Walau Lawan 10 Pemain, Persib Tak Juga Cetak Gol

15 January 2012

Meskipun Mitra Kukar bermain dengan hanya 10 orang saja sejak menit ke-77, namun Persib Bandung tidak dapat memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dalam sisa 13 menit pertandingan plus tambahan waktu di babak kedua. Alhasil klub kebanggaan bobotoh ini harus menerima kekalahan telak 0-3 dari Marcus Bent cs di pertandingan ketujuhnya dalam kompetisi Liga Super Indonesia 2011/12.

Saat acara konfrensi pers setelah pertandingan, pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi mengatakan bahwa upaya counter strategi yang diterapkan oleh jajaran pelatih tidak dapat berjalan dengan baik. Sebabnya adalah konsentrasi para pemain Persib sudah hancur akibat keputusan-keputusan wasit dan asistennya yang mereka anggap tidak adil. Setelah konsentrasi menurun, taktik tidak berjalan, dan gol demi gol mulai berdatangan. Walau Nemanja Obric mendapat kartu merah, konsentrasi pemain tidak lantas membaik.

Bukannya memperkecil skor, gawang Jandri Pitoy kembali bobol lewat serangan balik cepat yang dilancarkan Mitra Kukar pada menit ke-87. Sementara pergantian pemain tidak membawa hasil apa-apa.

“Saya kira sulit, dalam keadaan pertandingan berjalan untuk menurunkan tingkat emosi pemain, kami hanya bisa berteriak di pinggir lapangan. Tapi kan mungkin dengan suasana hiruk pikuk penonton, upaya kami hanya merubah formasi bermain, tapi itu juga tidak menolong,” ujar Anwar Sanusi.

“Saya kira pemain kami memang, ya itu tadi karena sudah tidak berkonsentrasi sehingga seakan tergesa-gesa sehingga kelebihan satu pemain tidak termanfaatkan, itulah pertandingan. Saya kira pemain kami sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencetak gol, tapi keadaannya seperti ini. Ya kami berusaha memasukkan lebih banyak, untuk menarik satu pemain belakang dan memasukkan pemain yang lebih menyerang. Kami upayakan seperti itu agar lebih banyak peluang terjadi,” lanjutnya.

Seluruh jatah pergantian pemain yang berjumlah tiga dimanfaatkan Persib untuk dapat mengimbangi permainan Mitra Kukar. Yaitu dengan memasukan Moses Sakyi, Atep, dan Budiawan untuk mengganti Airlangga M Ilham serta Jajang Sukmara, semuanya dilakukan setelah lawan unggul. Namun taktik ini tidak berhasil.

Untuk pertandingan selanjutnya melawan Persisam Samarinda, para staf pelatih yang dikomandoi oleh Drago Mamic akan mengadakan evaluasi permainan. Termasuk mengkoreksi formasi permainan dan penentuan line up pemain. ”Saya kira nanti, belum kami bahas, mungkin kami harus evaluasi dulu. Mungkin besok atau lusa,” tutup mantan kiper Persib era 90-an ini.

Sumber: Simamaung

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger