepis kiper Jendry Pitoy. Namun Gaston yang tak terkawal dengan cepat menyambar bola dengan kepalanya dan gol pun tercipta. 1-0 untuk Gresik United.
Gol kedua Gresik United juga berkat ekselerasi Gaston. Gaston yang tampil gemilang dilanggar tepat di depan kotak penalti Persib. Uston kemudian maju sebagai eksekutor tendangan bebas dan sukses melepas tembakan akurat ke tiang jauh. Skor menjadi 2-0 untuk Gresik United.
Persib sendiri tak banyak mengancam gawang tuan rumah di pertandingan ini. Aliyudin yang dipercaya sebagai penggedor di lini depan tak mampu merepotkan pertahanan Gresik United.
Skor 2-0 untuk kemenangan Gresik United bertahan hingga laga berakhir.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment