CIHAMPELAS,(GM)-
Akibat cedera yang dialaminya saat melawan Gresik United di Stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik, Senin (19/3) lalu, gelandang Persib Bandung, Hariono harus naik meja operasi. Operasi dilakukan untuk mengembalikan posisi clavicula dextra (tulang belikat sebelah kanan).
"Hariono memang dianjurkan untuk menjalani operasi. Tetapi itu tergantung dia. Kini Hariono diberi waktu berpikir untuk memutuskannya," kata dokter tim Persib, Dr. Rafi Ghani usai memeriksakan kondisi Hariono di RS Advent, Selasa (20/3).
Menurut Rafi, melalui operasi, proses penyembuhan cedera yang dialami Hariono bisa lebih cepat. Selain lebih cepat, Keuntungan lainnya presisinya bisa lebih sempurna.
Namun di sisi lain memang ada kerugiannya yaitu akan ada bekas sayatan operasi. "Kalau untuk diopreasi bisa dilakukan di Bandung. Ada beberapa rumah sakit yang bisa menjadi pilihan bagi Hariono," kata Rafi.
Selain melalui operasi, lanjut Rafi, Hariono bisa menjalani pemulihan melalui terapi manual yaitu immobilisasi. "Bagian cedera yang dialami oleh Hariono dilindungi agar tidak bergerak. Karena semakin banyak bergerak maka cederanya pun akan lama disembuhkan," kata Rafi.
Rafi memastikan, akibat cedera tersebut, Hariono harus beristirahat sekitar 4-6 pekan. Pemain bernomor punggung 24 ini juga belum diperbolehkan mengikuti proses latihan bersama Persib.
Jika harus beristirahat sekitar 4-6 pekan, maka Hariono diperkirakan bakal absen di beberapa laga Persib di putaran II mendatang. "Hariono harus istirahat total sampai cederanya pulih," ujar Rafi.
Perlu diketahui, Hariono terpaksa kembali lebih cepat ke Bandung untuk memeriksakan cederanya. Hariono tiba di Bandung sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan pesawat Garuda bersama Rafi. Setelah sampai di Bandung, Hariono langsung dibawa ke RS Advent.
Menurut Rafi, saat ini Hariono baru diberikan obat penahan sakit dan ransel perban. Ransel perban dipasangkan agar patah tulang yang dialami Hariono tidak sering bergerak.
"Hariono memang dianjurkan untuk menjalani operasi. Tetapi itu tergantung dia. Kini Hariono diberi waktu berpikir untuk memutuskannya," kata dokter tim Persib, Dr. Rafi Ghani usai memeriksakan kondisi Hariono di RS Advent, Selasa (20/3).
Menurut Rafi, melalui operasi, proses penyembuhan cedera yang dialami Hariono bisa lebih cepat. Selain lebih cepat, Keuntungan lainnya presisinya bisa lebih sempurna.
Namun di sisi lain memang ada kerugiannya yaitu akan ada bekas sayatan operasi. "Kalau untuk diopreasi bisa dilakukan di Bandung. Ada beberapa rumah sakit yang bisa menjadi pilihan bagi Hariono," kata Rafi.
Selain melalui operasi, lanjut Rafi, Hariono bisa menjalani pemulihan melalui terapi manual yaitu immobilisasi. "Bagian cedera yang dialami oleh Hariono dilindungi agar tidak bergerak. Karena semakin banyak bergerak maka cederanya pun akan lama disembuhkan," kata Rafi.
Rafi memastikan, akibat cedera tersebut, Hariono harus beristirahat sekitar 4-6 pekan. Pemain bernomor punggung 24 ini juga belum diperbolehkan mengikuti proses latihan bersama Persib.
Jika harus beristirahat sekitar 4-6 pekan, maka Hariono diperkirakan bakal absen di beberapa laga Persib di putaran II mendatang. "Hariono harus istirahat total sampai cederanya pulih," ujar Rafi.
Perlu diketahui, Hariono terpaksa kembali lebih cepat ke Bandung untuk memeriksakan cederanya. Hariono tiba di Bandung sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan pesawat Garuda bersama Rafi. Setelah sampai di Bandung, Hariono langsung dibawa ke RS Advent.
Menurut Rafi, saat ini Hariono baru diberikan obat penahan sakit dan ransel perban. Ransel perban dipasangkan agar patah tulang yang dialami Hariono tidak sering bergerak.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment