STD. SILIWANGI,(GM)-
Meski nama Toni Sucipto sempat disebut akan menjadi kapten Persib, namun Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muhtar menegaskan, pemilihan kapten untuk laga melawan Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan, Kamis (23/2), akan ditentukan sendiri oleh para pemain. Karena menurutnya, pemilihan kapten lebih baik ditentukan sendiri oleh para pemain.
"Kalau kapten nanti diserahkan ke pemain, maka mereka akan memilih siapa yang pantas," kata Umuh di Stadion Siliwangi, Rabu (15/2).
Meski telah mengetahui potensi para pemainnya, Umuh juga enggan menyebutkan nama pemain yang layak menjadi kapten. Umuh tidak mau disebut melakukan intervensi terhadap tim hanya untuk urusan seperti itu.
"Nanti kalau saya mengatakan seseorang khawatir disebut intervensi, biar para pemain saja yang memilih. Mereka juga enjoy untuk hal ini," kata Umuh.
Kendati demikian, Umuh mengaku lebih sering memberikan motivasi kepada para pemainnya jelang tur Papua mendatang. Khususnya terkait masalah non teknis yang sering menjadi kendala jika bermain di Papua.
Menurut Umuh, situasi saat ini sudah berubah dibandingkan musim-musim sebelumnya. Para pemain tidak perlu lagi khawatir wasit akan bersikap memihak tim tuan rumah.
"Jangan punya pemikiran takut dengan wasit, takut dengan situasi di sana. Kita ada aturan dan Insya Allah persepakbolaan itu bukan untuk mencari permusuhan dan perpecahan. Mudah-mudahan semua sudah menyadarinya," tutur Umuh.
Apalagi, lanjut Umuh, PT Liga Indonesia sebagai pengelola Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 telah mengistirahatkan sejumlah wasit yang dianggap tidak berkeja dengan baik. Di antaranya wasit yang memimpin laga Persib kontra Mitra Kukar dan Persisam Samarinda.
"Wasit yang memimpin di Mitra Kukar dan Persisam, Anda tahu sendiri sekarang diistirahatkan dulu. Karena semua memang bisa melihatnya," ujarnya.
Sepeti diketahui wasit yang memimpin laga Mitra Kukar melawan Persib, yaitu Suwandi, S.Pd. Sedangkan wasit yang memimpin laga Persisam kontra Persib adalah Prasetyo Hadi.
"Kita berdoa saja mudah-mudahan tidak terjadi lagi ada wasit yang berat sebelah," ujar Umuh.
"Kalau kapten nanti diserahkan ke pemain, maka mereka akan memilih siapa yang pantas," kata Umuh di Stadion Siliwangi, Rabu (15/2).
Meski telah mengetahui potensi para pemainnya, Umuh juga enggan menyebutkan nama pemain yang layak menjadi kapten. Umuh tidak mau disebut melakukan intervensi terhadap tim hanya untuk urusan seperti itu.
"Nanti kalau saya mengatakan seseorang khawatir disebut intervensi, biar para pemain saja yang memilih. Mereka juga enjoy untuk hal ini," kata Umuh.
Kendati demikian, Umuh mengaku lebih sering memberikan motivasi kepada para pemainnya jelang tur Papua mendatang. Khususnya terkait masalah non teknis yang sering menjadi kendala jika bermain di Papua.
Menurut Umuh, situasi saat ini sudah berubah dibandingkan musim-musim sebelumnya. Para pemain tidak perlu lagi khawatir wasit akan bersikap memihak tim tuan rumah.
"Jangan punya pemikiran takut dengan wasit, takut dengan situasi di sana. Kita ada aturan dan Insya Allah persepakbolaan itu bukan untuk mencari permusuhan dan perpecahan. Mudah-mudahan semua sudah menyadarinya," tutur Umuh.
Apalagi, lanjut Umuh, PT Liga Indonesia sebagai pengelola Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 telah mengistirahatkan sejumlah wasit yang dianggap tidak berkeja dengan baik. Di antaranya wasit yang memimpin laga Persib kontra Mitra Kukar dan Persisam Samarinda.
"Wasit yang memimpin di Mitra Kukar dan Persisam, Anda tahu sendiri sekarang diistirahatkan dulu. Karena semua memang bisa melihatnya," ujarnya.
Sepeti diketahui wasit yang memimpin laga Mitra Kukar melawan Persib, yaitu Suwandi, S.Pd. Sedangkan wasit yang memimpin laga Persisam kontra Persib adalah Prasetyo Hadi.
"Kita berdoa saja mudah-mudahan tidak terjadi lagi ada wasit yang berat sebelah," ujar Umuh.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment