STD. SILIWANGI,(GM)-
Menjelang tur Papua, fisik skuad Persib Bandung terus digenjot untuk menjaga kondisi sehingga selalu siap bermain.
"Kita memang memiliki kesenjangan waktu yang cukup panjang di kompetisi. Sehingga saya sengaja mem-push fisik para pemain kembali," ungkap pelatih Drago Mamic usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (15/2).
Seperti diketahui, jarak antara pertandingan Persib kali ini memang cukup panjang. Persib terakhir berlaga pada 5 Februari lalu melawan Pelita Jaya. Sedangkan laga berikutnya baru dilakukan pada 23 Februari melawan Persiwa Wamena. Jeda yang cukup panjang ini dikhawatirkan bisa menurunkan stamina.
Pada sesi latihan kemarin, para pemain lebih banyak melakukan latihan fisik. Mereka diminta berlari mengelilingi lapangan Stadion Siliwangi dalam beberapa putaran. Hasilnya, beberapa pemain tampak kelelahan. Salah satunya striker asal Ghana Moses Sakyi. Bahkan Moses hanya mampu berlari untuk dua putaran.
Kendati demikian, Drago menilai tidak ada masalah dengan Moses. "Moses memang sebelumnya juga sedikit kelelahan saat latihan di gym (sehari sebelumnya, red). Itu bukan masalah," ujarnya.
Menurut Drago, agak sulit untuk mengetahui kemampuan berlari anak asuhnya. Ada beberapa yang mampu melakukan sprint, tetapi di antaranya ada yang masih kesulitan. Tetapi itu masih wajar dalam sebuah tim.
"Wajar dalam tim ada yang mampu berlari kencang dan ada yang tidak. Itu bukan masalah," katanya.
Di luar itu, Drago mengaku tidak ada persiapan khusus menjelang tur Papua. Menurutnya, situasi sebenarnya baru akan terlihat saat para pemain sudah berada di pertandingan nanti, termasuk kekuatan dan kelemahan tim.
"Kita tidak bisa menganggap tim lawan kuat atau lemah sebelum menghadapinya di lapangan. Jadi kita baru pasti mengetahuinya saat bertanding," kata Drago.
"Kita memang memiliki kesenjangan waktu yang cukup panjang di kompetisi. Sehingga saya sengaja mem-push fisik para pemain kembali," ungkap pelatih Drago Mamic usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (15/2).
Seperti diketahui, jarak antara pertandingan Persib kali ini memang cukup panjang. Persib terakhir berlaga pada 5 Februari lalu melawan Pelita Jaya. Sedangkan laga berikutnya baru dilakukan pada 23 Februari melawan Persiwa Wamena. Jeda yang cukup panjang ini dikhawatirkan bisa menurunkan stamina.
Pada sesi latihan kemarin, para pemain lebih banyak melakukan latihan fisik. Mereka diminta berlari mengelilingi lapangan Stadion Siliwangi dalam beberapa putaran. Hasilnya, beberapa pemain tampak kelelahan. Salah satunya striker asal Ghana Moses Sakyi. Bahkan Moses hanya mampu berlari untuk dua putaran.
Kendati demikian, Drago menilai tidak ada masalah dengan Moses. "Moses memang sebelumnya juga sedikit kelelahan saat latihan di gym (sehari sebelumnya, red). Itu bukan masalah," ujarnya.
Menurut Drago, agak sulit untuk mengetahui kemampuan berlari anak asuhnya. Ada beberapa yang mampu melakukan sprint, tetapi di antaranya ada yang masih kesulitan. Tetapi itu masih wajar dalam sebuah tim.
"Wajar dalam tim ada yang mampu berlari kencang dan ada yang tidak. Itu bukan masalah," katanya.
Di luar itu, Drago mengaku tidak ada persiapan khusus menjelang tur Papua. Menurutnya, situasi sebenarnya baru akan terlihat saat para pemain sudah berada di pertandingan nanti, termasuk kekuatan dan kelemahan tim.
"Kita tidak bisa menganggap tim lawan kuat atau lemah sebelum menghadapinya di lapangan. Jadi kita baru pasti mengetahuinya saat bertanding," kata Drago.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment