PRLM -- Tur Kalimantan yang dilakoni Persib pada Liga Super Indonesia (ISL) musim 2011/2012 tentunya menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh bobotoh yang berada di kalimantan dan sekitarnya. Mengapa tidak, laga antara Persib melawan Mitra Kukar dan Persisam Samarinda ini merupakan pertandingan yang dinanti-nanti oleh para bobotoh kalimantan ini.
Loyalitas mereka terhadap Persib ditunjukan oleh sekitar seribu bobotoh yang rela datang ke Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong, saat Maung Bandung dijamu Naga Mekes. Bahkan para bobotoh ini rela menempuh perjalanan berjam-jam bahkan menyebrangi sungai Mahakam untuk melihat tim Persib bertanding,
Seperti bobotoh yang berasal dari Tenggaraong, meski terkendala dengan rubuhnya jembatan Tenggaraong yang menyebabkan akses transportasi dari wilayah Tenggarong ke Tenggarong seberang terputus.
Namun, ratusan bobotoh tersebut rela menyebrangi sungai menggunakan kapal Feri untuk melihat Airlangga dan kawan-kawan bertanding. “Kita datang sekitarseratus orang dari Tenggarong, sudah lama bobotoh di sini mendambakan Persib bisa bermain di Tenggarong dan sekarang bisa menjadi kenyataan,” kata Adi salah seorang bobotoh dari Tenggarong.
Adi menambahkan selain bobotoh dari Tenggarong, pertandingan antara Persib melawan Mitra Kukar ini juga akan dihadiri oleh bobotoh dari Balikpapan dan Samarinda yang tergabung dalam Viking Borneo.
Meski harus menempuh perjalanan sekitar empat jam menggunakan kendaraan bermotor dari Balikpapan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan para bobotoh ini untuk setia menyaksikan tim kesayangannya berlaga.
“Tadi kita datang menggunakan bis, mobil, dan sepeda motor dari Balikpapan. Walau perjalanan cukup melelahkan ditambah hujan, saya bangga bisa menyaksikan Persib bertanding di Kalimantan,” kata Diki bobotoh asal Balikpapan.
Harmonisasi antara bobotoh dan pendukung Mitra Kukar yang tergabung dalam Mitra Mani (Mitman) juga sangat terasa. Mereka tidak sungkan untuk duduk bersama, selama pertandingan berlangsung.
Bahkan suasana keakraban antara dua pendukung fanatik ini sangat terasa, saat bertemu antara satu sama lainnya baik bobotoh maupun Mitman saling bertegur sapa, sehingga selama pertandingan para penonoton bisa tenang menyaksikan jalannya permainan.
Seusai pertandingan pun para suporter ini keluar dari stadion dengan damai, tidak ada rasa permusuhan antara satu dengan lainnya. Mereka nahkan pulang saling beiringan dan menjaga ketertiban selama di perjalanan, sehingga memberikan rasa aman bagi pengguna jalan lainnya.
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment