BANDUNG, (PRLM).- Persib Bandung akan kembali memulai perburuan pemain Asia. Hal tersebut karena "Maung Bandung" masih memiliki kuota satu pemain Asia, setelah batal dikontraknya pemain asal Jepang Miki Ryota oleh manajemen.
Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, perburuan tersebut akan segera kembali dilakukan namun tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan tim. "Kalau pelatih masih membutuhkan, kami (manajemen-red) akan memfasilitasi. Jadi semua kami serahkan dulu pada pelatih," ucap Umuh ketika ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (9/1) petang.
Pemain bidikan pelatih Drago Mamic, Miki Ryota batal dikontrak karena pemain asal Jepang tersebut mengalami cedera yang cukup serius. Ryota mengalami cedera lutut tepat sebelum ia akan menandatangani kontrak bersama manajemen. Pemain striker tersebut akhirnya pulang ke negeri asalnya Jepang, beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012 ini, setiap klub memiliki kuota 3 pemain asing dan dua pemain Asia. Saat ini Persib baru memenuhi 3 pemain asing, dan satu pemain Asia. Mereka adalah Abanda Herman, Miljan Radovic, Moses Sakyi, dan Robbie Gaspar.
Dia menuturkan, manajemen sebenarnya menginginkan pemenuhan kuota pemain tersebut bisa dipenuhi sebelum putaran pertama kompetisi LSI 2011-2012 berakhir. Namun, menurut dia, hal tersebut tetap akan dilakukan setelah ada kepastian kebutuhan pemain dari pelatih.
Sebelumnya Umuh mengaku telah mengantongi beberapa nama pemain Asia yang kemungkinan akan didatangkan ke Persib. Dia menuturkan, dirinya telah dihubungi sejumlah agen. Namun Umuh belum mengutarakan siapa nama pemain yang telah dikantonginya itu.
"Kalau soal pendaftaran pemain, itu tidak ada masalah. Kita tinggal mendaftarkannya dan mengganti nama yang sudah ada," tuturnya. Miki Ryota sebelumnya memang telah didaftarkan Persib ke PT. Liga Indonesia (PT. LI) meskipun saat itu belum dikontrak. Ryota didaftarkan berbarengan dengan striker asal Ghana yang akhirnya resmi berkostum Persib, Moses Sakyi.Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment