Perannya sebagai kapten tim hampir tak tergantikan di tubuh Gresik dalam dua musim ini. Selama mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011/2012, pemain bernomor punggung sembilan Gresik itu baru sekali absen akibat akumulasi kartu kuning pada laga melawan Persiram Raja Ampat, 16 Januari 2012.
Selain itu, kata Tony, Uston adalah pemain yang memiliki mental kuat dalam mengarungi kerasnya kompetisi di Indonesia. Uston sempat membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2004. Karena itu, ucap Tony, pertandingan melawan Gresik nanti merupakan pertempuran kekuatan di lini tengah.
"Gresik memiliki Uston sebagai pemain tengah yang bagus dan berpengalaman. Dan mereka akan menumpuk pemain di tengah," ujar Tony saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (18/3) pagi.
Tony pun mengatakan, Gresik bukanlah lawan yang mudah untuk dikalahkan. Karena karakter permainan Gresik adalah pantang menyerah. Apalagi Gresik bermain di kandang mereka, yakni Stadion Tri Dharma.
Dalam lima laga kandang terakhir, Gresik meraih tiga kali kemenangan, satu kali seri, dan satu kali kalah. Gresik mampu mengalahkan Persidafon Dafonsoro (18/2), Deltras Sidoarjo (14/2), Arema Indonesia (17/12), dengan skor 3-2, 2-1, dan 2-0. Sedangkan melawan Mitra Kukar (21/1) dan Persisam Samarinda (26/1), laga itu berakhir dengan skor 1-2 dan 1-1.
Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:
Post a Comment