Persib Sambut Baik Usulan Rekonsiliasi PSSI

14 March 2012

JAKARTA, (PRLM).- Persib Bandung menyambut baik lima usulan rekonsiliasi yang ditawarkan oleh PSSI, pasalnya karena mereka merasa PSSI sudah mulai membuka mata dan tidak lagi berbicara masa lalu, tapi tentang apa yang akan dilakukan di masa datang untuk membenahi sepak bola nasional.

Lima usulan tersebut dipaparkan PSSI dalam pertemuan rekonsiliasi dengan 12 klub Indonesia Super League (ISL) di Hotel Crown Plasa, Jakarta, Rabu (14/3). Kendati bertajuk rekonsiliasi dengan 12 klub, hanya Persib satu-satunya klub ISL yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Kelima usulan tawaran PSSI tersebut yakni mengakui dua kompetisi yang sedang berjalan saat ini, namun bentuk mekanismenya seperti apa dan rumusannya apa, baru akan ditindaklanjuti lebih lanjut di kemudian hari. Lalu, PSSI akan membentuk oganisasi baru sebagai pelaksan kompetisi, yang mana nantinya organisasi tersebut akan di "pitching" dari nilai kontrak tertinggi yang ditawarkannya. Dibuka penawaran secara umum dan transparan.

Kemudian, PSSI nantinya juga akan membuat nama baru kompetisi, tidak lagi menggunakan nama kedua kompetisi yang ada saat ini. Penamaan kompetisi baru ini nantinya akan dibicarakan terlebih dahulu dengan para stakeholder PSSI, yakni para pemilik suara dan anggota PSSI yang berjumlah 500-an.

Direktur Marketing & Promosi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) M. Farhan menuturkan bahwa apa yang ditawarkan PSSI tersebut merupakan win-win solution. Namun, dia melihat PSSI belum membangun komunikasi yang bagus dengan para klub-klub ISL lainnya yang notabene juga merupakan anggota mereka, karena tidak ada satu pun klub yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Kami menghargai niat baik PSSI dengan menawarkan solusi bagi sepak bola nasional, kami menghargai itu karena tidak ada syarat embel-embel di muka. Tapi karena klub yang diundang hampir semua tidak datang, maka PSSI harusnya yang melakukan jemput bola. Bangun komunikasi secara langsung, harus ada usaha jika memang ingin menyelesaikan masalah ini," tuturnya usai pertemuan.

Menurut Farhan, kehadiran Persib bukan karena membelot. Persib datang, katanya, karena memang masih menganggap PSSI sebagai satu-satunya federasi sepak bola di Indonesia dan belum ada yang lainnya. "Jangan sampai ada perasaan Persib mau membelot. Persib datang karena masih menganggap PSSI sebagia federasi sepak bola Indonesia yang sah. Kalau KPSI itu adalah komite, beda fungsi," kata Farhan menjelaskan.

Kendati menyambut baik, namun ditambahkan Direktur Utama PT PBB Risha Adiwijaya pihaknya belum bisa memutuskan hal tersebut. Pasalnya mereka masih fokus pada kegiatan internal Persib yang saat ini berlangsung, seperti perayaan HUT Persib dan pertandingan tim "Maung Bandung" tersebut dengan Arema Indonesia. "Mungkin baru Jumat (16/3) nanti kami akan mengadakan pertemuan internal untuk membahas penawaran dari PSSI ini," imbuhnya.

Kedua jajaran direksi Persib tersebut mengaku bahwa pihak mereka sudah mengkomunikasikan hal tersebut terlebih dahulu dengan KPSI dan PT Liga Indonesia selaku pengelola ISL. "Pihak mereka selalu memberikan kebebesan bagi kami untuk menentukan sikap. Jadi tidak ada masalah, karena kami selalu berkomunikasi intensif dengan mereka," ucap Farhan menambahkan.

Sementara itu, PSSI yang diwakili Direktur Legal-nya, Finantha Rudy menuturkan, bahwa pembicaraan dengan Persib merupakan satu masukan yang baik. Pihaknya pun akan mencoba melakukan komunikasi secara lebih intensif dengan klub-klub ISL lainnya, karena dianggap masih merupakan anggota PSSI.

"Apa masukan dari Persib dan apa yang kami bicarakan hari ini (kemarin -Red.) akan kami sampaikan kepada pengurus-pengurus yang lainnya. Mudah-mudahan segera ada bentuk komunikasi lanjutan dengan yang lainnya," tutur Rudy tanpa menyinggung kapan komunikasi dengan pengurus PSSI itu akan berlangsung.

Ketua Komisi Disiplin PSSI Benhard Limbong yang merupakan pemrakarsa rekonsiliasi tersebut menegaskan bahwa kendati hanya Persib yang datang, bukan berarti rencana damai tersebut gagal. "Mau hanya Persib yang datang tidak apa-apa. Proses tetap berjalan, rekonsiliasi tidak gagal. Hari ini atau besok yang penting kita niatnya rekonsiliasi. Yang terbaik, masalah ini diselesaikan dari dalam PSSI sendiri tidak perlu ada orang-orang dari luar," ungkapnya.

Menurut dia, dirinya sudah dan akan terus berkomunikasi dengan pihak klub-klub ISL. "Mereka semua teman saya kok, komunikasi jalan terus. Rekonsiliasi tidak hanya berakhir hari ini, tapi seterusnya demi PSSI. Kalau bisa semua sudah beres pas 18 Maret, atau sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan FIFA," imbuhnya menambahkan.

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger