Tuan rumah Persib Bandung harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu tim promosi PSAP Sigli, pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Kamis (5/1). Sementara penampilan striker baru Persib, Moses Sakyi tampaknya belum gres saat berduet dengan Airlangga. Padahal ia diharapkan bisa memberi ketajaman bagi tim "Maung Bandung". Dengan hasil ini, Persib juga membuang kesempatan untuk bertengger di puncak klasemen sementara LSI. Kini dengan tambahan satu poin, Persib hanya berada di peringkat lima dengan poin 9 dari 5 kali laga. Sedangkan bagi PSAP, hasil tersebut menjadi poin pertama yang diraih klub asal Aceh ini. Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic pun mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang ini. Pelatih asal Kroasia itu pun langsung melontarkan permohonan maaf kepada para bobotoh. "Saya minta maaf kepada bobotoh. Khususnya yang sudah datang ke stadion. Kami tidak bisa memberikan kemenangan untuk mereka," katanya usai pertandingan. Drago mengungkapkan, Persib sebenarnya layak meraih kemenangan. Persib memiliki banyak peluang mencetak gol khususnya di babak II. "Tetapi inilah sepak bola. Kadang-kadang kita memperoleh hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita kurang beruntung," katanya. Diungkapkan Drago, gol PSAP sebenarnya tidak perlu terjadi jika para pemainnya membuang bola ke sisi lapangan, bukan ke tengah lapangan. Hal itu sebenarnya sudah sangat dipahami para pemain. Namun kali ini, terjadi di luar kebiasaan. "Bola buangan jatuh ke pemain lawan. Dengan satu tendangan dan sempat menyentuh pemain, akhirnya berbuah gol. Itu memang tidak sesuai yang kita harapkan," katanya. Sementara itu, pelatih PSAP Sigli, Armand menganggap hasil imbang ini sebagai kemenangan besar bagi tim asuhannya. Pasalnya, PSAP merupakan tim kecil yang mampu mencuri poin atas tim besar seperti Persib. "Ini seperti malam Lailatulkadar bagi kami. Persib itu tim favorit saya tetapi ternyata saya bisa mencuri poin dari Persib," katanya. Armand mengatakan, "kemenangan" ini berkat kerja keras para pemainnya sepanjang permainan. PSAP mampu memanfaatkan rasa percaya diri yang berlebihan dari para pemain Persib. "Persib memang sepertinya overconfident. Ini yang kami manfaatkan untuk bisa meraih hasil imbang," lanjutnya. Jalannya pertandingan Pada laga kemarin, instruksi kepada para pemain dari sisi lapangan lebih banyak dilakukan asisten pelatih, Robby Darwis karena Drago tengah sakit akibat demam tinggi. Ia baru muncul sekitar 10 menit jelang pertandingan usai. Meski berbekal amunisi anyarnya, Moses Sakyi, permainan Persib ternyata tidak banyak mengalami perubahan. Seperti laga sebelumnya, Persib masih bermain monoton. Sepanjang babak I, Persib bahkan nyaris tidak memiliki peluang emas. Hanya di menit 12 Persib memiliki peluang melalui tandukan Abanda yang berawal dari umpan tendangan bebas Miljan Radovic. Tetapi tandukan Abanda ini masih bisa dihalau penjaga gawang PSAP, Fakrurrazi. Selain itu, Persib hanya melakukan tekanan melalui M. Ilham, Zulkifli, dan Moses tanpa membahayakan gawang PSAP. Sebaliknya, meski lebih sering ditekan, PSAP juga sempat membahayakan gawang Persib yang dikawal Jendry Pitoy. Seperti yang terjadi di menit 34. Berawal dari umpan Sukman Suaib ke daerah pertahanan Persib. Umpan tersebut langsung disambut tandukan Sekou Camara. Tetapi bola masih melayang di atas mistar gawang Jendry. Usai jeda, Persib tampil lebih menggigit. Persib lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya di menit 51 Persib mampu memimpin 1-0 atas PSAP melalui gol Maman Abdurahman. Gol tersebut berawal dari tendangan bebas Miljan di sisi kiri pertahanan PSAP. Umpan Miljan diarahkan ke Moses. Menerima umpan lambung, Moses melanjutkannya dengan tandukan. Tandukan Moses masih sempat membentur tiang gawang PSAP. Untung bola muntah tersebut dekat dengan Maman yang telah berdiri bebas. Dengan satu sontekan Maman pun membobol gawang PSAP. Setelah unggul, Persib semakin menekan lawan. Persib beberapa kali memperoleh peluang emas melalui Airlangga dan Miljan. Tetapi peluang tersebut gagal berbuah gol. Di menit 71, striker anyar Persib, Moses Sakyi ditarik keluar dan digantikan Aliyudin. Masuknya mantan pemain Persija Jakarta ini semakin membuat lini depan Persib semakin trengginas. Tetapi lima menit kemudian, keadaan menjadi berubah setelah PSAP mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti, Wook Jin You. Tendangan pemain Korea Selatan ini gagal dibendung Pitoy. Setelah itu, Persib kembali mencoba mencetak gol. Beberapa peluang datang dari Aliyudin, Airlangga, dan Miljan. Sayangnya tidak sagu pun membuat kedudukan berubah. Hingga waktu normal berakhir, Persib tetap ditahan imbang PSAP, 1-1. Sumber: Galamedia By: BP |
Moses Sakyi Belum Gres
6 January 2012
Labels: Drago Mamic
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment