21 January 2012
AHMAD YANI,(GM)-
Meski kalah dua kali berturut-turut, tim pelatih Persib Bandung menyebut permainan "Maung Bandung" mengalami peningkatan signifikan. Khusus melawan Persisam Samarinda, Selasa (17/1) lalu, fighting spirit bahkan dinilai paling bagus dibandingkan laga tandang lainnya.
"Saya juga sempat kaget melihat para pemain tampil bagus. Mereka juga bermain ngotot dan mau melawan pemain lawan," kata asisten pelatih Persib Bandung, Anwar Sanusi di Mess Persib Jln. Ahmad Yani, Jumat (20/1).
Menurutnya, hal itu berbeda dengan laga tandang Persib sebelumnya. Para pemain berani mengejar dan melawan pemain Persisam. Hal itu seperti yang ditunjukkan Zulkifli, Aliyudin, dan beberapa pemain lainnya. Semangat juang para pemain Persib di Stadion Segiri Samarinda patut diapresiasi.
"Pemain memang harus seperti itu. Meski main di kandang lawan harus tetap tampil berani dan tidak cengengesan," kata Away, sapaan akrab Anwar Sanusi.
Disinggung tentang bentrokan antara M. Ilham dengan Eka Ramdani, Away mengatakan, hal itu sesuatu yang wajar. Dalam sebuah pertandingan sepak bola, bentrokan memang kerap terjadi.
"Selama masih di dalam lapangan, itu wajar saja. Kalaupun dikartu merah, itu adalah ekses," kata Away.
Oleh karenanya, Away berharap, semangat juang Persib harus terus seperti itu. Para pemain harus terus tampil ngotot saat bermain di kandang maupun tandang.
Namun diakui Away, hal itu memang tidak mudah untuk terus dipertahankan. Karena potensi untuk terus bermain dengan daya juang tinggi sulit untuk diprediksi.
"Tetapi setidaknya, hal itu harus kembali ditunjukkan saat Persib menghadapi Persija Jakarta, Minggu (29/1) nanti. Para pemain Persib harus tampil berani dan ngotot," harapnya.
Kekurangan
Selain tampil ngotot, Away mengatakan, pada dua pertandingan tandang tersebut, Persib telah mengalami peningkatan permainan. Saat melawan Mitra Kukar, Persib sempat bermain sangat baik di babak I. Hal itu juga terjadi saat Persib melawan Persisam.
"Trend permainan kita meningkat. Salah satunya bisa dilihat saat melawan Mitra Kukar, permainan kita di babak pertama sangat bagus," katanya.
Namun diakuinya, hingga kini masih terdapat sejumlah kekurangan di tubuh tim. Hal itu yang kemudian akan terus diperbaiki tim pelatih agar penampilan Persib makin baik dari satu laga ke laga lainnya.
"Tentu kita harus kembali memperbaiki sejumlah kekurangan di laga sebelumnya. Sehingga di laga berikutnya, Persib bisa tampil lebih baik lagi," tutur pemain yang membawa Persib juara Liga Inonesia I ini.
Sementara itu, gelandang bertahan Persib Bandung, Robby Gaspar bakal kembali ke skuad "Maung Bandung" mulai Minggu (22/1). Cedera yang dialami Gaspar berangsur pulih, meski masih membutuhkan waktu untuk benar-benar fit.
"Gaspar sudah telepon saya dan memastikan minggu ini datang ke Bandung," ujar dokter tim, Rafi Ghani di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, kemarin.
Di Australia, Gaspar menjalani pemulihan cedera hamstring yang dideritanya saat Persib menghadapi Persidafon Dafonsoro. Selama di negara asalnya, Gaspar menjalani berbagai terapi untuk mempercepat proses penyembuhan.
"Di sana (Australia, red) dia tidak menjalani operasi, hanya melakukan terapi dan fisioterapi. Dokternya yang di Australia juga terus memberi laporan perkembangan. Tapi nanti di sini kita tetap pantau sampai kondisinya benar-benar pulih dan bisa main lagi," jelas Rafi.
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment